PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI

PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI

PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI

PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI
PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI

PERSYARATAN VALIDASI DAN INSTRUMENTASI

A. Instrument sebagai alat pengumpul data penelitian perlu memenuhi tiga di antara persyaratan penting, yaitu valid, reliable, dan bermanfaat
B. Validitas isi adalah derajat dimana sebuah tes mengukur cakupan substansi yang ingin di ukur. Ada dua aspek yang perlu diperhatikan oleh para evulator, yaitu valid isinya dan valid teknik samplingnya.
C. Dalam penelitian,validitas suatu instrument dapat di bedakan menjadi empat:
1. Validitas isi
2. Validitas konstruk
3. Validitas konkuren
4. Validitas prediksi
D. Beberapa factor yang dapat mempengaruhi validitas suatu hasil instrument evaluasi. Beberapa factor tersebut diantaranya :
1. Factor internal dari tes.
2. Factor eksternal tes.
3. Factor yang berasal dari siswa yang bersangkutan.
E. Validitas konstruk adalah derajat yang menunjukan suatu interpretasi tes evaluasi yang mengukur sebuah konstruk.
F. Cara seorang guru menentukan tes yang digunakan dengan validitas konkruen secara garis besar, dapat dilakukan dengan beberapa langkah sbb :
1. Administrasi tes yang baru dilakukan terhadap kelompok.
2. Catat tes baku yang ada termasuk berapa koefisien validitasnya jika ada.
3. Hubungkan atau korelasikan dua tes skor tersebut.
G. Cara seorang guru menentukan besarnya koefisien prediksi suatu tes dengan validitas prediksi adalah sbb :
1. Buat item tes sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
2. Tentukan kelompok yang dijadikan subjek dalam pilot study.
3. Identifikasi criterion prediksi yang hendak dicapai.
4. Tunggu sampai tingkah laku yang diprediksi atau variable criterion muncul dan terpenuhi dalam grup yang telah ditentukan, sampai mencapai ukuran-ukuran criterion tersebut.
5. Korelasikan dua set skor yang dihasilkan.

PERSYARATAN REABILITAS INSTRUMEN

A. Instrumen dikatakan reliable, jika instrument tersebut mempunyai hasil yang konsisten dalam mengukur apa yang hendak diukur.
B. Realibilitas suatu instrument pada umumnya diekspresikan secara menarik dalam bentuk koefisien. Koefisien tinggi menunjukan reliabilitas tinggi; sebaliknya, suatu instrumen dikatakn rendah realibilitasnya jika instrument tersebut mempunyai koefisien reliabilitas rendah.
C. Ada beberapa tipe realibilitas yang sering digunakan dalam penelitian, yaitu :
1. Tes-retes.
2. Ekivalen dan belah dua yang ditentukan melalui perhitungan dengan rumus korelasi.
D. Mengukur homogenitas pada dasarnya adalah memperhitungkan dua sumber kesalahan yang muncul pada tes yang direncanakan. Kedua sumber kesalahan tesebut, yaitu :
1. Isi (content) sampling dari tes yang dibelah.
2. Heterogenitas tingkah laku daerah (domain) yang disampel.

Baca Juga: