Manfaat ikan tuna bagi kesehatan

Manfaat ikan tuna bagi kesehatan

Manfaat ikan tuna bagi kesehatan

Manfaat ikan tuna bagi kesehatan

Pengertian Ikan Tuna

Ikan tuna adalah jenis ikan air asin famili scombridae dan genus thunnus,dan salah satu ikan paling populer di dunia.Ikan ini juga sering dikalengkan dan menjadi makanan populer dan sangat bergizi.

 

Ikan Tuna Sangat Bergizi

Ikan tuna sangat bergizi dan merupakan sumber protein,niacin,selenium,triptofan yang banyak.Ikan tuna juga kaya akan fosfor,kalium,lemak asam omega-3,magnesium,tiamin,vitamin B6.

Kandungan gizi tersebut membuat ikan tuna sangat baik untuk kesehatan.

Berikut manfaat-manfaat penting ikan tuna bagi kesehatan:

1.Dapat menurunkan kadar trigliserida dan menjaganya tetap normal.
2.Ikan tuna meningkatkan kadar kolesterol HDL dan menjaga rasio yang baik antara HDL dan kolesterol
berbahaya LDL.
3.Ikan tuna dapat mencega pengumpulan darah di dalam arteri,menjada irama jantung.
4.Ikan tuna mengurangi kemungkinan stroke dan serangan jantung.
5.Kalium dan lemaj sesensial pada ikan ini sangat membantu dalam mengontrol tekanan darah.
6.Omega-3 dan selenium dalam tuna membantu untuk detoksofokasi tubuh dan baik untuk hati.
7.Asam lemak omega-3 dalam ikan tuna dapat membantu mencegah rheumatoid arthritis.
8.Omega-3 yang sangat banyak pada ikan tuna sangat baik untuk wanita pascamenopause dengan diabetes
dan mengurangi aterosklerosis.
9.Omega-3 pada ikan tuna dapat mencegah obesitas.
10.Ikan tuna juga bermanfaat bagi penderita asma.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

 

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk
Sejarah PT. Unilever Indonesia, Tbk

Pada tahun 1890-an, William Hesketh Lever, pendiri Lever Brothers, menuliskan gagasannya untuk Sunlight Soap, produk baru revolusionernya yang membantu mempopulerkan kebersihan dan kesehatan di Inggris pada zaman Victoria.

Itu adalah “untuk menjadikan kebersihan sebagai hal yang lumrah; untuk mengurangi pekerjaan wanita; untuk mendukung kesehatan dan berkontribusi dalam daya tarik pribadi, bahwa kehidupan mungkin lebih nikmat dan lebih berharga bagi orang-orang yang menggunakan produk kami”.

1910

Lever Brothers membeli perusahaan pertamanya di Afrika Barat, WB MacIver Ltd, demi mengamankan pasokan minyak kelapa sawit untuk Port Sunlight.

1911

Laboratorium penelitian khusus yang pertama dimiliki Lever Brother didirikan di Port Sunlight.

1912

Kesepakatan bagi laba pertama antara Jurgens dan Van den Bergh diakhiri, tetapi kedua perusahaan meneruskan kerja sama mereka.

1913

Berbagai bisnis terkemuka di Eropa bergabung untuk menciptakan Whale Oil Pool.

1914

Pada tahun pecahnya perang, berbagai perusahaan yang dikendalikan Lever Brothers menghasilkan sekitar 135.000 ton sabun per tahun, sementara di Belanda, Jurgens dan Van den Bergh sama-sama mengakuisisi sejumlah perusahaan yang lebih kecil dan masing-masing mengendalikan tujuh pabrik margarin di Jerman.

1917

Lever Brothers mengakuisisi Pears Soap, sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 1789, dan Jurgens membentuk aliansi dengan Kellogg’s sebagai persiapan ekspansi ke Amerika Utara. Pada masa ini, Jurgens dan Van den Bergh sama-sama mendirikan pabrik di Inggris, satu di Purfleet, Essex masih memproduksi margarin hingga sekarang. Lever Brothers juga memasuki pasar margarin dengan peluncuran Planters, meningkatkan operasinya di Afrika Selatan dan melihat bisnisnya di Amerika mulai menghasilkan keuntungan.

