Terancamnya kesehatan wanita akibat pembalut yang tidak berkualitas

Terancamnya kesehatan wanita akibat pembalut yang tidak berkualitas

Setiap wanita menggunakan 15.000 lembar pembalut seumur hidupnya, artinya setiap wanita beresiko terkontaminasi 15.000 kali zat Dioxin yang terdapat pada pembalut biasa yang menggunakan bahan daur ulang.

Dari hasil penelitian, bahan zat Dioxin dan serat Sintesis yang ada di pembalut wanita dan produk yang mirip lainnya, beresiko tinggi terhadap kesehatan wanita, termasuk resiko terhadap yang berhubungan dengan Cervical Cancer, Endometriosis, Infertility, Ovarian Cancer, Breast cancer, Immune system deficiencies, pelvic inflammatory disease, toxic shock syndrome dan lainnya.

Di dunia, setiap 2 menit seorang wanita meninggal akibat kanker serviks.
Di Indonesia, setiap 1 jam (Ferlay J et al. Globocan 2002.IARC 2004). Sementara ketidaktahuan para wanita akan ancaman kanker serviks juga turut membantu banyaknya wanita yang meninggal akibat penyakit ini.

Terdapat sebanyak 107 bakteri per milimeter persegi ditemukan diatas pembalut wanita biasa, kondisi inilah yang membuat pembalut biasa menjadi sumber sarang pertumbuhan bakteri merugikan, meski pembalut biasa hanya dipakai selama 2 jam saja. Bayangkan banyaknya bakteri pada permukaan seluas pembalut, apalagi jika dipakai lebih dari 2 jam, seorang wanita dewasa terjangkit infeksi vagina. Rata-rata setiap wanita memerlukan sedikitnya 3 – 6 hari dalam sebulan untuk perawatan infeksi vagina.
Jika seorang wanita mulai terjangkit infeksi vagina sejak usia 20 tahun, sedikitnya dibutuhkan 6 tahun dalam hidupnya hanya untuk proses pengobatan dan perawatan infeksi vagina.

Hampir semua wanita tidak pernah tahu tentang pembalut yang biasa mereka beli dan pakai selama ini. Dan mereka tidak pernah curiga dan tidak pernah mencoba merobek atau mengamati bahan pembalut yang biasa mereka pakai. Banyak wanita suka membeli pembalut biasa yang ada dipasaran hanya memikirkan harga murah dan cukup enak dipakai, tanpa mengetahui sedikitpun resiko kesehatan dari pemakaian pembalut atau pantyliner biasa.

Cara Pengecekan Pembalut Kurang Berkualitas. Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang kurang berkualitas dan banyak mengandung pemutih.

  1. Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti di dalamnya.
  2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
  3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut dan celupkan ke dalam air tersebut, aduk
    dengan sumpit.
  4. Lihat perubahan warna air.
  5. Lihat apakah produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp.
  6. Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan bagian
    intim organ kewanitaan selalu mengalami banyak masalah, seperti keputihan, gatal-gatal,
    iritasi, dll. Juga pemicu terjadinya kanker serviks / rahim.

sumber ;

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/