MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN BERASAL DARI EKSTERNAL

MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN BERASAL DARI EKSTERNAL

MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN BERASAL DARI EKSTERNAL

MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN BERASAL DARI EKSTERNAL

Manajemen risiko eksternal dalam perusahaan bertujuan

untuk meminimalisir kemungkinan penundaan dan kegagalan. Risiko eksternal yang dihindari seperti protes atau keberatan dari masyarakat dan biaya operasional perusahaan lebih besar dari pendapatan. Disamping itu, perlu diberikan perhatian akan keselarasan perusahaan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal penting lainnya pada eksternal wajib diperhatikan adalah manajemen risiko terhadap pembayaran. Pembayaran yang dimaksud adalah upah terhadap pekerjaan, upah dari kontrak kerjasama. Dengan melakukan pembayaran rutin bulanan terhadap karyawan atau berdasarkan kontrak diharapkan tidak menimbulkan piutang. Sehingga arus kas perusahaan tetap stabil.

Nilai tukar valuta asing juga berpengaruh sebab fluktuasi nilai tukar dapat menimbulkan kerugian. Jika terjadi selisih kurs akan mengakibatkan naik turunnya laba. Pergerakan nilai mata uang yang drastis juga berdampak terhadap kinerja keuangan dan kas perusahaan.

Disamping itu, peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah dan Pusat dapat mempengaruhi manajemen risiko yang dirancang. Sebab, baik secara tidak langsung maupun langsung memiliki kaitan dengan seluruh elemen dan kinerja perusahaan. Biasanya bagian yang terkena dampak peraturan tersebut yakni bidang operasional, sumber daya manusia, dan finansial.

Persaingan perusahaan domestik dengan perusahaan asing berada pada jalur yang sama dapat mengakibatkan pergesekan. Oleh karena itu diperlukan suatu manajemen risiko terhadap persaingan usaha. Sehingga diperoleh kesimpulan mengenai reputasi perusahaan dimata masyarakat dan rekan pebisnis lainnya. Reputasi yang baik dapat mempengaruhi investor, kerjasama, dan pendapatan.

Manajemen risiko juga diperlukan untuk menghadapi perkembangan teknologi. Zaman sekarang teknologi informasi seperti media sosial berpengaruh pada produktivitas dan efisiensi perusahaan. Perusahaan yang berpola pikir kuno dan tidak mengikuti perkembangan teknologi, daya saingnya terbatas. Berbeda denga perusahaan modern yang khatam akan teknologi dapat bergerak lancar.

Hal yang paling penting dalam manajemen risiko dan tidak dapat dihindari adalah faktor bencana alam. Misalnya terjadi banjir, kebakaran, tanah longsor, dan gunung meletus dapat menghambat proses operasional dan transportasi. Dampaknya terhadap finansial adalah menaikkan angka pengeluaran atau menurunkan pendapatan perusahaan.

Manajemen risiko perusahaan juga berkonsentrasi pada lingkungan ekternal. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan hidup sekitar perusahaan jika tergolong perusahaan konvensional. Risiko yang harus diperhatikan dan kemungkinan terjadi yaitu kerusakan dan terganggunya warga sekitar atau lingkungan.

Risiko lingkungan tersebut dapat mengakibatkan tuntutan pemulihan dan perbaikan atas lingkungan yang rusak. Jika perusahaan konvensional yang sedang berjalan menjadi salah satu penyebabnya. Hal tersebut mengakibatkan pengeluaran anggaran tambahan dan menurunkan reputasi perusahaan. Oleh karena itu risiko lingkungan harus ditindaklanjuti dengan suatu manajemen risiko.


Sumber: https://www.friv5flash.org/epic-skater-apk/