1920 – 1929: Unilever dibentuk

Pada akhir tahun 1920-an, Jurgens memiliki pabrik margarin di Skotlandia, Irlandia, serta Inggris, dan Lord Leverhulme mengendalikan 60% dari hasil produksi sabun Inggris.

Tetapi, selama dekade tersebut, pasar margarin menderita penurunan permintaan karena mentega menjadi lebih terjangkau.

Sebelum meninggal pada tahun 1925, pendiri Lever Brothers, Lord Leverhulme membangun portofolio perusahaan pribadi yang menyertakan beberapa kesepakatan dengan produksi dari estate yang baru diakuisisinya di Kepulauan Barat Skotlandia. Banyak dari perusahaan ini, termasuk Mac Fisheries Ltd, pada akhirnya akan dibeli oleh Lever Brothers.

Di akhir dekade ini, aliansi mencapai kesimpulan akhir, dan sejarah resmi Unilever dimulai. Pertama, Jurgens dan Van den Bergh bergabung dan mendirikan Margarine Unie. Lalu, dua tahun kemi, dalam salah satu merger terbesar di masanya, Margarine Unie bergabung dengan Lever Brothers dan menciptakan Unilever.

1920

Lever Brothers mengambil alih Niger Company, yang di kemudian hari menjadi bagian dari United Africa Company.

1922

Lever Brothers membeli Wall’s, perusahaan sosis terkenal yang mulai memproduksi es krim di musim panas saat permintaan atas sosis turun.

1923

Runtuhnya ekonomi Jerman menciptakan kondisi perdagangan yang lebih sulit bagi Jurgens dan Van den Bergh.

1925

Lever Brothers membeli British Oil & Cake Mills, salah satu pesaing besarnya dan produsen New Pin Soap.

1926

Lever Brothers meluncurkan Kampanye Tangan Bersih. Sebagai bagian dari kebijakan kesehatannya, perusahaan ini memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang kotoran dan kuman dan mendorong mereka untuk mencuci tangan sebelum sarapan, sebelum makan malam, dan setelah sekolah.’

1927

Jurgens dan Van den Bergh, yang sudah bergabung dengan dua perusahaan Eropa, Centra dan Schicht, bersatu untuk menciptakan Margarine Unie, Serikat Margarin. Serikat ini dengan cepat mendapatkan para anggota baru, sehingga menciptakan kelompok perusahaan Eropa yang besar yang terlibat dalam produksi hampir semua barang yang dibuat dari minyak dan lemak.

Planters Ltd, perusahaan milik Lever Brothers, meluncurkan margarin yang diperkaya vitamin – Viking.

1928

Margarine Unie mengakuisisi kelompok Calvé-Delft Perancis-Belanda yang memiliki pabrik di Belanda, Perancis, Belgia, dan Cekoslowakia. Tahun berikutnya, Serikat ini juga mengakuisisi firma Hartog’s.

1929

Pada tanggal 2 September, Lever Brothers dan Margarine Unie menandatangani kesepakatan untuk mendirikan Unilever. Perusahaan-perusahaan ini pada awalnya bertujuan untuk menegosiasikan pengaturan agar tidak saling mengganggu kepentingan utama masing-masing terhadap produksi sabun dan margarin, tetapi pada akhirnya memutuskan untuk melakukan peleburan.

1930 – 1939: Mengatasi tantangan

Tahun 1930-an adalah dekade yang sulit, dekade ini diawali dengan Depresi Besar dan diakhiri dengan perang dunia yang baru.

Kondisi ini membuat kebutuhan rasionalisasi perusahaan yang baru merger ini menjadi jauh lebih mendesak. Jadi, di Inggris, Unilever mengurangi 50 perusahaan produksi sabunnya untuk berkonsentrasi pada merek yang lebih sedikit, sementara pemerintah di benua Eropa melindungi produksi mentega lokal melalui pajak, cukai, dan pembatasan produksi. Pada akhirnya, ini membuat pabrik margarin dan lemak yang bisa dimakan milik Unilever berkurang dari sepuluh menjadi lima.

Namun, walaupun ada resesi, perusahaan terus berkembang: sebagian melalui pengembangan produk baru di pasar yang telah mapan, dan sebagian dengan mengakuisisi perusahaan untuk membawanya ke kategori yang sedang populer, seperti makanan beku dan cepat saji.

