Fungsi Pendidikan Multikultural

Fungsi Pendidikan Multikultural

Fungsi Pendidikan Multikultural

Fungsi Pendidikan Multikultural

            The National Council for Social Studies (Gorski, 2001) mengajukan sejumlah fungsi yang menunjukan pentingnya keberadaan dari pendidikan multikultural. Fungsi tersebut adalah :

  1. Memberi konsep diri yang jelas.
  2. Membantu memahami pengalaman kelompok etnis dan budaya ditinjau dari sejarahnya.
  3. Membantu memahami bahwa konflik antara ideal dan realitas itu memang ada pada setiap masyarakat.
  4. Membantu mengambangkan pembuatan keputusan (decision making), partisipasi social, dan keterampilan kewarganegaraan (citizenship skills)
  5. Mengenal keberagaman dalam penggunaan bahasa.[3]
  6. Paradigma Baru Pendidikan Multikultural.

            Kemajemukan merupakan ciri khas bangsa Indonesia.Seperti diketahui Indonesia merupakan Negara Kepulauan dengan jumlah pulau terbesar di dunia. Pada satu sisi kemajemukan masyarakat memberikan side effect (dampak) secara positif namun pada sisi lain juga menimbulkan dampak negatif, karena kemajemukan itulah justru terkadang sering menimbulkan konflik antar kelompok masyarakat. Pada akhirnya, konflik-konflik antar kelompok masyarakat tersebut akan melahirkan distabilitas keamanan, sosioekonomi, dan ketidakharmonisan social (social disharmony).

            Dalam menghadapi fluralism budaya diperlukan paradigma baru yang lebih toleran yaitu paradigma Pendidikan Multikultural.Paradigma Pendidikan Multikultural itu penting sebab dapat mengarahkan anak didik untuk bersikap dan berpandangan toleran dan inklusif terhadap realitas masyarakat yang beragam baik dalam hal budaya, suku, ras, etnis, maupun agama.

sumber :
https://ngegas.com/seva-mobil-bekas/