Orang orang saljuk di Baghdad       

 Orang orang saljuk di Baghdad       

Pada tahun 448 H/1056 M Tughril memasuki Baghdad dan al-Malik ar-Rahim, sultan terakhir pemerintahan Buwahiyun. Dengan demikian, berakhirlah pemerintahan Buwahiyun [6]

Dan berdirilah pemerintahan Saljuk sebuah pemerintahan beraliran Sunni yang besar. Pemerintahan ini berhasil menyelamatkan Baghdad dari orang-orang Buwahiyun yang beraliran Syi’ah Rafidhah sesat serta berhasil menyelamatkan khalifah Bani Abbasiyah dari gerakan Albasasiri yang menyimpang.

  1. Gerakan Albasasiri

AlBasasiri adalah salah seorang panglima perang yang berasal dari Turki yang menjadi pengikut al- Malik ar-Rahim. Dia telah membangkang atas tuannya dan terhadap Khalifah serta berusaha untuk mengambil kekuasaan. Maka khalifah Al-Qaim meminta bantuan kepada pemimpin Saljuk Tughril Beik yang saat itu datang ke Baghdag. Dia berhasil menumpas Albasasiri. Berkat keberhasilannya ini khalifah tunduk pada Tughril dan kokohlah kaki orang-orang Saljuk di Baghdad.

Orang-orang Saljuk memperlakukan Khalifah dengan segala rasa hormat dan takzim serta penuh loyalitas. Para sejarawan menyebutkan bahwa sebab utama dari semua itu adalah adanya kesamaan mazhab. Sedangkan, menteri teragung dari orang-orang saljuk adalah menteri yang berasal dari Iran yang bernama Nizhamul Muluk bersama dengan ketujuh anak dan cucu-cucunya.

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/