Jaringan Transportasi Melalui Pipa

Jaringan Transportasi Melalui Pipa

Jaringan Transportasi Melalui Pipa

Jaringan Transportasi Melalui Pipa
Jaringan Transportasi Melalui Pipa

Secara umum dapat diklasifikasi atas tiga kategori berdasarkan tujuan pelaksnaan angkutan melalui pipa:

1.Jaringan pipa pengumpul

Merupakan jaringan yang mengumpulkan cairan atau gas yang diangkut dari berbagai sumber ke pabrik pengolah atau fasilitas pengolahan. Jumlah pipanya banyak, diameter kecil dan jarak pendek. Sebagai contoh banyak digunakan diladang minyak untuk mengumpulkan minyak yang telah ditambang dari sumur-sumur yang tersebar disuatu kawasan.

2.Jaringan pipa utama

Merupakan pipa utama yang membawa cairan atau gas dalam jumlah yang besar, jarak jauh ke kota, antar negara bahkan antar benua. untuk bisa melaksanakan angkutan jarak jauh ini perlu ada beberapa stasiun kompresor untuk meningkatkan tekanan kembali sehingga bisa sampai lebih cepat. Sebagai contoh angkutan bahan bakar minyak dari Balongan ke Jakarta ataupun jaringan transmisi gas yang tersebar diseluruh Indonesia.
Peta Ruas Transmisi dan Wilayah Jaringan Distribusi, Ruas Dedicated Hulu, Ruas Dedicated Hilir, Ruas Kepentingan Sendiri, dan Wilayah Distribusi Gas Kotadikategorikan sebagai berikut :
1.    Kategori 1 (Open Access) adalah Ruas Transmisi atau Wilayah Jaringan Distribusi Gas Bumi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan sumber gas berdasarkan rencana pembangunan Pemerintah danlatau Usulan Badan Pengatur danlatau usulan Badan Usaha dalam kerangka Kegiatan Usaha Pengangkutan Gas Bumi yang pembangunan dan per~goperasiaannyad ilaksanakan oleh Badan Usaha melalui mekanisme lelang oleh Badan Pengatur.
2.    Kategori 2 (Dedicated Hilir) adalah ruas transmisi danlatau ruas distribusi Gas Bumi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan pasokan Gas Bumi dan kondisi insfrastruktur dalam kerangka Kegiatan Usaha Niaga Gas Bumi yang pengusulan, pembangunan dan pengoperasiaannya dilakukan oleh Badan Usaha sebagai kelanjutan kegiatan usaha niaga untuk keperluan mengangkut gas milik sendiri ke konsumen akhir tertentu.
3.    Kategori 3 (Dedicated Hulu) adalah ruas transmisi danlatau ruas distribusi Gas Bumi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan sumber Gas Bumi dan keperluan operasi lapangan sebagai fasilitas pengangkutan Gas Bumi dalam kerangka Kegiatan Usaha Hulu.
4.    Katagori 4 (Kepentingan Sendiri) adalah ruas transmisi danlatau ruas Distribusi Gas Bumi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan pasokan Gas Bumi dan ketersediaan lnfrastruktur yang dalam pengusulan, pembangunan dan pengoperasiannya dilakukan oleh Konsumen Gas Bumi dalam rangka menyalurkan Gas Bumi untuk kepentingan Konsumen.
5.    Katagori 5 (Gas Kota) adalah Wilayah Jaringan Distribusi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan pasokan Gas Bumi dan kebutuhan kondumen rumah tangga danlatau pelanggan kecil berdasarkan rencana pembangunan Pemeriritah dalam rangka diversifikasi danlatau konservasi energi.

3.Jaringan Distribusi

Merupakan jaringan pipa yang mendistribusikan cairan atau gas menuju lokasi konsumsi, termasuk juga ketempat tujuan melalui pengemasan/packing. Sebagai contoh distribusi air minum atau gas rumah tangga di kawasan perkotaan. Pemerintah akan membangun jaringan distribusi gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di empat kota yaitu
Pekanbaru,
Bangkalan, Jambi
dan Prabumulih pada tahun 2012.

CONTOH JARINGAN PIPA PERTAMINA
•Prabumulih –Palembang
•Arun –Lhokseumawe
•Cilamaya –Cilegon –Cibinong (236 km)
•Jatibarang –Cikampek (102 km)
•Cilacap –Bandung Sumber: Nasution (2008).

Kebocoran

Kebocoran atau penyusutan angkutan melalui pipa jauh lebih rendah dari angkutan melalui kereta api atau diangkut dalam mobil tangki. Kebocoran pada angkutan pipa hanya antara 0,1 sampai 0,15 persen dari volume yang diangkut sedang melalui kereta api atau mobil tangki bisa mencapai antara 0,32 sampai dengan 0,49 persen dari total volume yang diangkut. Pengendalian terhadap kebocoran merupakan suatu hal yang paling penting dalam transportasi pipa karena sangat berbahaya pada material yang mudah terbakar ataupun material yang beracun. Kebocoran Bahan berbahaya dan beracun khususnya bahan bakar ataupun bahan bakar gas dapat sangat berbahaya bagi lingkungan. (https://dosen.co.id/)