Apakah Aman Belanja Produk Elektronik Online

Apakah Aman Belanja Produk Elektronik Online

Apakah Aman Belanja Produk Elektronik Online

Apakah Aman Belanja Produk Elektronik Online
Apakah Aman Belanja Produk Elektronik Online

Tak hanya pakaian, di zaman digital yang serba praktis ini kini produk elektronik pun dapat dibeli secara online. Dari produk elektronik berbentuk kecil hingga besar, semuanya bisa dibeli tanpa harus repot-repot berkendara ke mal atau bahkan pusat perbelanjaan barang elektronik. Meski disuguhkan kepraktisan, masih ada banyak orang yang ragu akan membeli produk elektronik secara online. Keamanan pun jadi salah satu alasan utamanya.

Untuk membantu menjawab kegelisahnmu akan berbelanja online tersebut, berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli barang elektronik secara online.

 

Mengidentifikasi Toko

Seperti berbelanja secara offline, sebelum berbelanja online, biasakanlah untuk mengidentifikasi toko terlebih dahulu. Jika kamu berbelanja di Shopee,kamu bisa coba mempercayakan toko dengan label Star Seller atau Shopee Mall untuk transaksi yang lebih aman dan nyaman pastinya. Namun tak ada salahnya juga untuk berbelanja di Shopee dengan seller biasa, kamu hanya perlu memastikan bahwa seller memiliki review yang positif mengenai servis dan produknya.

Perhatikan spesifikasi barang dengan jelas

Membeli produk elektronik secara online memang membuatmu tak bisa memeriksa kondisi barang secara fisik dan fungsi secara langsung. Sebagai gantinya, biasanya penjual memberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai spesifikasi barang agar si pembeli memiliki gambaran jelas tentang barang yang hendak ia beli. Spesifikasi barang tersebut biasanta mencakup nama barang beserta serinya, ukuran, warna, fitur, singkat, dan tentu saja harganya. Untuk melengkapi dan mendukung informasi barang, memang akan lebih baik jika penjual juga menampilkan foto dari barang, sehingga dapat meyakinkan dan menarik minat pembeli.

Periksa status toko online

Ketika berbelanja secara online di Shopee, perhatikanlah terlebih dahulu apa barang yang kamu mau merupakan produk ready stock atau harus menunggu hingga dikirim dari luar negeri. Jika kamu membeli produk yang dikirim dari luar, kamu agaknya harus menunggu lebih lama dibandingkan produk yang ready stock. Untuk memastikan hal ini, kamu bisa menanyakannya terlebih dahulu ke penjual melalui fitur chat yang disediakan

Pilih toko online yang bersedia memberikan garansi

Setiap toko online memiliki peraturan tersendiri dalam memberikan pelayanan kepada konsumen atau pelanggannya. Berkenaan dengan hal tersebut, kamu harus jeli dalam membaca peraturan terkait dengan jual beli di toko online itu. Pilihlah toko yang memberikan garansi pergantian jika barang elektronik yang dikirimkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditampilkan di dalam toko online terkait. Dalam hal ini, bertransaksi di Shopee sangat bisa jadi pilihan utamamu nih, Shopeeholics.

BUDIDAYA GERBERA atau HEBRAS

BUDIDAYA GERBERA atau HEBRAS

BUDIDAYA GERBERA atau HEBRAS

BUDIDAYA GERBERA atau HEBRAS
BUDIDAYA GERBERA atau HEBRAS
  1. SEJARAH SINGKAT

Gerbera merupakan tanaman bunga hias berupa herba tidak berbatang. Masyarakat

Indonesia menyebut gerbera sebagai gebras atau hebras. Tanaman ini merupakan

salah satu tanaman hias pendatang dari luar negri (introduksi) dan diduga berasal

dari Afrika Selatan, Afrika Utara dan Rusia. Penemu tanaman gerbera adalah Traug

Gerber, seorang naturalis berkebangsaan Jerman yang melakukan ekspedisi ke

Afrika Selatan. Selanjutnya diketemukan gerbera hibrida oleh Jamenson. Berawal

dari kedua penemu tersebut, tanaman gerbera dikukuhkan dengan nama Gerbera

jamessonii BolusTanaman hias ini masuk ke Indonesia sekitar abad XIX bersamaan

dengan lintas perdagangan komoditi pertanian.

  1. JENIS TANAMAN

Klasifikasi botani tanaman hias gerbera adalah sebagai berikut:

Divisio : Spermatophyta

Sub Divisio : Angiospermae

Famili : Compositae/Asteraceae

Genus : Gerbera

Spesies : Gerbera jamensonii

Dari keragaman bentuk bunga, terutama struktur helai mahkota bunganya dikenal

empat jenis gerbera yang telah dibudidayakan di Indonesia yaitu:

  1. a) Gerbara berbunga selapis: helai mahkota bunga tersusun selapis dan umumnya

berwarna merah, kuning dan merah jambu.

  1. b) Gerbera berbunga dua: helai mahkota tersusun bervariasi lebih dari satu. Lapis

helai mahkota bagian luar nampak sekali perbedaan susunannya. Contoh

berbunga lapis dua yaitu Gerbera jamensonii Fantasi Double Purple yang

berwarna merah.

  1. c) Gerbera berbunga tiga lapis: contoh dari bunga jenis ini adalahGerbera

jamensonii Fantasi Triple Red yang berbunga dominan merah, kemudian

bervariasi kuning atau hijau kekuningan.

  1. d) Jenis gerbera yang dihasilkan oleh Holand Asia Flori Net di Belanda, dengan

ukuran yang lebih besar dari ke tiga jenis di atas. Varitas yang ditanam adalah

Gerbara yustika (pink merah), Orange Jaffa (oranye cerah), Ventury (oranye tua).

  1. MANFAAT TANAMAN

Selain sebagai bunga potong yang dapat tahan sampai 3 minggu, Tanaman hias

gerbera merupakan salah satu penghasil minyak atsiri untuk bahan baku industri

minyak wangi, sabun dan kosmetik.

  1. SENTRA PENANAMAN

Sentra penanaman bunga potong tanaman gerbera di Indonesia yaitu di daerah

Kaban Jahe, Barus Jahe, dan Simpang Empat (Sumatra Utara, Brastagi), Cipanas,

Lembang dan Sukabumi (Jabar), Bandungan (Jateng), Batu dan Pujon (Malang

Jatim). Sentra produksi tanaman gerbera di dunia adalah negara Belanda dan

Thailand.

