Spektrum frekuensi radio sangat strategis dalam era digital

Spektrum frekuensi radio sangat strategis dalam era digital

Spektrum frekuensi radio sangat strategis dalam era digital

Spektrum frekuensi radio akan menjadi sumber daya yang sangat strategis dalam era digital dan revolusi Industri 4.0 mendatang karena banyak perangkat terhubung menggunakan frekuensi radio.

Bicara era digital dan Industri 4.0 mendatang, konektivitas dalam hal ini kaitannya dengan pengelolaan spektrum frekuensi radio serta standardisasi perangkat menjadi sangat krusial dan berperan sangat signifikan, kata Tenaga Ahli Menkominfo Freddy H. Tulung dalam Focus Group Discussion mengenai penggunaan frekuensi radio di Pontianak, Kalbar, Kamis.

Oleh karena itu, peran Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos

dan Informatika (Ditjen SDPPI), sebagai direktorat pengelola frekuensi dan standardisasi perangkat di Kemkominfo, sangat strategis di masa mendatang, kata Freddy, sebagaimana dikutip dalam siaran pers Ditjen SDPPI.

Sebagai gambaran, menurut Freddy, pada 2020 mendatang diperkirakan akan ada 145 juta pengguna internet di Indonesia. Tidak dapat dihindari teknologi digital akan menjadi tulang punggung revolusi Industri 4.0 yang mengutamakan digitalisasi, otomatisasi, dan artificial intelligence.

Dalam hal sertifikasi dan standardisasi perangkat, saat ini terdapat sekitar 400 juta perangkat

seluler yang beredar di Indonesia yang harus diawasi dan ditangani oleh Direktorat Standardisasi, Ditjen SDPPI.

“Itu hanya perangkat seluler saja, belum perangkat yang lain. Berdasarkan survei, di Pulau Jawa dari tiga orang, dua di antaranya memiliki handphone lebih dari satu,” kata Freddy.

Kemudian, mengutip data Bappenas, Freddy mengatakan bahwa

perkembangan teknologi ke depan akan membawa implikasi hilangnya 52,6 juta pekerjaan akibat otomatisasi. “Ini baru soal pekerjaan yang hilang akibat kemajuan teknologi, kita belum bicara mengenai perangkat-perangkat yang digunakan.”

 

sumber :

https://how.co.id/seva-mobil-bekas/