Kemendikbud Jalin Kerjasama dengan Polandia Mengenai Pendidikan dan Seni

Kemendikbud Jalin Kerjasama dengan Polandia Mengenai Pendidikan dan Seni

Kemendikbud Jalin Kerjasama dengan Polandia Mengenai Pendidikan dan Seni

 

Kemendikbud Jalin Kerjasama dengan Polandia Mengenai Pendidikan dan Seni

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyambut kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia,  Siti Nugraha yang telah dilantik sejak Januari 2019. Pemerintah diwakili Kemendikbud akan menjalin kerja sama dengan Keduataan Besar Republik Indonesia untuk Polandia dalam bidang kependidikan dan kebudayaan dengan negara Polandia.

Peningkatan hubungan kerja sama yang akan dilakukan ini menjadi program penting bagi Indonesia

Terlebih lagi Polandia menjadi pintu masuk bagi masyrakat Indonesia untuk sampai ke negara-negara Eropa Timur dan Eropa Tengah.”Kemendikbud akan mengririm guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Polandia  agar berguna memanfaatkan peluang investasi di bidang pendidikan mellaui vokasi bidang pariwisata dan budaya,” ujar Muhadjir Effendy, Kantor Kemendikbud, Rabu (30/1/2019).

Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy memberikan pengarahan mengenai pendidikan vokasi dengan cara mengirim guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan dan para intstruktur. Hal ini bisa dikaitkan dengan berinvestasi diantaranya, pertukaran pelajar, penempatan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Polandia.

Atikbud di Polandia

“Selama ini yang kita ketahui Indonesia belum memiliki Atikbud di Polandia, nanti akan dipandang mana yang tidak terlalu berfungsi maka akan dialihkan ke negara-negara yang memiliki potensi yang bagus,” katanya seperti dikutip dari situs web Kemendikbud.

Menanggapi tanggapan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dubes Siti Nugraha mengatakan bahwa pendidikan vokasi bisa dikaitkan dengan investasi. Melalui pendidikan vokasi inilah, investasi dapat diserap langsung oleh para industri di Indonesia. “Keuntungan lainnya dari kerja sama tersebut Polandia menjadi negara yang mempunyai standar vokasi Uni Eropa. Kemudian biaya hidup (living cost) di Polandia cenderung lebih murah dibandingkan dengan negara Eropa Barat lainnya,” tutur Mauludiah.

Program Darmasiswa yang salah satunya akan diterapkan, dimana memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing untuk belajat seni, budaya, dan bahasa Indonesia. Harapan Mendikbud berharap para alumni Darmasiswa dapat dijadikan duta-duta Indonesia untuk Polandia dalam mengenalkan semua potensi yang dimiliki Indonesia. Dimulai dari potensi destinasi investasi hingga destinasi wisata.

 

Sumber: https://pengajar.co.id/