Teknik-Teknik Penyelenggaraan Hubungan Lembaga Pendidikan dan Masyarakat

Teknik-Teknik Penyelenggaraan Hubungan Lembaga Pendidikan dan Masyarakat

Teknik-Teknik Penyelenggaraan Hubungan Lembaga Pendidikan dan Masyarakat

Teknik-Teknik Penyelenggaraan Hubungan Lembaga Pendidikan dan Masyarakat

Terdapat banyak teknik atau metode yang bisa digunakan sekolah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Penerapan metode yang berhasil harus memerhatikan komitmen masyarakat terhadap pendidikan. Masyarakat perlu diberikan dorongan agar dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas. Langkah awal agar masyarakat merasakan perlunya pendidikan yang berkualitas, perlu diterapkannya pendekatan budaya, yaitu diupayakan masyarakat mengetahui dan mengenal pendidikan, meyakini manfaat pendidikan, dan percaya terhadap mutu pendidikan.

Masyarakat dengan proses ini diharapkan akan sadar dan paham bahwa pendidikan mutlak diperlukan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat itu


sendiri. Menurut Hymes dalam Indrafachrudi dalam Benty dan Gunawan (2015:89) menyatakan bahwa teknik penyelenggaraan hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu:

  1. Teknik Pertemuan Kelompok (Group Meeting)

Pada teknik ini dapat berupa diskusi, seminar, lokakarya, sarasehan, rapat. Pada pertemuan kelompok orang-orang yang dilibatkan adalah guru, staf tata usaha, tokoh masyarakat, staf dari instansi yang terkait dnegan penyelenggaraan program pendidikan, pengguna lulusan, guru/dosen dari lembaga pendidikan lain, dokter dan sebagainya. Ragam unsur yang dilibatkan di dalam kegiatan ini tergantung dari tema yang sedang dibahas. Tema yang dibahas berkaitan dengan kesehatan, penanggulangan kenakalan remaja, peningkatan kemampuan staf sekolah, peningkatan kemampuan siswa, pengembangan sarana dan prasarana sekolah, optimalisasi perlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan dan juga dikembangkan tema yang menarik sesuai kondisi yang ada.

Misal tema yang diambil tentang bahaya narkoba dan upaya menangani penyalahgunaanny di kalangan remaja, maka tokoh yang dpaat diundang dalam kegiatan ini adalah para pemerhati kesehatan remaja, dokter, oknum korban narkoba, orangtua siswa, dan siswa sekolah yang bersangkutan. Melalui cara ini masing-masing pihak dapat mengemukakan pendapatnya, menceritakan pengalamannya, sehingga siswa-siswi tidak menjadi pengguna narkoba, siswa tidak mendekati kehidupan yang mengarah kepada penyalahgunaan narkoba. Para siswa diharapkan akan terhindar dari kehidupan yang menyesatkan bagi masa depannya.

sumber :

American Monster vs Stickman Sniper Modern Combat v1.1.2 Apk