  1. SYARAT PERTUMBUHAN

5.1. Iklim

1) Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara

1.900-2.800 mm/tahun.

2) Daerah yang paling baik adalah daerah yang beriklim sejuk dengan suhu udara

minimum 13,7-18 derajat C dan maksimum 19,5-30 derajat C. Suhu udara ideal di

awal pertumbuhan 22 derajat C. Jika melebihi 35 derajat C, perkecambahan benih

akan terganggu.

5.2. Media Tanam

1) Tanah yang baik untuk tanaman hias gerbera yaitu tanah lempung yang berpasir,

subur dan banyak mengandung bahan organik atau humus.

2) Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk budidaya hebras berkisar

5,5-6,0.

5.3. Ketinggian Tempat

Di Indonesia di tanam mulai dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian

tempat antara 560-1.400 m dpl.

  1. PEDOMAN BUDIDAYA

6.1. Pembibitan

1) Persyaratan Benih

Tanaman diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. Benih diseleksi dari

biji yang memiliki daya kecambah atau daya tumbuh yang tinggi dan

berpenampilan bernas. Jika bibit dibeli dari toko, perhatikan tanggal

kadaluarsanya.

Perbanyakan vegetatif menggunakan cara kultur jaringan/anakan. Bahan kultur

jaringan menggunakan mata tunas lateral dari pohon atau batang tanaman

gerbera yang sehat dan dari jenis yang unggul.

Bibit anakan didapatkan dari rumpun tanaman gerbera yang anakannya banyak,

induknya produktif berbunga, tumbuhnya normal, sehat dan berasal dari tanaman

jenis unggul. Keperluan bibit anakan untuk ditanam di lahan terbuka 1 ha sekitar

80.000-90.000 bila jarak tanam 25 x 40 cm.

2) Penyiapan Benih

Benih yang berasal dari biji disemaikan dahulu sebelum dipindahtanamkan ke

lapangan. Penyemaian dapat dilakukan pada bak-bak penyemaian atau pot-pot

kecil maupun pot yang berdiameter cukup besar. Sebaiknya media semai diberi

sungkup plastik agar kelembaban dan suhu udara tetap stabil serta terlindung dari

matahari langsung.

Bibit yang didapat dari kultur jaringan yaitu mata tunas yang diambil dari jenis

unggul segera dimasukan ke dalam wadah yang mengandung bahan sterilisasi

yaitu Clorax 30 %. Lakukan sterilisasi selama 20 menit. Seusai sterilisasi dengan

Clorax segera disterilisasi ulang dengan HgCL2 20 % selama 5 menit, kemudian

bilas dengan air aquades steril 5 X.

Bibit yang dari anakan dipisahkan dari rumpun gerbera yang sudah dibersihkan

dari tanah, sebagian akar tangkai dan daun tua dibuang. Tiap bagian minimal satu

anakan.

3) Teknik Penyemaian Benih

  1. a) Penyemaian di bak persemaian

Pilihlah lokasi tempat semai yang mendapat sinar matahari pagi atau di dalam

suatu ruangan yang mendapat cahaya buatan 40 watt/m2. Siapkan media

semai berupa campuran tanah yang subur halus, pasir dan pupuk kandang

yang telah matang dengan perbandingan 1:1:1. Beri sungkup plastik putih tipis

agar kelembaban mencapai 98%. Sebelum dimasukkan media semai

masukkan selapis pecahan batu bata atau genting kira-kira 1/3 bak pesemaian.

Lalu isikan media semai 90 %.

Semaikan benih gerbera secara merata. Setelah 5-7 hari, sungkup dibuka

selama 1 jam pada pagi hari. Dari 7-10 hari setelah semai sungkup dibuka

selama 3 jam/hari, kemudain bagian atas sungkup dibuka sampai 20 cm dari

puncak untuk mendapatkan kelembaban 90 %. Pada saat umur bibit mencapai

21 hari, di sore hari sungkup diangkat.

  1. b) Penyemaian secara kultur jaringan

Siapkan media dasar yaitu medium Murashige Skoog ditambah gula 30

gram/liter, Vitamin B dan zat pengatur tumbuh kinetin 5 mg ditambah IAA 0,5

mg/liter. PH sebelum dipanaskan diatur sekitar pH 5,7 dengan penambahan

NaOH atau HCl 0,1 N. Medium dibuat padat dengan Difco Bacto Agar (DBA)

sebanyak 7,5 gram/liter. Tanamkan mata tunas lateral, pada umur 45 hari mata

tunas majemuk mulai terbentuk. Bibit hasil kultur jaringan dipindahkan ke

persemaian steril dan dipelihara sampai cukup besar. Selanjutnya bibit

dipindahtanamkan ke persemaian biasa dengan komposisi media yang sama

dengan persemaian benih.

  1. c) Penyemaian dengan anakan

Tanaman atau bibit anakan yang sudah dibersihkan dari tanah, akar-akar juga

daun tua ditanamkan di lahan pembibitan dengan jarak 5 X 10 Cm.

4) Pemeliharaan Pembibitan/Pesemaian

Siram setiap hari 1 atau 2 kali tergantung cuaca. Pemupukan dilakukan 3 minggu

setelah semai. Larutan pupuk terdiri dari 5-10 gram NPK dalam larutan air 10 liter,

sedangkan pupuk daun konsentrasinya disesuaikan dengan anjuran.

Penjarangan setelah umur 5-6 minggu.

5) Pemindahan Bibit

Bibit yang berasal biji siap dipindahtanamkan setelah tanaman berdaun 3-5 helai.

Bibit yang berasal dari kultur jaringan siap tanam apabila ukurannya cukup besar,

sedangkan bibit yang dari anakan siap dipindahtanamkan setelah bibit cukup kuat.

6.2. Pengolahan Media Tanam

1) Persiapan

Tentukan lahan yang strategis dan serasi, bersihkan dari gulma, kemudian olah

tanah cukup dalam 30 cm hingga struktur tanah gembur. Biarkan tanah selama

10-15 hari.

