Fungsi Evaluasi pendidikan

Fungsi Evaluasi pendidikan

Fungsi Evaluasi pendidikan

Fungsi Evaluasi pendidikan
Fungsi Evaluasi pendidikan

Evaluasi merupakan proses yang sangat penting

dalam kegiatan pendidikan formal. Ada beberapa fungsi evaluasi, yakni:

1)      Evaluasi merupakan alat yang penting sebagai umpang balik bagi siswa. Melalui evaluasi, siswa akan mendapatkan informasi tentang aktivitas pembelajaran yang dilakukan. Dari hasil evaluasi siswa akan dapat menentukan harus bagaimana proses pembelajaran  yang perlu dilakukan.

2)      Evaluasi merupakan alat yang penting untuk mengetahui bagaimana ketercapaian siswa dalam menguasai tujuan yang telah ditentukan. Siswa akan tahu bagaian mana yang perlu di pelajarai lagi dan bagian mana yang tidak perlu.

3)      Evaluasi dapat memberikan informasi untuk mengembangkan progran kurikulum. Informasi ini sangat dibutuhkan baik untuk guru maupun untuk para pengembang kurikulum khususnya untuk perbaikan program selanjutnya.

4)      Informasi dari hasil evaluasi dapat digunakan oleh siswa secara individual dalam mengambil keputusan, khususnya untuk menentukan masa depan sehubungan dengan bidang pekerjaan serta pengembangan karir.

5)      Evaluasi berguna untuk para pengembang kurikulum khususnya dalam menentukan kejelasan tujuan  khusus yang ingin dicapai. Misalnya apakah tujuan itu mesti dikurangi atau ditambah.

 

Evaluasi berfungsi sebagai umpang balik

untuk semua pihak yang tua, untuk guru dan pengembang kurikulum, untuk perguruan tinggi, pemakai lulusan, untuk orang yang mengambil kebijakan pendidikan termasuk juga untuk masyarakat. Melalui evaluasi dapat dijadikan bahan informasi tentang efektivitas program sekolah. (Wina Sanjaya: 2008: 339)

 

Sedangkan menurut Sukardi (2008: 4)

evaluasi mempunyai fungsi yang bervariasi di dalam proses belajar mengajar, yaitu sebagai berikut:

1)      Sebagai alat guna mengetahui apakah peserta didik telah menguasai  pengetahuan, nilai-nilai, dan ketrampilan yang telah diberikan oleh guru.

2)      Untuk mengetahui aspek-aspek kelemahan peserta didika dalam melakaukan kegiatan belajar.

3)      Mengetahui tingkat ketercapaian siswa dalam kegiatan belajar.

4)      Sebagai sarana umpan balik bagi seorang guru, yang bersumber dari siswa.

5)      Sebagai alat untuk mengetahui perkembangan belajar siswa

6)      Sebagai materi utama laporan hasil belajar kepada orang tua siswa.

Baca Juga :