Contoh Pelapukan Fisika Adalah

Contoh Pelapukan Fisika Adalah

Contoh Pelapukan Fisika Adalah

Contoh Pelapukan Fisika Adalah
Contoh Pelapukan Fisika Adalah

1. Perubahan Suhu Ekstrim

Perubahan suhu yang ekstrem ialah salah satu penyebab pelapukan fisika yang paling menonjol di padang pasir. Pada siang hari, suhu di sekitar ekosistem padang pasir akan sangat tinggi, menciptakan perluasan batuan. Mereka berkembang dalam ukuran menjadi lebih besar. Di malam hari, suhu udara lalu akan turun drastis sehingga batuan yang telah berkembang akan mengalami penyusutan sehingga ukurannya menyusut dengan cepat.
Proses ini berlangsung setiap hari dengan waktu yang cepat ini pada tahap selanjutnya sehingga mengakibatkan batuan yang terpapar perubahan suhu ekstrim akan mengalami kerapuhan. Batuannya retak dengan cara mulai dari ukuran besar hingga ukuran remah-remah ke tanah.

2. Pembekuan Air Tanah

Penyebab pelapukan fisik berikutnya ialah pembekuan air tanah. Contoh fisika pelapukan dengan penyebab ini hanya terjadi di tempat sub tropis, contohnya di sekitar Pegunungan Alpen dan Snowdonia. Di Indonesia sendiri, tepatnya di puncak gunung Jaya Wijaya, jenis pelapukan ini masih dimungkinkan terjadi.
Suhu rendah di tempat beriklim tropis akan menciptakan pembekuan air tanah. Pembekuan ini menciptakan air tanah yang ada di pori-pori tanah mengalami perkembangan ukuran. Pada tahap selanjutnya, kehadiran es di pori-pori watu akan memberi tekanan pada bebatuan sehingga struktur batuannya rusak dan pecah.

3. Kristalisasi Air Garam

Contoh pelapukan fisik selanjutnya sanggup ditemukan di ekosistem pesisir. Air garam yang memasuki pori-pori watu pada malam hari akan mengkristal di siang hari. Kristalisasi air garam menjadi garam menciptakan batuan mengalami kerusakan struktural. Pasir di pantai merupakan hasil dari proses pelapukan ini. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

4. Tekanan Tinggi

Contoh fisika pelapukan akhir tekanan tinggi sanggup ditemukan di tempat dengan topografi yang curam. Tekanan tinggi pada bebatuan di cuilan bawah diperoleh dari massa batuan diatasnya akan mendorong bebatuan untuk merusak struktur. Ketegangan akan menciptakan bebatuan menjadi sangat ringkih sehingga risikonya tanah longsor dan perubahan ukuran menjadi lebih kecil.