2) Pembukaan Lahan

Tanah diolah dengan teknik yang sama dengan persiapan di atas. Pasang tiang

setinggi 100-150 cm di sisi timur dan 80-100 cm di sisi barat. Naungi dengan

plastik bening.

3) Pembentukan Bedengan

Bentuk bedengan selebar 60-80 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara bedengan 40-

60 cm. Buat parit keliling untuk saluran pembuangan kelebihan air dan sekaligus

sebagai saluran irigasi waktu mengairi tanaman.

Naungan juga dapat dibuat sekaligus untuk 2 bedengan dengan tinggi sisi timur

dan barat yang sama dengan naungan 1 bedengan. Di antara bedengan dipasang

tiang setinggi 150-200 m sehingga atap berbentuk segi tiga.

4) Pengapuran

Pada tanah yang kemasaman tanahnya rendah (di bawah 5) perlu ditambahkan

kapur pertanian seperti dolomit, kalsit, atau Zeagro. Dosis kapur pertanian

berkisar 1-4 ton/ha tergantung pH dan jenis tanahnya.

5) Pemupukan

Pada saat pembuatan bedengan tambahkan pupuk kandang sebanyak 20-30

ton/ha yang disebar merata, kemudian dicampur dengan tanah sambil dibalikkan.

Pemberian pupuk kandang dapat pula dengan cara per lubang tanam rata-rata

200 gram per lubang atau 2-3 kg/m2 luas lahan.

Media pertumbuhan adalah campuran tanah subur, pasir dan pupuk kandang atau

sekam padi (1:1:1). Siapkan polybag berdiameter 15, 20, 25 dan 30 cm untuk

menanam bibit sesuai dengan ukuran dan umurnya. Isi dasar polybag dengan

selapis pecahan bata merah/sekam, lalu diisi dengan media sampai 90 %. Pupuk

dasar berupa NPK yang diberikan sebanyak 2-4 gram/tanaman pada saat tanam.

6.3. Teknik Penanaman

1) Penentuan Pola Tanam

Lubang tanam selebar dan sedalam daun cangkul pada jarak tanam 20-25 Cm

dalam barisan dan 35-40 cm antar barisan. Waktu yang terbaik di pagi hari antara

jam 06.00-09.00 atau sore antara 15.00-17.00.

2) Cara Penanaman

Basahi lubang tanam sampai lembab, tanamkan bibit secara tegak ditengahtengah

lubang tanam, sambil memadatkan tanah di sekitar pangkal tanaman.

Siramlah bedengan sampai cukup basah.

6.4. Pemeliharaan Tanaman

1) Penjarangan dan Penyulaman

Jika ada tanaman yang mati/rusak seawal mungkin segera disulam atau diganti

dengan tanaman yang baik pada lubang yang sama. Periode penyulaman

sebaiknya tidak melebihi umur 30 hari setelah tanam. Waktu penyulaman yang

baik pagi/sore hari .

2) Penyiangan

Ditujukan untuk membersihkan sekitar tanaman dari gulma dan sambil

menggemburkan tanah. Penyiangan dilakukan pada 7-10 hari setelah tanam dan

30-35 hari setelah tanam.

3) Perempalan

Perempalan dilakukan untuk membuang tunas/cabang yang sudah tua, mengering

maupun yang terserang penyakit.

4) Pemupukan

Dilakukan secara rutin sebulan sekali. Jenis pupuk yang dianjurkan NPK serta

unsur mikro lainnya. Jumlah pupuk NPK diberikan 2-4 gram/tanaman dengan

periode 1 kali dalam sebulan, sehingga untuk setiap hektarnya antara 200-400 kg.

Cara pemberiannya dengan cara dibenamkan dalam larikan atau lubang diantara

tanaman. Pupuk NPK dapat diberikan dalam bentuk larutan dengan konsentrasi

10 gram/10 liter air dan diberikan sebanyak 200-250 cc/tanaman dengan periode

pemberian 10 hari sekali. Pupuk daun dapat diberikan sesuai anjuran.

5) Pengairan dan Penyiraman.

Pada fase awal pertumbuhan tanaman gerbera penyiraman dilakukan 1-2 kali.

Pemberian air selanjutnya berangsur-angsur berkurang.

  1. HAMA DAN PENYAKIT

7.1. Hama

1) Ulat daun dan belalang

Pengendalian: dapat disemprot dengan insektisida seperti Decis 2,5 EC atau

Agrimec 18 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.

7.2. Penyakit

1) Bercak daun

Penyebab: jamur Cercospora gerberae Chuup et Viegas). Gejala: timbul bercakbercak

berwarna coklat, terbentuk bulat/tidak beraturan. Pengendalian:

memotong/memangkas bagian-bagian yang terkena penyakit, memelihara sanitasi

kebun dan penyemprotan dengan fungisida seperti Dithane M-45, Antracol 70 WP

dan Daconil 75 WP.

2) Kapang kelabu/grey Mould

Penyebab: jamur Botrytis cinere Pers ex Fr.). Gejala: timbul busuk bunga, hingga

kusut dan diliputi kapang yang berwarna kelabu. Pengendalian: sama dengan

penyakit bercak daun.

3) Penyakit tepung

Penyebab: jamur Erysiphe cichoracearum DC). Gejala: daun gerbera diliputi oleh

lapisan tepung, daun mengering dan gugur. Pengendalian: sama dengan

penyakit bercak daun.

  1. PANEN

8.1. Ciri dan Umur Panen

Bunga gerbera yang siap dipanen adalah kuntum bunganya telah mekar penuh atau

ketika bunga setengah sampai ¾ mekar. Pemanenan sekitar umur 6-8 bulan setelah

tanam bibit asal dari biji, atau 3-5 bulan bila bibitnya berasal dari anakan.

8.2. Perkiraan Produksi

Pada pertanaman gerbera yang baik dan jenisnya unggul, tiap rumpun gerbera dapat

menghasilkan 5-15 kuntum atau sekitar 140 kuntum bunga per meter luas lahan per

tahun.

  1. PASCAPANEN

9.1. Pengumpulan

Setelah bunga gerbera dipanen, dimasukkan ke dalam ember berisi air. Kemudian

disimpan di tempat yang teduh untuk melakukan sortasi.

