SISTEM KEANGGOTAAN MPR

SISTEM KEANGGOTAAN MPR

SISTEM KEANGGOTAAN MPR

SISTEM KEANGGOTAAN MPR

Saat ini, anggota MPR diambil

dari anggota DPR dan DPD hasil dari pemilihan umum. Jumlah anggota MPR pada tahun 2009-2014 adalah 692 orang dengan komposisi 560 orang anggota DPR-RI dan 132 orang dari anggota DPD-RI. Keanggotaan lembaga MPR ini diresmikan dengan peraturan Keputusan Presiden.

Masa jabatan anggota MPR adalah 5 tahun dan berakhir ketika anggota MPR yang baru dilantik serta mengucapkan sumpah/janji. Anggota MPR sebelum menjabat akan dilantik dengan mengucapkan sumpah/janji dipandu oleh Mahkamah Agung dalam sebuah sidang paripurna.

Ada 2 pembagian anggota pada lembaga MPR-RI. Setiap anggota MPR yang berasal dari anggota DPR-RI harus ikut dalam salah satu fraksi partai politik. Fraksi adalah pengelompokan anggota MPR yang menggambarkan konfigurasi partai politik. Fraksi dapat dibentuk oleh partai yang dalam pemilihan umum mampu memenuhi ambang batas perolehan suara.

Untuk anggota MPR yang berasal dari anggota DPD-RI, maka tidak diberlakukan sistem fraksi. Namun, anggota dari kalangan ini harus membentuk Kelompok Anggota. Tujuan pembentukan Kelompok Anggota agar efektivitas kinerja MPR semakin optimal. Aturan internal pada masing-masing Kelompok Anggota adalah sepenuhnya urusan kelompok tersebut.


Baca Juga :