Kebiasaan biar Hidup tetap Sehat

Kebiasaan biar Hidup tetap Sehat

Kebiasaan biar Hidup tetap Sehat

Kebiasaan biar Hidup tetap Sehat
Kebiasaan biar Hidup tetap Sehat

1. Lawan kanker payudara dengan mengkonsumsi tunas brokoli

Tunas brokoli merupakan sumber yang kaya akan sulforaphane suatu kadar antioksidan yang sangat tinggi. Menurut riset yang dilakukan Universitas Johns Hopkins, sulforaphane dapat mengurangi sekitar 60% jumlah parasit yang mengembangkan kanker payudara setelah dikeluarkan oleh carcinogens.

Satu ons setiap penyajian atau sekitar setengah cangkir tunas brokoli
mengandung sedikitnya 73 miligram sulforaphane jumlah yang ditemukan pada 1-1/4 pon brokoli dewasa masak.

2. Masaklah dengan menggunakan kedelai untuk menjaga arteri serta jantung

Anda Anda ingin menurunkan kolesterol sebesar 11% dalam enam minggu? Cobalah selalu menambahkan kedelai dalam menu diet Anda. Anda bahkan bisa mengurangi kadar dialostik dalam darah Anda dalam enam poin pada minggu yang sama. (Diastolik mengacu pada rendahnya tekanan darah dalam arterisetelah terjadi kontraksi pada jantung).

Hasil tersebut sesuai dengan peryataan yang dikeluarkan oleh Universitas
Wake Forest di Winston-Salem, North Carolina yang menyatakan sedikitnya 43 wanita yang telah berusia 45 tahun sampai 60 tahun yang mengkonsumsi dua sendok makan bubuk kedelai yang dicampur dalam susu atau jus jeruk atau pada sereal yang dikonsumsi setiap pagi.

Jika tidak, Anda bisa mengkonsumsi secangkir susu kedelai, secangkir tofu,seciduk bubuk protein kedelai, atau segenggam kacang kedelai panggang. Kedelai mengandung estrigen yang baik untuk melawan kanker atau arteriolosclerosis, ujar kepala riset Gregory Burke, M.D., dari Wake Forest’s Department of Public Health Sciences.

3. Konsumsilah folic acid untuk menurunkan risiko kanker usus sebesar
75% Kita pasti telah mendengar tentang folid acid serta keuntungannya melawan cacat bawaan dan bahkan melawan homocysteine, penyebab utama penyakit jantung. Meskipun juga terdapat sisi negatifnya seperti yang tercantum dalam Harvard Nurses’ Health Study yang mengkonsumsi 400 mikrogram folic acid setiap harinya selama 15 tahun menunjukkan bahwa risiko kanker mereka turun sebesar 75%.

Sedangkan wanita yang meminum suplemen selama lebih dari 10 tahun
cenderung mengalami penurunan sebesar 20%, seperti yang dilaporkan oleh Annals of Internal Medicine. Saat ini rata-rata kematian karena kanker usus mengungguli kanker payudara dan hanya selisih dua dari kanker paru-paru.

4. Makanlah blueberries untuk menjaga mata serta arteri Anda

Dua pertiga cangkir blueberries mengandung kapasitas sebesar 1.773 IU
vitamin E (60 kali pada konsumsi harian yang dianjurkan) dan 1.270 mg
vitamin C (21 kali pada konsumsi harian yang dianjurkan). Antioksidan
anthocyanin tidak hanya memberi warna pada blueberries, tetapi juga
mencegah pembekuan darah yang menyebabkan serangan jantung, ujar Mary Ann Lila Smith, Ph.D., seorang professor vitro technology di Universitas Illinois.

Penelitiannya menunjukkan bahwa blueberries dapat memperbaiki pengelihatan serta memperlambat penurunan macular dengan memperkuat pembuluh darah pada bagian belakang mata. Menurut penelitian yang dilakukan Universitas Boston’s Tufts menyatakan rata-rata tikus yang makan blueberries selama dua bulan cenderung lebih cepat, terkordinasi, serta dapat lari dengan terarah menurut Journal of Neuroscience.

5. Mulailah dengan sop

Anda akan mengkonsumsi sedikit kalori jika Anda mulai bersantap dengan
semangkuk sop, menurut sebuah studi di Baylor College of Medicine di Houston. Sup panas akan membantu Anda mengisi perut Anda sehingga Anda akan makan lebih sedikit pada menu utama, ujar John Foreyt, Ph.D., seorang direktor pada sekolah penelitian program gizi.