9.2. Penyortiran dan Penggolongan

Sortasi dilakukan pada tangkai bunga yang ukurannya abnormal dipisahkan secara

sendiri. Ikat tangkai bunga dengan karet/tali lentur. Tiap ikatan 10-15 tangkai bunga

atau menurut permintaan pasar maupun mempertimbangkan segi praktisnya dalam

pengangkutan serta penyimpanan.

9.3. Pengemasan dan Pengangkutan

Kemas ikatan bunga dalam wadah kotak karton ataupun keranjang plastik dan tutup

luka bekas potongan dengan kapas untuk mempertahankan kesegaran. Simpan

dikontainer dan siap untuk diangkut.

  1. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN

10.1.Analisis Usaha Budidaya

Perkiraan budidaya bunga gerbera seluas 1.000 m2 yang dilakukan pada tahun 1999

di daerah Bandung.

1) Biaya produksi

  1. Sewa lahan 1.000 m2selama 1 tahun Rp. 150.000,-
  2. Bangunan dengan naungan Rp. 3.000.000,-
  3. Bibit

– Bibit anakan 10.000 tanaman Rp. 2.500.000,-

  1. Pupuk

– Pupuk kandang 2.000 kg @ Rp. 100,- Rp. 200.000,-

– NPK 400 kg @ Rp. 2.000,- Rp. 800.000,-

– Pupuk daun dan bunga Rp. 400.000,-

  1. Tenaga kerja

– Pengolahan tanah dan pemupukan kandang 20 HKP Rp. 200.000,-

– Pembuatan bangunan naungan 20 HKP Rp. 200.000,-

– Penanaman 5 HKW Rp. 37.500,-

– Pemeliharan tanaman 1 tahun 50 HKW + 5 HKP Rp. 425.000,-

– Panen dan pasca panen 20 HKW + 5 HKP Rp. 200.000,-

  1. Biaya cadangan Rp. 1.000.000,-

Jumlah biaya produksi Rp. 9.112.500,-

2) Pendapatan 8.000 tangkai, 10 bunga/th.x Rp.200,- Rp. 16.000.000,-

3) Keuntungan per bulan Rp. 573.950,-

4) Parameter kelayakan usaha

  1. Rasio output/input = 1,756

Keterangan: HKP Hari kerja pria, HKW Hari kerja wanita.

10.2.Gambaran Peluang Agribisnis

Di Indonesia tanaman hias gerbera belum berkembang pesat sebagai komoditas

komersial. Dalam program penelitian dan pengembangan hortikultura di Indonesia

mengklasifikasikan tanaman hias gerbera adalah tanaman introduksi dari luar negri.

Namun apabila tanaman hias gerbera berkembang baik di Indonesia pasti akan

dapat menjadi komoditas potensial/komoditas utama.

Prospek pengembangan budidaya tanaman gerbera dapat diandalkan karena

peminatnya di dalam negeri semakin banyak. Hal ini dapat dilihat dengan

dominannya bunga ini di dalam rangkaian bunga. Harga satu kuntum bunga gerbera

termasuk mahal. 12 tangkai Gerbera berbunga dua lapis (introduksi luar negeri) yang

sudah banyak dibudidayakan berharga Rp. 10.000,- di tingkat petani, sedangkan 10

tangkai gerbera ex Holland berharga Rp. 15.000,- di tingkat petani.

Tanaman ini juga dapat menjadi komoditas ekspor, selain sebagai bunga potong,

bahan baku industri minyak wangi, sabun dan kosmetik.

  1. STANDAR PRODUKSI

11.1.Ruang Lingkup

Standar meliputi klasifikasi , syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat

penandaan dan pengemasan.

11.2.Deskripsi

11.3.Klasifikasi dan Mutu Standar

Mutu dan pengepakan bunga untuk ekspor ke pasaran Internasional sangat

ditentukan oleh negara pengimpor.

11.4.Pengambilan Contoh

Dari satu partai atau lot bunga gerbera yang terdiri atas maksimum 1.000 kemasan,

contoh diambil secara acak sejumlah seperti tersebut dalam data di atas:

  1. a) Contoh yang diambil semua, jumlah kemasan bunga dalam partai 1–5.
  2. b) Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 5, jumlah kemasan bunga dalam partai

6–100.

  1. c) Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 7, jumlah kemasan bunga dalam partai

101–300.

  1. d) Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 9, jumlah kemasan bunga dalam partai

301–500.

  1. e) Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 10, jumlah kemasan bunga dalam partai

501–1001.

Dari setiap kemasan contoh yang dipilih secara acak diambil sekurang-kurangnya

tiga tangkai bunga. Untuk kemasan contoh dengan isi kurang dari tiga tangkai,

diambil satu tangkai. Dari sejumlah tangkai yang terkumpul kemudian diambil secara

acak contoh yang berjumlah sekurang-kurang lima tangkai diuji. Petugas pengambil

contoh harus memenuhi syarat, yaitu orang yang telah dilatih terlebih dahulu dan

diberi wewenang untuk melakukan hal tersebut.

11.5.Pengemasan

Ikatan bunga diselubungi dengan kertas khusus sleeves yang menutupi seluruh

bagian bunga kecuali kuntum bunga bagian atas. Pangkal tangkai bunga diremdam

dalam larutan pengawet misalnya larutan gula 6%. Tempat perendaman bersuhu

udara dingin yaitu sekitar 14-25 derajat C selama 4 jam.

Bunga yang telah diselubungi dikemas di dalam kardus karton/keranjang plastik

dengan posisi tegak. Pengangkutan dilakukan dengan kendaraan berpendingin pada

suhu udara 7-8 derajat C dengan kelembaban udara 60-65%.

Baca Artikel Lainnya:

Pengertian SLiMS, Latar Belakang, Tujuan dan Langkah Kerja

Pengertian SLiMS, Latar Belakang, Tujuan dan Langkah Kerja

Pengertian SLiMS, Latar Belakang, Tujuan dan Langkah Kerja

Pengertian SLiMS, Latar Belakang, Tujuan dan Langkah Kerja
Pengertian SLiMS, Latar Belakang, Tujuan dan Langkah Kerja

A.PENGERTIAN

Senayan, atau lengkapnya Senayan Library Management System (SLiMS), adalah perangkat lunak sistem manajemen perpustakaan (library management system) sumber terbuka yang dilisensikan di bawah GPL v3. Aplikasi Web yang dikembangkan oleh tim dari Pusat Informasi dan Humas Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia ini dibangun dengan menggunakan  PHP,basis data MySQL, dan Pengontrol versi Git. Pada tahun 2009, Senayan memenangi INAICTA 2009 untuk kategori open source.