Baca juga artikel:

Mengapa 1 Minggu = 7 Hari

Mengapa 1 Minggu = 7 Hari

Mengapa 1 Minggu = 7 Hari

Mengapa 1 Minggu = 7 Hari
Mengapa 1 Minggu = 7 Hari

 

Ada suatu waktu dalam sejarah awal manusia

ketika hari-hari tidak diberi nama! Alasannya sangat sederhana. Manusia tidak menemukan minggu.
Pada waktu itu, satu-satunya pembagian waktu adalah bulan, dan ada terlalu banyak hari dalam satu bulan untuk diberi nama sendiri-sendiri. Tetapi ketika manusia mulai membangun kota-kota, mereka ingin mempunyai hari istimewa untuk berdagang, suatu hari pasar.

Kadang-kadang hari-hari pasar ini ditetapkan setiap hari kesepuluh

kadang-kadang setiap hari ketujuh atau setiap hari kelima orang-orang Babilonia memutuskan hari pasar harus jatuh pada hari ketujuh. Pada hari ini mereka tidak bekerja, tetapi bertemu untuk berdagang dan mengadakan upacara-upacara keagamaan.
Bangsa Yahudi mengikuti contoh mereka, tetapi mengkhususkan hari ketujuh untuk keperluaan keagamaan. Dengan demikian hari minggu pun muncul. Hari itu adalah hari antara hari-hari pasar. Bangsa Yahudi menberi nama untuk masing-masing hari dari ketujuh hari itu, tetapi sebenarnya itu adalah hitungan setelah hari Sabat (yaitu hari Sabtu). Misalnya, hari Rabu dinamakan hari keempat (empat hari setelah hari Sabtu).

Ketika Bangsa Mesir menggunakan minggu yang terdiri dari tujuh hari

mereka menamakan hari-hari itu menurut nama kelima planet, matahari dan bulan. Bangsa Romawi menggunakan nama-nama Mesir untuk hari-hari mereka dalam seminggu: hari Matahari, hari Bulan, hari planet Mars, hari planet Merkurius, hari planet Yupiter, hari planet Venus, dan hari planet Saturnus.
Kita memperoleh nama-nama hari bukan dari Bangsa Romawi tetapi dari Bangasa Anglo-Saxon, yang menamai sebagian besar dari hari-hari menurut nama dewa-dewa mereka, yang kurang lebih sama dengan dewa-dewa Bangsa Romawi.
  • Hari Matahari menjadi ‘Sunnandaeg’, atau Sunday (Minggu).
  • Hari Bulan dinamakan ‘Monandaeg’, atau Monday (Senin).
  • Hari Mars menjadi hari Tiw,yaitu dewa perang mereka. Ini menjadi ‘Tiwesdaeg’, atau Tuesday (Selasa).
  • Bukannya nama Merkurius, nama Dewa Woden diberikan menjadi Wednesday (Rabu).
  • Hari Romawi Yupiter, dewa guntur, menjadi hari guntur Dewa Thor, dan ini menjadi Thursday (Kamis).
  • Hari berikutnya dinamakan Frigg, istri Dewa Odin, dan oleh karena itu kita mempunyai Friday (Jumat).
  • Hari Saturnus menjadi ‘Saeterbsdaeg’, terjemahan dari bahasa Romawi, dan kemudian menjadi Saturday (Sabtu).
Satu hari, biasanya dihitung sebagai jarak antara terbitnya matahari dan terbenamnya matahari. Bangasa Romawi menghitungnya dari tengah malam sampai tengah malam, dan kebanyakan bangsa-bangsa modern menggunakan metode ini.

Baca Juga : 

WAWANCARA

WAWANCARA

WAWANCARA

 

WAWANCARA

Pengertian Wawancara:

Wawancara adalah proses dialog antara orang yang mencari informasi dengan orang yang memberi informasi. Pemberi informasi biasanya adalah seorang pakar (ahli) yang menjadi spesialis dalam satu bidang tertentu atau yang dianggap mengenal dan mengetahui suatu masalah secara baik.

