Pengertian Bahasa dan Kesenian

Pengertian Bahasa dan Kesenian

Pengertian Bahasa dan Kesenian

Pengertian Bahasa dan Kesenian
Pengertian Bahasa dan Kesenian

Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi dan berhubungan. Sebagai alat komunikasi, bahasa dapat berupa bahasa tulis, bahasa lisan, dan bahasa gerak atau bahasa isyarat. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai berikut.
1. Sebagai alat untuk mengekspresikan aspek-aspek kejiwaan manusia, sehingga mereka dapat menarik perhatian orang lain dan membebaskan diri dari tekanan emosi.
2. Sebagai alat untuk mengadakan hubungan atau berkomunikasi antara anggota masyarakat.
3. Sebagai alat untuk bekerja sama mengadakan integrasi sosial.

Selain fungsi umum, ada pula fungsi khusus. Fungsi khusus bahasa adalah sebagai berikut.
1. Untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari (fungsi praktis).
2. Untuk mewujudkan seni dan menyatakan keindahan, sehingga manusia dapat memuaskan rasa estetika (fungsi artistik). Fungsi artistik bahasa misalnya, terdapat pada lagu, puisi, dan karya sastra lainnya.
3. Untuk mempelajari naskah-naskah kuno (fungsi filosofis).
4. Sebagai usaha mengekploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa dengan bahasanya yang berbeda-beda. Variasi perbedaan ini muncul karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang terpisah oleh lautan. Selain itu, pada masyarakat tertentu di Indonesia terdapat pula variasi penuturan bahasa yang didasarkan pada lapisan sosial dalam masyarakat. Contohnya, dalam bahasa Jawa terdapat perbedaan-perbedaan penuturan atas dasar perbedaan kelas sosial dan usia.

Kesenian
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi perasaan hati manusia. Sebagai makhluk yang ekpresif, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian baik dalam bentuk sederhana maupun kompleks.

Dipandang dari cara ekspresi manusia akan keindahan, ada tiga lapangan besar kesenian berikut ini.
1. Seni rupa, atau kesenian yang dinikmati oleh manusia dengan mata (visual). Contoh seni rupa adalah seni patung, seni relief (ukir), seni lukis atau gambar, seni tari, dan seni rias.
2. Seni suara, atau kesenian yang dinikmati oleh manusia dengan telinga. Contoh seni suara adalah seni vokal, seni instrumental.
3. Seni sastra atau kesenian yang menunjukkan keindahan bahasa. Contoh seni sastra adalah, puisi, novel, dan cerpen.

Ada juga lapangan kesenian yang mencakup kedua lapangan utama di atas yaitu seni drama. Lapangan kesenian ini mengandung unsur-unsur dari seni lukis, rias, musik, sastra, dan tari yang diintegrasikan menjadi suatu keindahan yang utuh. Seni drama biasanya bersifat tradisional (misalnya wayang orang) atau bisa bersifat modern (misalnya film).

Kesenian di Indonesia sangatlah beragam. Tiap suku bangsa di Indonesia memiliki keseniannya sendiri-sendiri. Mulai dari tari-tarian, lagu daerah, seni rupa hingga ke alat-alat musik daerah. Tarian, lagu daerah, seni rupa daerah ini umumnya menggambarkan kehidupan suku-suku bangsa tersebut. Sebagai contoh, tari Masorandat dari Papua Utara yang menggambarkan adat dan kebiasaan masyarakat pantai utara Papua dalam pemilihan dan penobatan kepala sukunya.

Sumber : https://cialis.id/