B.LATAR BELAKANG

Perpustakaan buku yang biasanya mempunyai tempat dan di kunjungi ,kita tidak usah repot-repot untuk datang ke perpustakaan. Kita bisa mengunjungi secara online dan dapat membuat nya di SLIMS yaitu perangkat lunak sistem manajemen perpustakaan yang berbasis web ,di SLIMS terdapat banyak buku yang bisa kita baca secara online ,dan dapat membuatnya dengan cara menginstall SLIM7 cendana.

C.WAKTU PELAKSANAAN 
Waktu yang di butuhkan untuk menginstall slims7 cendana kurang lebihnya 10 menit.

D.MAKSUD DAN TUJUAN 

Dapat mengistall slim7 cendana dan dapat membuat dan menambahkan buku di perpustakaan yang berbasis web di slims7 cendana.
E.ALAT DAN BAHAN

  1. Laptop
  2. Koneksi jaringan internet

F.LANGKAH KERJA

  1. Koneksikan Laptop pada jaringan internet
  2. Download Slims7-cendana-stable.zip
  3. kemudian buka terminal masuk super user dan password
  4. Lalu > cd Downloads/ > ls
  5. setelah itu > cp slims7-cendana-stable.zip /var/www/html/ > tekan enter
  6. lalu > cd /var/www/html/ > tekan enter
  7. kemudian > unzip slims7-cendana-stable.zip > tekan enter
  8. Tunggu sampai selesai
  9. lalu kita kasih hak akses > chmod 755 slims7_cendana-slims7-cendana/ > dan > chown -R www data : www data slims7_cendana-slims7-cendana/
  10. Buka phpmyadmin > localhost/phpmyadmin
  11. buat database > slims7_cendana > lalu create
  12. lalu > localhost/slims7_cendana-slims7-cendana/install/index.php
  13. maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini lalu klik > let’s start the installation
  14. kemudian isi step pertama seperti dibawah ini >lalu klik continue
  15. jika berhasil maka akan muncul step ke dua installation completed > lalu klik OK,start the SliMS
  16. lalu klik librarian Login
  17. masuk username dan password > klik login
  18. Maka akan muncul tampilan slims7 dan installation slims7 telah selesai.

G.KESIMPULAN
Slims7 cendana merupakan sistem manajemen perpustakaan yang digunakan untuk membuat perpustakaan yang berbasis Web.

Sumber: https://www.kuliahbahasainggris.com/

Perangkat Keras Masukan (INPUT)

Perangkat Keras Masukan (INPUT)

Perangkat Keras Masukan (INPUT)

Perangkat Keras Masukan (INPUT)
Perangkat Keras Masukan (INPUT)

Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data atau input untuk diproses menjadi informasi atau keluaran. Bahan masukan (input) dapat berupa: data, program, sumber daya (Listrik) dan lain-lain.

Macam-macam perangkat masukan (input)

a. Peranti pengetikan

1) Keyboard

clip_image002Adalah peranti pemasukan data yang dapat mengubah huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard merupakan peranti masukan yang paling umum dan paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong. Keyboard secara garis besar terdiri atas tombol-tombol:

a) Tombol Pengetikan

b) Tombol Angka

Keyboard biasanya juga memiliki tombol-tombol angka khusus yang tata letaknya menyerupai tata letak angka pada kalkulator. Bagian ini sering di sebut sebagai Numeric Keypad, yang biasanya terletak pada sebelah kiri keyboard terdiri atas 17 tombol dengan susunan yang akan memudahkan pemakai yang telah terbiasa dengan kalkulator atau mesin hitung lain.

Tombol-tombol numeric keypad memiliki fungsi ganda selain sebagai pengetikan angka saat tombol Num Lock diaktifkan juga dapat dipergunakan sebagaimana tombol control untuk memindah kursor pada saat tombol Num Lock tidak diaktifkan.

c) Tombol Fungsi

Tombol fungsi padakeyboard terdiri atas sederetan tombol F1, F2 sampai F12 yang biasanya terletak dibbagian paling atas.Kegunaan tombol fungsi ini tergantung pada aplikasi atau system operasi yang sedang dijalankan.

d) Tombol Kontrol

Keyboard juga dilengkapi dengan tombol control yang gunanya untuk mengendalikan gerakan kursor atau layar.

2) ATM ( Automated Teller Machine )

Biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri, yang biasa digunakan dalam perbankan. Sebagai peranti masukan ATM memungkinkan pemakai memasukkan nomor pin, angka uang, dan hal – hal lain yang tersedia pada menu.

3) POS ( Point of Sell )

Merupakan peranti yang digunakan pada toko-toko untuk memasukkan data pembelian. Peranti ini selain berisi tombol keyboard lengkap dengan angka juga masih ditambah fasilitas untuk memproses kartu kredit

b. Peranti penunjuk ( Pointing Device)

1) Mouse

Mouse adalah peranti penunujuk yang pada saat ini telah banyak digunakan secara umum. Mouse digunakan untuk menunujuk data atau perintah yang ditampilkan pada layar monitor.

a) Mouse mekanik (gambar)

b) Mouse optik (gambar)

c) Mouse wireless (gambar)

2) Trackball

Fungsinya hampir sama dengan mouse tetapi memiliki cara kerja yang berbeda. Pada trackball penggeseran penunjuk trackball dilakukan dengan memutar bola trackball ke arah yang dikehendaki. Trackball banyak diterapkan pada computer laptop, karena dapat menghemat tempat gerak dan tidak memerlukan meja (dapat menempel langsung pada laptop).

3) Pointing Stick

Yang sering disebut stylus adalah alat penunujuk yang berwujud seperti karet penghapus pada pensil, yang biasanya terletak pada laptop. Yang memiliki cara kerja menggerakkan pointer dengan menekan piranti ini ke arah yang kita kehendaki.

4) Touchpad

Peranti penunujuk yang berupa tempat datar guna menggeser pointer, dengan cara menggeserkan tangan di atasnya. Dan untuk melakukan klik biasanya dilakukan dengan mengetuk touchpad.

