Periodesasi Kerajaan Mughal di India

Periodesasi Kerajaan Mughal di India

Periodesasi Kerajaan Mughal di India

Periodesasi Kerajaan Mughal di India

  1. Babur (1526-1530 M)

Babur bernama lengkap Zahiruddin Muhammad Babur. Secara geneologis Babur merupakan cucu Timur Lenk dari pihak ayah dan keturunan Jenghiz Khan dari pihak ibu. Ayahnya Umar Mirza, merupakan seorang penguasa Ferghana. Masa pemerintahan Babur ditandai oleh dua persoalan besar yakni bangkitnya kerajaan-kerajaan Hindu yang mencoba melepaskan diri dari kekuasaan Islam, mereka memberontak antara tahun 1526 dan 1527 M dan munculnya penguasa muslim yang mengakui pemerintahannya di Afghanistan yang masih setia kepada keluarga Lodi. Namum Babur dapat menyelesaikan semua persoalan tersebut.

  1. Hamayun (1530-1540 M dan 1556 M)

Babur digantikan oleh putra sulungnya, Humayun yang bernama lengkap Naseeruddin Humayun. Namanya berarti “yang disukai oleh keberuntungan”. Humayun adalah orang yang cinta damai, ia adalah orang yang berkualitas, tapi ia tidak bisa menyesuaikan diri dengan hal-hal yang ada di sekelilingnya. Selain itu adalah seorang raja yang dermawan, ramah dan suka memaafkan. Pada awal pemerintahannya, Humayun mengalami kesulitan karena perilaku dari saudara-saudaranya yang menuntut hak untuk memerintah. Dalam wasiatnya, Babur telah menginstruksikan Humayun untuk bersikap baik kepada saudara-saudaranya. Humayun memperlakukan saudara-saudaranya dengan ramah.

Pada tahun 1555 M ia menyerbu Delhi yang saat itu diperintah Sikandar Sur (dari Dinasti Sur 1540-1555). Akhirnya ia bisa memasuki kota ini dan ia bisa memerintah kembali sampai tahun 1556 M. Pada tahun 1556 M, ia meninggal dunia dan digantikan oleh anaknya Jalaludin Muhammad Akbar.

  1. Akbar (1556-1605 M)

Sepeninggal Humayun, tahta kerajaan Mughal dijabat oleh putranya Akbar. Ia bergelar Sultan Abdul Fath Jalaluddin Akbar Khan. Masa pemerintahannya dikenal sebagai masa kebangkitan dan kejayaan Mughal sebagai sebuah dinasti Islam yang besar di India.

  1. Jehangger (1605-1627 M)

 Penerus Akbar, yaitu anaknya Jehangir.72 Masa pemerintahan Jehangir kurang lebih selama 23 tahun. Ia adalah penganut ahl al-sunnah wa al jama’ah, sehingga Din-i-Ilahi yang dibentuk ayahnya menjadi hilang pengaruhnya.

  1. Syah Jehan (1627-1658 M)

Syah Jehan tampil menggantikan pemerintahan Jehangir. Syah Jehan adalah seorang yang terpelajar, ia memiliki bakat kepemimpinan dan memiliki jiwa intelektual dan seni. Secara umum, pada periode Syah Jehan, terutama di akhir-akhir kekuasaannya, ada dua kebijakan secara keseluruhan yang dimainkan oleh kedua putranya, Darsyikuh dan Aurangzeb. Darsyikuh lebih berpikiran universal, yakni lebih banyak menggunakan hukum-hukum Hindu bila dalam Al-Qur’an tidak ditemukan, dibandingkan hasil-hasil ijtihad para ulama saat itu. Sedangkan Aurangzeb lebih menekankan tradisi keislaman (nilai-nilai syari’ah, tradisional). Dan pada akhirnya Darsyikuh dibunuh oleh Aurangzeb. Syah Jehan meninggal dunia pada 1657 M, setelah menderita sakit keras.

  1. Aurangzeb / Alamghiri (1658-1707 M)

Aurangzeb adalah penguasa Mughal pertama yang membalik kebijakan konsiliasi dengan hindu. Di antara kebijakannya adalah pada tahun 1659 M, melarang minuman keras, perjudian, prostitusi, dan pengguanaan narkotika.

  1. Pemerintah Pasca Aurangzeb

Sepeninggal Aurangzeb pada tahun 1707 M, kesultanan Mughal di perintah oleh generasi-generasi yang lemah. Sampai tahun 1858 M sultan Mughal tidak mampu lagi mengendalikan wilayah yang cukup luas dan kekuatan lokal Hindu yang cukup dinamis, di samping karena konflik di antara mereka sendiri yang berebut kekuasaan. Sultan-sultan penerus Aurangzeb yaitu : Bahadur Syah (1707-1712 M), Azimusyah (1712-1713 M), Farukh Siyar (1713-1719 M), Muhammad Syah (1719-1748 M), Ahmad Syah (1748-1754 M), Alamghir II (1754-1759 M), Syah Alam (1761-1806 M), Akbar II (1806-1837 M), dan Bahadur Syah II (1837-1858 M.

Sampai tahun 1858 M, sultan-sultan Mughal tidak mampu lagi mengendalikan wilayah yang cukup luas dan kekuatan lokal Hindu yang cukup dinamis, di samping juga karena konflik di antara mereka sendiri yang berebut kekuasaan. Di tahun ini pula Inggris dengan bantuan raja-raja Hindu dapat mematahkan perlawanan yang mereka lakukan terhadap Inggris.


Sumber: https://ntclibya.com/call-blocker-apk/