Individu yang mengkonsumsi semangkuk sup cenderung mengalami penurunan berat badan sekitar (sekitar 1,3 pon) dibandingkan yang lainnya selama selang waktu satu tahun.

6. Catat semua emosi Anda di sebuah secarik kertas

Catatlah setiap tiga menit di jurnal Anda, tulislah ungkapan cinta, atau
sekedar catatan kecil ke teman Anda, ujar Pamela Peeke, M.D., asisten
klinis professor of medicine di Universitas Maryland, Baltimore, dan
pengarang Fight Fat After 40 (Viking, 2000). Terutama saat Anda sedang
dalam situasi stress, cobalah untuk menulis emosi Anda dengan perasaan
penuh haru.

Para peneliti di Universitas New York di Stony Brook menemukan sedikitnya 47 dari 100 penderita asma dan reumatik pada arthritis pada penelitian tersebut terbukti mengalami penurunan frekuensi serta gejala-gejala pada penyakit yang mereka derita setelah mencatat kejadian-kejadian yang paling membuat mereka tertekan dalam hidup mereka selama empat bulan.

Mereka mencatat sedikitnya selama 20 menit setiap hari pada tiga hari
berturut-turut. Tidak satupun dari mereka yang mencatat tentang topik non emosional yang menunjukkan perubahan yang bernilai, menurut sebuah laporan pada Journal of the American Medical Association tahun lalu. Jadi cobalah gali emosi Anda dan jadilah sehat.

7. Nikmati hidupmu dan hiduplah lebih lama

Nikmatilah pertunjukan seni, seperti nonton film, atau sekedar menghadiri
konser di akhir pekan. Mungkin Anda bisa hidup lebih lama. Sebuah studi
pada 1.200 orang di Swedia menemukan bahwa sekitar 36% masyarakat yang terbiasa menghadiri even-even tradisional cenderung lebih memiliki daya hidup lebih lama dibanding mereka yang jarang menonton even tersebut. Mengapa? Seperti yang dilaporkan di British Medical Journal, seperti bersenang-senang dapat meningkatkan sistem kekebalan dan membantu meredakan rasa sakit.

8. Memutar musik dapat menaikkan antibodi Anda

Mendengarkan musik jazz sekitar setengah jam dapat meningkatkan
immunoglobulin A sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan infeksi pada pernafasan yang dapat menaikkan sekitar 14%, studi tersebut melibatkan sekitar 66 siswa Universitas Wilkes-Barre, Pennsylvania.

Studi tersebut diterbitkan dalam Journal of Perceptual and Motor Skills.
Kenaikan antibodi tidak mempengaruhi frekuensi suhu tubuh menurut IgA.
Namun musik yang menenangkan dapat membantu Anda untuk lebih rileks dan mempercepat penyembuhan, ujar Michael G. McGuire, professor dan direktur Music Therapy at Eastern Michigan University di Ypsilanti.

9. Bermain puzzle untuk mencegah penyakit Alzheimer

Melatih otak Anda dapat menurunkan perkembangan penyakit Alzheimer. Sebuah studi terbaru menyatakan sekitar 193 penderita Alzheimer dan 358 orang sehat terutama yang berusia sekitar 70 tahun menunjukkan bahwa mereka yang aktif secara mental pada usia 40 samapai 60 tahun tiga kali lebih berisiko mengalami Alzheimer. Studi tersebut dilakukan oleh Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio.

Hal tersebut cukup masuk akal,ujar James Mortimer, Ph.D., seorang direktur Universitas South Florida Institute on Aging.Jika Anda pergi ke sebuah gym dan mengangkat beban, otot Anda akan bertambah besar dan kuat untuk mengangkat lebih banyak beban. Kita sangat terkejut jika Anda tidak melatih otak Anda mulai dini.

Teori tersebut ibarat sebuah batang pohon dimana sel-sel otak akan tumbuh seperti sebuah teka-teki, puzzle, papan mainan, serta permainan yang membutuhkan intelejensi. Kurang menggunakan intelejensi kita seperti sebuah batang yang jatuh dari pohonnya, ujar Mortimer.

Sumber : http://theeacher.eklablog.com/dosenpendidikan-introduces-high-school-study-materials-on-their-websit-a175425402