Dampak insiden penembakan di AS bagi para gamer

Dampak insiden penembakan di AS bagi para gamer

Dampak insiden penembakan di AS bagi para gamer

Pasca insiden penembakan yang terjadi dalam turnamen “Madden 19” bulan lalu di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat, sejumlah penyelenggara turnamen game berencana akan memperketat pengamanan dalam event-event mendatang.

Langkah pengamanan tambahan yang akan diambil meliputi pemasangan detektor logam

, pemeriksaan menyeluruh terhadap peserta dan penjagaan oleh petugas keamanan bersenjata.Seperti dilansir endgadget, Minggu.

Namun, penyelenggara turnamen SoCal Regionals (SCR) membawa kebijakan pengamanan ke level selanjutnya, dengan meminta peserta membuka atau membongkar gamepad yang mereka bawa untuk kepentingan pemeriksaan sebelum memasuki lokasi acara.

Pengumuman itu mendapat respons yang beragam, dengan beberapa pihak memuji langkah pengamanan tambahan dari panitia tersebut dan di pihak lain menyebut pengamanan tersebut terlalu berlebihan.

“Meskipun saya memahami respons tersebut, saya merasa langkah itu sebagai kepanikan

dan keinginan dari komunitas yang menunjukkan sikap reaktif,” ujar peserta turnamen “Street Fighter V” Brian “Brian F” Foster kepada Kotaku.

“Permintaan agar para pemain membongkar gamepad mereka,

bahkan untuk gamepad sederhana tidaklah mudah untuk dibongkar selain dengan melepas beberapa baut untuk membongkar panelnya, merupakan respons yang berlebihan,” tambahnya, seraya menyinggung membongkar gamepad dapat memengaruhi kinerja gamepad. Beberapa pihak lainnya malah mengkhawatirkan bahwa tindakan itu bisa menghilangkan aspek garansi after-sale dalam gamepad tersebut.

 

sumber :

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/05/18/seva-mobil-bekas/