Perspektif Ekonomi  Politik   

 Perspektif Ekonomi  Politik   

          Metode pendekatan ekonomi politik dapat diaplikasikan kepada berbagai disiplin ilmu yang suplementif dan komplementatif, juga terhadap prisma lainnya dari studi ini dalam berbagai aspek, seperti misalnya: public policies yang berorientasi kepada parameter cost and benefit, yang disebabkan adanya kebijakan-kebijakan tertentu, atau juga adanya struktur tertentu daripada pembuat kebijakan keputusan Studi Ekonomi Politik yang hirau terhadap the economics public policy sebagaimana yang dideskripsikan Robert Gilpin (1987): “Siapa yang diuntungkan, siapa yag dirugikan dan bagaimana pula prosesnya.”[35]

            Sebagaimana Martin Staniland menyebutkan, bagaimana politik menentukan aspek-aspek ekonomi dan bagaimana institusi-institusi ekonomi menentukan proses-proses politik. Kedua bidang (Ekonomi Politik) dimaksud, secara explanatory dan normative sesungguhnya saling komplementasi, tergantung pada keperluan mana ia ditempatkan. Ia berhubungan satu dengan yang lainnya dalam upaya menjelaskan bagaimana hubungan antara bidang ekonomi dan bidang politik berproses serta dapat berkaitan melalui pengaruh yang bersifat timbal balik. Misalnya pada filsafat dasar kausalitas; mana yang sebab dan mana yang akibat. Sisi yang paling dominan akan ditentukan oleh situasi dan kondisi yang berlaku, bisa saja proses politik lebih dominan dibanding aspek-aspek ekonomi, atau sebaliknya.

            Studi hubungan internasional kontemporer mengakui keterkaitan mutlak antara politik dan ekonomi. Di samping itu, diakui pula bahwa perilaku internasional bertolak dari politik domestik, dorongan ekonomi domestik, dan tujuan internasional dari elit ekonomi dominan di negara yang bersangkutan. Itu sebabnya sejak satu dasawarsa lalu para ahli mulai menelaah konsep ekonomi politik global sebagai sebagai salah satu unsur hubungan internasional yang fundamentalis.[36]

sumber :