5) Touch Screen

Peranti penunujuk berupa monitor yang telah dibuat sangat peka sehingga memungkinkan pemakai untuk menunjuk dan menyentuh suatu gambar di layer secar langsung guna mengaktifkan suatu perintah. Layar sentuh ini biasanya terbungkus oleh plastik dan di belakangnya terdapat sinar inframerah yang tak terlihat. Lokasi sinar inframerah yang terputus oleh tekanan jari inilah yang memberitahu computer tentang lokasi perintah yanag dikehendaki pemakai.

6) Joystick

Joystick biasanya digunakan untuk mengemdalikan aplikasi permainan. Prinsip kerja samadengan mouse hanya saja penggerak pointer berupa tongkat kecil.

Sumber: https://www.galerinfo.com

Keutamaan Ikhlas Dalam Islam

Keutamaan Ikhlas Dalam Islam

Keutamaan Ikhlas Dalam Islam

Keutamaan Ikhlas Dalam Islam
Keutamaan Ikhlas Dalam Islam

Para pembaca yang budiman pada artikel sebelumnya sudah kita sampaikan tentang makna ikhlas dan kita sampaikan betapa beratnya keikhlsan itu, pada kesempatan ini kita akan membahas tentang keutamaan ikhlas agar kita menjadi bersemangat dan bersungguh-sungguh untuk menggapai keikhlasan. Dan diantara keutamaan ikhlas adalah:

1. Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk ikhlas

Diantara keutamaan ikhlas adalah bahwasanya Allah memerintahkan kita unutk ikhlas ketika kita beribadah kepadanya,sebagaimana firman Allah Ta’ala “Dan mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan dien (agama) kepada-Nya ,lagi bersikap lurus” (Qs:Al-Bayyinah :5).

2. Ikhlas merupakan syarat diterimanya sebuah amalan.

Seseorang ketika dia beramal maka dia dituntut untuk mengikhlaskan ibdahnya hanyaa untuk Allah ,karena merupakan syarat diterimanya sebuah amalan adalah ikhlas.

Rasuluallah bersabda “Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak menerima suatu amal ,kecuali jika dikerjakan murni karena-Nya dan mengharap wajah Allah “ (HR:Abu Daud dan An-Nasai dengan sanad yang bagus,dan dinyatakan shahih oleh Al-Mundziriy dalam At-Targhib I/25.)

3. Selamat dari godaan Iblis

Seseorang yang dia ikhlas ketika beribdah kepada Allah maka diantara keutamaanya dia akan terselamatkan dari godaan iblis.Allah Ta’ala berfirman ,mengungkapkan pernyataan iblis “Kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas” (Qs:Shad:83)

4. Dijadikan kekayaan dalam hatinya dan juga kelapangan hati

Diantara keutamaan ikhlas adalah dijadikan kekayaan dalam hatinya dia akan merasa tenang damai,merasa qana’ah, sebagaimana sabda Rosuluallah “Barangsiapa menjadikan akirat sebagai tujuannya,maka Allah akan menjadikan kekayaan dalam hatinya…..”(Qs: At-Tirmidzi,Ahmad dan lainya,dishahihkan oleh Al-Bani dalam silsilah shahihah(949).

5. Allah memudahkan urusanya

Diantara keutamaan ikhla pula adalah bahwasanya Allah akan menjadikan orang ikhlas kemudahan didalam urusanya,urusan disini mencakup urusan dunia dan usrusan akhirat.

Sebagaimana Sabda Rosuluallah “Barangsiapa menjadikan akirat sebagai tujuannya…….Allah akan memudahkan urusanya”( Qs: At-Tirmidzi,Ahmad dan lainya,dishahihkan oleh Al-Bani dalam silsilah shahihah(949).

6. Dunia dating kepadanya dalam keadaan tunduk dan hina

Diantara keutaaman ikhlas pula bahwasanya Allah menjadikan dunia itu dating kepadanya dalam keadaan tunnduk dan hina.

Sebagaimana Sabda Rosuluallah “Barangsiapa menjadikan akirat sebagai tujuannya…….Allah akan memudahkan urusanya,dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan tunduk dan hina”( Qs: At-Tirmidzi,Ahmad dan lainya, dishahihkan oleh Al-Bani dalam silsilah shahihah(949).

Itulah beberapa keutamaan ikhlas dalam islam yang harus kita ketahui, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/

Jenis-jenis Manajemen Dan Jenjang Manajemen

Jenis-jenis Manajemen Dan Jenjang Manajemen

Jenis-jenis Manajemen Dan Jenjang Manajemen

Jenis-jenis Manajemen Dan Jenjang Manajemen
Jenis-jenis Manajemen Dan Jenjang Manajemen

Jenis-jenis Manajemen

Ilmu manajemen itu sendiri dibedakan menjadi 4 jenis yang umunya banyak dipakai di berbagai perusahaan. Jenis jenis manajemen itu sendiri bisa dijabarkan sebagai berikut:

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia ini sendiri mempunyai fungsi untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) terbaik untuk menjalankan perusahaan ataupun bisnis yang sedang dijalankan serta bagaimana mengatur serta memelihara SDM terbaik yang telah terpilih tersebut untuk bekerja bersama –sama dan memastikan SDM tersebut tetap bekerja dengan keyakinan penuh terhadap hasil serta menjaga kualitas hasil pekerjaannya, memastikan hasilnya tetap atau bahkan mungkin bertambah dimasa yang akan datang.

Manajemen Operasional

Manajemen operasional mempunyai fungsi menghasilkan suatu produk sesuai standar operasi yang telah ditentukan, produk yang dihasilkan dapat memenuhi keinginan konsumen yang beragam dengan tidak meninggalkan pemakaian teknik produksi yang efisien.

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran mempunyai fungsi untuk mengupayakan dan mempelajari serta mengidentifikasi apapun yang diutuhkan konsumen. Didalamnya juga sangat perlu untuk menganalisa kekuatan produk pesaing agar pencapaian target dari perusahaaan dapat maksimal.

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan mempunyai fungsi untuk memastikan jika kegiatan bisnis yang dilakukan benar benar dapat memaksimalkan pencapaian tujuan perusahaan secara ekonomi , dimana profit itu sendiri yang menjadi tolak ukurnya. Fungsi terpenting dari manajemen keuangan ini sendiri adalah memastikan bahwa perencanaan modal perusahaan benar benar bisa diperoleh untuk membiayai bisnis serta mengatur bagaimana modal yang telah didapatkan agar dialokasikan dengan tepat sehingga tujuan perusahaan dapat tergapai secara maksimal.

