Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

 

Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

 

Klasifikasi Ikan Nila

Klasifikasi Ikan Nila adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. daginganya bisa dikonsumsi dengan berbagai macam olahan/masakan, Ikan jenis ini berasal dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur dan sekarang ini telah menjadi ikan peliharaan yang sangat popular, di kolam-kolam air tawar di Indonesia dan nyaris di setiap sungai atau danau Indonesia kita dapat menjumpai ikan Nila.

Nama ilmiah dari Ikan Nila adalah Oreochromis niloticus, dan dalam bahasa Inggris di kenal sebagai Nile Tilapia. Dengan pengelolaan yang tepat, pembenihan ikan nila dapat menjadi usaha yang menguntungkan. hal harus dipersiapkan untuk memulai pembenihan ikan nila antara lain :

 

Cara Budidaya Ikan Nila

Tempat pembenihan ikan nila

Hal pertama yang perlu disediakan dalam pembenihan ikan nila yaitu penyiapan tempat atau kolam budidaya. Ada empat jenis kolam yang diperlukan untuk pembenihan ikan nila, diantaranya :

Kolam Pemeliharaan Indukan

Kolam ini dipakai untuk memelihara indukan jantan dan betina. Ikan jantan dan betina mesti di tempatkan pada kolam yang berlainan. Hingga diperlukan setidaknya 2 kolam pemeliharaan induk. Kolam tidak perlu terlampau luas, hanya saja mesti cukup dalam untuk ikan dewasa, kira-kira 100-140 cm.

Kolam Pemijahan Nila

Kolam pemijahan dimanfaatkan untuk mengawinkan induk jantan dan betina. Model kontruksi kolam pemijahan ikan nila baiknya berlantai dasar tanah danDasar kolam dilengkapi dengan kemalir atau kubangan-kubangan.

Kolam Pemeliharaan Larva

Kolam ini diperlukan untuk memelihara larva ikan yang baru saja menetas. Jenis kolam yang dipakai bisa bak semen, hapa atau kolam tanah. Hapa adalah jaring yang halus seperti kelambu yang di buat mengapung diatas kolam. Sama seperti jaring apung di danau, akan tetapi ukurannya kecil. Hapa dapat diletakan di kolam pemijahan.

Kolam Pendederan Benih

Kolam yangdiperlukan untuk membesarkan benih ikan hingga ukuran 10-12 cm. Atau, hingga ikan nila kuat untuk di besarkan di kolam budidaya pembesaran.

Pemeliharaan Pembesaran Nila

Dua minggu sebelum dan digunakan kolam mesti disiapkan. Dasar kolam dikeringkan, dijemur sekian hari, dibuat bersih dari rerumputan dan dicangkul sambil diratakan. Baca juga: Cara Budidaya Tanggul serta pintu air diperbaiki jangan sampai terjadi kebocoran. Saluran air diperbaiki agar jalan air lancar dan saringan dipasang pada pintu pemasukan ataupun pengeluaran air. Dan untuk selanjutnya adalah :

Tahap Pemupukan & Pemberian Pakan

Jenis Makanan dan Laju Perkembangan Ikan Nila Saat masih benih, pakan yang disenangi benih nila adalah zooplankton, Selain itu benih nila juga mengonsumsi alga atau lumut yang melekat di bebatuan yang ada di habitat hidupnya, nila juga mengonsumsi tanaman air yang tumbuh di kolam budidaya. Bila sudah mencapai ukuran dewasa, ikan ini dapat di beri berbagai pakan penambahan seperti pelet.

Selain itu, laju perkembangan nila di kolam yang dipupuk jenis pupuk organik, anorganik TSP dan UREA. pupuk organik semisal kotoran ternak juga lebih cepat dibanding dengan nila yang dipelihara pada kolam yang dipupuk dengan pupuk anorganik atau pupuk buatan.

Tahap Pemanenan

Setelah masa pemeliharaan 4 6 bulan, Ikan Nila sudah bisa dipanen. Pada waktu panen total ukuran ikan beragam diatas 50 gr/ekor. Tahap pemanenan ikan bisa dikerjakan secara bertahap, dimana hanya diambil ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan memakai jaring serta setiap bulan selanjutnya secara bertahap.

Selama panen air segar perlu dialirkan ke kolam untuk menghindari agar ikan sedikit yang mati. Ikan bakal berkumpul pada bak-bak atau kubangan penangkapan atau dalam saluran, lalu di tangkap. Setelah panen usai, kolam pemeliharaan baiknya dikeringkan serta dilakukan persiapan kembali untuk pemeliharaan berikutnya.