Mantap! Purwakarta Berhasil Ciptakan Sekolah Mandiri Berbasis Pertania‎n

Mantap! Purwakarta Berhasil Ciptakan Sekolah Mandiri Berbasis Pertania‎n

Mantap! Purwakarta Berhasil Ciptakan Sekolah Mandiri Berbasis Pertania‎n

Mantap! Purwakarta Berhasil Ciptakan Sekolah Mandiri Berbasis Pertania‎n
Mantap! Purwakarta Berhasil Ciptakan Sekolah Mandiri Berbasis Pertania‎n

Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi patut berbangga hati. Pasalnya

, terobosan yang digulirkannya melalui program pendidikan berkarakter telah membuahkan hasil. Implementasi program yang digulirkan sejak 2015 lalu itu cukup berjalan baik. Saat ini, di kabupaten tersebut telah tercipta banyak sekolah berbasis multi talent dan lingkungan.

Sebagai gambaran, dalam program tersebut, salah satu poinnya menitikberatkan pada pelajaran berbasis pertanian, perkebunan dan peternakan bagi siswanya. Tujuannya, supaya tercipta sekolah mandiri berbasis pertanian dan memiliki ketahanan pangan.

“Ini merupakan pelajaran aplikatif yang sudah berjalan di sebagian besar sekolah di Purwakarta,

” ujar Dedi saat menghadiri kegiatan panen raya hasil pertanian para pelajar di SMAN 1 Campaka, Selasa (‎25/7/2017).

Dedi menjelaskan, pihaknya sengaja‎ menggulirkan program tersebut. Tujuannya, untuk membangun karakter dan kreativitas anak-anak sejak dini. Untuk itu, pemkab telah membuat terobosan yang lebih menitikberatkan pada pelajar, dari mulai tingkat SD hingga SMA untuk kembali mencintai bercocok tanam dan beternak.

Dedi berpendapat, para pelajar harus mulai diarahkan untuk menyukai pertanian

. Jadi, sudah saatnya anak-anak sekolah turut andil dalam program ketahanan pangan. Maka dari itu, sejak dini mereka harus kembali dikenalkan pada pelajaran menanam padi, menanam palawija, beternak dan lainnya.

“Pelajaran seperti ini, memang tidak masuk dalam pendidikan akademis. Tapi, menurut saya, yang dibutuhkan di Indonesia itu, bukan hanya nilai-nilai pendidikan akademis tapi praktik di lapangan. Karena ini lebih nyata,” tegas dia.

Menurut Dedi, saat ini sebagian besar sekolah, baik itu tingkat SD, SMP maupun SMA telah mempraktikan pendidikan berbasis pertanian dan lingkungan. Sekolah tersebut, tersebar di 17 kecamatan yang ada.‎ Jadi, ‎sekolah tersebut telah mengaplikasikan program pendidikan berkarakter. Salah satunya, anak-anaknya terlibat langsung dalam pelajaran pertanian. Seperti menanam hingga panen padi dan palawija.

Sementara itu, ‎hasil dari praktek pertanian para siswa di sekolah ini, seperti yang hari ini terlihat di SMAN 1 Campaka. Para siswa di sekolah itu, melakukan panen raya hasil pertanian mereka sendiri. Dari mulai tanaman jenis padi, palawija, hingga kacang-kacangan.

Kepala Sekolah SMAN I Campaka, Nur Aisyah Jamil menjelaskan, panen ini merupakan bagian dari pembelajaran biologi dan tata boga para siswa di sekolahnya. Jadi, para siswa ini bukan saja mengikuti panen raya, tetapi terlibat langsung dalam setiap perkembangan tanaman. Dari mulai menanam, merawat, hingga memanen semua dilakukan oleh siswa tersebut.

 

Baca Juga :