Ditemani Orang Tua hingga Hilangkan Adegan Kekerasan

Ditemani Orang Tua hingga Hilangkan Adegan Kekerasan

Ditemani Orang Tua hingga Hilangkan Adegan Kekerasan

Ditemani Orang Tua hingga Hilangkan Adegan Kekerasan
Ditemani Orang Tua hingga Hilangkan Adegan Kekerasan

Puluhan pela­jar SDN Bangka 3 Bogor antusias saat menyaksikan nonton bareng (nobar) film G30S/PKI.

Kegiatan yang diikuti siswa kelas III, IV dan V ini digelar di halaman sekolahnya yang berlokasi di Kelurahan Baranangsi­ang, Kecamatan Bogor Timur, ke­marin.

Pantauan di lapangan, sejumlah siswa ada yang ditemani orang tuanya. Namun, tak sedikit

pula yang menon­ton film besutan Orde Baru ini tanpa didampingi orang tua. Tapi, unsur kekerasan di dalam film itu sengaja tidak ditampilkan. ”Setiap agedan kekerasan tidak kita tayangkan. Meng­ingat, usia anak-anak masih di bawah 13 tahun,” kata Kepala SDN Bangka 3, Suyarsih.

Menurutnya, sekolah sengaja mem­pertontonkan film sejarah kelam In­donesia kepada siswanya agar me­reka memiliki rasa patriotisme. ”Pemu­taran film G30S/PKI ini sama sekali tidak menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). Karena dilaksanakan setelah jam belajar selesai. Kita sudah koordinasikan dengan pihak aparat setempat,” ujar Suyarsih.

Sementara itu, pengawas pembina SD Kecamatan Bogor Timur, Yayah Komariah mengapresiasi hal tersebut.

Sebab, tidak ada surat pelarangan, baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Dinas Pen­didikan Kota Bogor.

Namun, kata dia, anak-anak tidak boleh sendirian menonton film yang ditayangkan di SDN Bangka 3 itu. ”Film itu dipertontonkan agar siswa mem­getahui sejarah dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air,” katanya.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/