Kombinasi Kepemimpinan Kharismatik, Partisipatif dan Delegatif

Kombinasi Kepemimpinan Kharismatik, Partisipatif dan Delegatif

Dalam Pendidikan Islam.

Kita telah mengetahui  beberapa type  kepemimpinan, yang apabila diterapkan dalam pendidikan Islam, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui apakah pendidikan itu.   Menurut Muhaimin (20014), “Pendidikan Islam adalah nama system, yaitu system pendidikan yang Islami , yang memiliki komponen-komponen yang sacara keseluruhan mendukung terwujudnya sosok Muslim  yang diidealkan. Pendidikan Islam ialah pendidikan yang teori-teorinya disusun berdasarkan al-Qur’an dan Hadits”.[10])

Setiap pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, tergantung pada organisasi yang dipimpinnya, naluri atau bakat kepemimpinan yang dimilikinya, pola pikirnya dalam memimpin organisasi tersebut, atau ada pula yang menjadi pemimpin karena melalui pendidikan dan latihan.

Dalam Islam, menjadi pemimpin adalah suatu amanah yang diberikan oleh Allah Swt. untuk dijaga dan dipelihara akan hak-hak amanah tersebut. Apabila hak-hak amanah dilanggar atau seorang pemimpim tidak melaksanakan kewajibannya  dalam memimpin, maka Allah akan meminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Bagaimana kepemimpinan seorang muslim dalam pendidikan Islam? seorang pemimpin dalam pendidikan Islam, ia harus berikhtiar dengan sungguh-sungguh untuk mengelola lembaga pendidikan Islam secara Islami dengan cara menyiasati semua komponen pendidikan yang dilakukan secara terencana dan sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang efektif dan efisien.

Untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang efektif dan efisien, seorang pemimpin dapat menggunakan type kepemimpinan tertentu untuk mencapai tujuan tersebut. Tetapi Pemimpin juga dapat mengkombinasikan beberapa tekhnik atau cara gaya kepemimpinan lain sehingga menjadi suatu gaya yang variatif dalam memimpin. Misalnya seorang pemimpin harus memiliki kharisma atau berwibawa sehingga dapat disegani oleh semua komponen pendidikan.

sumber :