Jenjang Manajemen

Didalam ilmu manajemen ini sendiri mempunyai beberapa tingkatan. Tapi Organisasi ataupun perusahaaan umumnya mempunyai paling sedikit, 3 tingkatan manajemen, yaitu:

Manajemen puncak (Top Management)

Top management atau manajemen puncak adalah tingkatan manajemen yang tertinggi. Manajemen puncak umumnya terdiri dari direktur utama atau dewan direksi. Dewan direksi mempunyai tugas melaksanakan serta memutuskan berbagai hal yang sifatnya penting untuk kelangsungan suatu perusahaan. Manajemen puncak mempunyai tugas diantaranya menetapkan standar operasional serta kebijaksanaan untuk mengatur interaksi semua orang didalam suatu organisasi ataupun lingkungannya.

Manajemen menengah (Middle Management)

Middle management atau manajemen menengah umumnya memimpin dan bertanggungjawab atas suatu departemen atau divisi. Middle Management mempunyai tugas untuk mengembangkan berbagai rencana operasi serta melaksanakan tugas yang telah disepakati oleh manajemen puncak. Manajemen menengah mempunyai tanggung jawab penuh kepada manajemen puncak.

Manajemen pelaksana (Supervisory management)

Supervisory management atau manajemen pelaksana mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam menjalankan berbagia rencana yang telah dibuat oleh middle management atau manajemen menengah. Manajemen pelaksana mempunyai tugas untuk melaksanakan pengawasan terhadap pekerja-pekerja dan operasional perusahaan sehari hari. Manajemen pelaksana mempunyai tanggung jawab kepada manajemen menengah.

Sumber: https://www.studinews.co.id/

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Kurikulum berasal dari bahasa Yunani Curir yang artinya pelajari, dan Curere artinya tempat berpacu atau tempat lomba. Curriculum berarti “jarak” yang harus ditempuh. Dalam perkembangan selanjutnya istilah kurikulum digunakan dalam dunia pendidikan dan pengajaran, sebagaimana termuat dalam Webster Dictionare dalam Nurdin, S., dan Usman, B.M, yang dikutip oleh Trianto (2010:13), mendefinisikan kurikulum sebagai berikut, “a course, especially a specified fixed course of study, as in a school or collage, as one leading to adegree.”
Artinya kurikulum merupakan sejumlah mata pelajaran di sekolah atau di akademi yang harus ditempuh oleh siswa untuk mencapai suatu tingkat atau ijazah.

Menurut Soedjadi dalam Trianto (2010:14)

kurikulum adalah sekumpulan pokok-pok materi ajar yang direncanakan untuk memberi pengalaman tertentu kepada peserta didik agar mampu mencapai tujuan yang ditetapkan. Sedangkan menurut pendapat lain, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelaksanaan serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (Hamid Darmadi, 2010:233)

Menurut Muslich dalam Padupai

yang dikutip oleh Trianto (2010:14) mengutip beberapa pendapat ahli tentang pengertian kurikulum, sebagai berikut.
1. Saylor dan Alexander, mendefiniskan bahwa kurikulum adalah segala usaha sekolah dalam rangka memengaruhi anak untuk belajar, baik dalam ruang kelas maupun di luar sekolah. Jadi kurikulum meliputi segala pengalaman yang disajikan oleh sekolah agar anak mencapai tujuan pendidikan yang telah dirumuskan.
2. Harold B. Alberty, mendefinisikan kurikulum adalah segala kegiatan oleh sekolah bagi pelajar. Kegiatan yang disajikan oleh sekolah ini dibedakan anatara kegiatan yang dilakukan di dalam kelas dan di luar kelas, serta kegiatan yang dilakukan dii dalam dan di luar sekolah.
3. L’loyd dan Miller, mendefinisikan bahwa kurikulum adalah serangkaian komponen metode belajar mengajar, cara mengevaluasi kemauan siswa dan seluruh perubahan pada tenaga pengajar, bimbingan dan penyuluhan, supervise, administrasi, waktu, jumlah ruang, dan serta pilihan pelajaran.

Berdasarkan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kurikulum diartikan tidak secara sempit atau terbatas pada mata pelajaran saja, tetapi lebih luas daripada itu, kurikulum merupakan aktivitas apa saja yang dilakukan sekolah dalam rangka mempengaruhi peserta didik dalam belajar untuk mencapai suatu tujuan, dapat dinamakan kurikulum, termasuk juga proses belajar mengajar, mengatur strategi dalam pembelajaran, cara mengevaluasi program pengembangan pengajaran dan sejenisnya.

Kemudian, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. (Hamid Darmadi, 2010:233)

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang merupakan penyempurnaan dari Kurikulum 2004 (KBK) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan/sekolah. (Masnur Muslich, 2010:10). Sedangkan menurut pendapat lain mengatakan bahwa, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidika (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. (Muhaimin, Sutiah dan Sugeng Listyo Prabowo, 2008:32)

Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dipercayakan pada setiap tingkat satuan pendidikan hampir senada dengan prinsip implementasi KBK (Kurikulum 2004) yang disebut Pengelolaan Kurikulum Berbasis Sekolah (KBS). Prinsip ini diimplementasikan untuk memberdayakan daerah dan sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengelola serta menilai pembelajaran sesuai dengan kondisi dan aspirasi mereka.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Prinsip-prinsip pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dirumuskan sebagai berikut.

1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungan.

Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

2. Beragam dan terpadu

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender. Kurikulum meliputi subtansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan local, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsuptansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahawa ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dikembangkan secara dinamis.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Penegmbangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan

Subtansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat

Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.

7. seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
(Hamid Darmadi, 2010: 233-234)

Mars dalam E Mulyasa (2007:55), mengemukakan tiga faktor yang mempengaruhi implementasi kurikulum, yaitu dukungan kepala sekolah, dukungan rekan sejawat guru, dan dukung internal yang datang dari dalam diri guru itu sendiri. Dari berbagai faktor tersebut guru merupakan faktor penentu di samping faktor-faktor lain. Dengan kata lain, keberhasilan implementasi kurikulum di sekolah sangat ditentukan oleh guru, karena bagaimanapun baiknya sarana pendidikan apabila guru tidak melaksanakan tugas dengan baik, maka hasil implementasi kurikulum dalam pembelajaran tidak akan memuaskan.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Untuk mengembangkan pendidikan yang demokratis dan nonpolistik dengan cara memberikan otonomi yang lebih besar kepada sekolah dalam pengembangan kurikulum, karena masing-masing sekolah dipandang lebih memahami kondisi satuan pendidikannya.

Baca juga:

Pengertian Ijtihad Dalam Islam

Pengertian Ijtihad Dalam Islam

Pengertian Ijtihad Dalam Islam

Pengertian Ijtihad Dalam Islam
Pengertian Ijtihad Dalam Islam

Pengertian Ijtihad

adalah usaha yang sungguh-sungguh dengan mengerahkan segala kemampuan nalar untuk menyelidiki dan menetapkan hukum suatu perkara berdasarkan Al-Qur’an dan hadits. Suatu contoh adalah mengapa meminum minuman berakohol diharamkan? Padahal Al-Qur’an tidak menjelaskan soal alkohol. Setelah menyelidiki dengan cermat dan mempelajari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits, maka para ulama mengqiyaskan sifat minuman berakohol itu sama dengan khomar, yakni memabukkan. Dan khomar telah diharamkan dalam Al-Qur’an. “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.” (QS. 5/Al-Maidah: 90) Dan qiyas itu merupakan salah satu bentuk ijtihad.

Dasar hukum ijtihad

yang pertama adalah Al-Qur’an. “Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang suatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rosul (sunnahnya).” (QS. 4/An-Nisa’: 59) Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran wahai orang-orang yang memiliki pandangan.” (QS. 59/Al-Hasyr: 2)

Kebolehan berijtihad ini juga dijelaskan dalam hadits. Muadz bin Jalal mengisahkan, ketika Muhammad Rosulullah saw. mengutusnya ke Yaman bertanya kepadanya, “Apa yang akan kamu lakukan jika dihadapkan kepadamu suatu masalah?” Muadz menjawab, “Aku putuskan dengan hukum yang ada di Al-Qur’an.” Nabi saw bertanya lagi, “Jika tidak ada hukumnya di dalam AlQuran?” Mu’adz berkata, “Aku putuskan berdasarkan sunnah Rosul saw.” Rosul saw. bertanya kembali, “Jika tidak ada hukumnya dalam As-Sunnah?” Muadz berkata, “Aku akan berijtihad dengan mendapatkan.” Kemudian Rosulullah saw. menepuk dadanya. “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan taufiq kepada utusan Rosul-Nya, demi keridhoan Allah dan Rosul-Nya.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Al Baihaqi)

Ijtihad Rasul

Ijtihad ini telah dilakukan oleh Muhammad Rosulullah saw. Jadi beliaulah mujtahid yang pertama. Tentu saja ijtihad yang dilakukan oleh Nabi saw. terbatas pada masalah-masalah yang belum ditetapkan hukumnya oleh wahyu. Jika ijtihad Nabi Muhammad saw. itu benar, maka turunlah wahyu membenarkannya. Sebaliknya apabila ijtihad Nabi saw. itu salah, maka turunlah wahyu meluruskannya. Contoh Ijtihad Rosulullah saw. yang dibenarkan oleh Al-Qur’an adalah dalam masalah tawanan Perang Badr. Beliau ketika itu, setelah bermusyawarah dengan para sahabat, memutuskan bahwa tawanan perang dibebaskan dengan membayar fidiyah. Maka turunlah ayat yang membenarkan keputusannya, “Tidak pantas bagi seorang nabi mempunyai tawanan sebelum dia dapat melumpuhkan musuhnya di bumi. Kamu menghendaki harta benda dunia, sedangkan Allah menghendaki (pahala) akhirat (untukmu).” (QS. 8/ Al-Anfal: 67) “Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu peroleh itu sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. 8/A/-A nfal: 69)

Nabi Muhammad Rosulullah saw. juga pernah mengizinkan orang-orang munafik untuk tidak turut berperang. Dan ternyata itu adalah kekeliruan beliau dalam mengambil keputusan, maka turunlah ayat: “Allah memaafkanmu (Muhammad). Mengapa engkau izinkan mereka (untuk tidak pergi berperang) sebelum jelas bagimu orang-orang yang benar-benar (berhalangan) dan sebelum engkau mengetahui orang-orang yang berdusta? Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin (tidak ikut) kepadamu untuk tidak berjihad dengan harta dan jiwa mereka.” (QS. 9/ At-Taubah: 43)

Pembahasan Ijtihad

Setelah Muhammad Rosulullah saw. wafat, para sahabat mencarikan solusi dari masalah yang bermunculan pada Al-Qur’an dan hadits. Dan jika hukumnya tidak ditemukan dalam keduanya, para sahabat melakukan ijtihad. Demikianlah yang dilakukan oleh keempat khulafaur rosyidin mulai dari Abu Bakar ra. sampai Ali bin Abi Tholib. Dalam menghukumi masalah baru yang terus bermunculan, mereka memusyawarahkannya dengan para sahabat yang lain. Setelah itu diambillah keputusan dan ditetapkannya sebagai hukum. Maka terkenallah ucapan Abu Bakar ra. jika berijtihad dengan pendapatnya, “Ini adalah pendapatku. Jika benar itu dari Allah. Dan apabila salah, itu dari saya.”

Tidak semua orang dibenarkan melakukan ijtihad. Seseorang yang melakukan ijtihad haruslah memiliki delapan persyaratan pokok sebagaimana dinyatakan oleh Yusuf Qordowi.
1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dengan asbabun nuzulnya (yakni sebab-sebab turunnya ayat Al-Qur’an), ayat-ayat nasikh dan mansukh (yang menghapuskan dan yang dihapus);
2. Memahami hadis dan asbabul wurudnya (sebab-sebab munculnya hadits);
3. Menguasai bahasa Arab;
4. Mengetahui tempat-tempat ijmak;
5. Memahami ushul fikih;
6. Memahami maksud-maksud syariat;
7. Memahami masyarakat dan adat-istiadatnya; serta
8. Bersifat adil dan takwa.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/