Petunjuk Cara Menyusun Pertanyaan Wawancara:

a. Pertanyaan-pertanyaan yang disusun untuk memperoleh informasi dan data yang diperlukan sesuai dengan tujuan wawancara yang ditentukan.
b. Pertanyaan tidak terlalu panjang. Setiap pertanyaan hendaknya hanya menanyakan satu hal.
c. Kalimat pertanyaan disusun singkat dan jelas.
d. Pertanyaan-pertanyaan yang disusun hendaknya didiskusikan dengan banyak pihak, terutama dengan orang yang lebih memahami persoalan-persoalan yang hendak ditanyakan.
 

Proses Pelaksanaan Wawancara:

a. Pendahuluan:
Membuat janji dengan narasumber dan memberitahukan tujuan, materi yang akan ditanyakan serta tempat dan waktu pelaksanaannya.
b. Pembukuaan:
Awali dengan pembicaraan ringan serta sikap yang penuh bersahabat dan ramah. Pewawancara tidak langsung membawa narasumber kepada pokok persoalan.
c. Tahap Inti:
Mengajukan pertanyaan secara sistematis, singkat, dan jelas. Tabel Periodik Jumlah pertanyaan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Lakukan pencatatan dan perekaman selama wawancara.
d. Penutup:
Mengucapkan terima kasih untuk mengakhiri wawancara, agar wawancara terkesan baik dan menyenangkan.

Jenis Wawancara Berdasarkan Metode Pelaksanaan:

a. Wawancara serta merta, dilakukan secara spontan dan dilakukan seperti percakapan sehari-hari.
b. Wawancara dengan petunjuk umum, dilakukan dengan membuat kerangka atau materi pokok yang akan ditanyakan.
c. Wawancara dengan panduan teks pertanyaan, dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan berdasarkan susunan pertanyaan yang telah dirumuskan sebelumnya.
 

Jenis Wawancara Berdasarkan Teknik Pelaksanaan:

a. Wawancara bebas, pertanyaannya tidak dirumuskan lebih dahulu (serta merta).
b. Wawancara terpimpin, pertanyaannya ditentukan atau dirumuskan lebih dahulu.
c. Wawancara terbuka, pertanyaan yang mengarah pada jawaban tanpa batasan atau tidak terikat.
d. Wawancara terbuka, pertanyaan yang terbatas atau terikat.
e. Wawancara individual, wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan seorang responden.
f. Wawancara kelompok, wawancara yang dilakukan terhadap sekolompok orang dalam waktu yang bersamaan.
g. Komperensi, wawancara yang dilakukan oleh sekolompok orang terhadap satu responden atau wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara kepada beberapa responden.

Penulisan Laporan Hasil Wawancara:

a. Memerhatikan kaidah baku yang berlaku dalam laporan ilmiah.
b. Tidak melakukan interpretasi yang terlalu jauh atas hasil wawancara.
c. Pilihlah data atau keterangan yang penting dan relevan dengan masalah-masalah yang telah dirumuskan.
d. Memelihara kerahasiaan dan menjaga nama baik narasumber.

Format Susunan Laporan Hasil Wawancara:

BAB I PENDAHULUAN:
         A. Latar Belakang
         B. Tujuan
BAB II ISI LAPORAN:
         A. Pelaksanaan
              1. Pewawancara
              2. Narasumber
              3. Topik atau tema wawancara
              4. Waktu dan tempat pelaksanaan wawancara
         B. Transkip Hasil Wanwancara
         C. Analisis Hasil Wawancara
BAB III PENUTUP:
         A. Simpulan
         B. Saran

Folklor

Folklor

Folklor

Folklor
Folklor

Folklor adalah tradisi lisan dari suatu masyarakat yang tersebar atau diwariskan secara turun temurun. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Folklor adalah adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun, tetapi tidak dibukukan.

Ciri-ciri folklor:

  •     Folkor diciptakan, disebarkan, dan diwariskan secara lisan (dari mulut ke mulut) dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  •     Folklor bersifat tradisional, tersebar di wilayah (daerah tertentu) dalam bentuk relatif tetap, disebarkan diantara kelompok tertentu dalam waktu yang cukup lama(paling sedikit 2 generasi).
  •     Folklor menjadi milik bersama dari kelompok tertentu, karena pencipta pertamanya sudah tidak diketahui sehingga setiap anggota kolektif yang bersangkutan merasa memilikinya (tidak diketahui penciptanya)
  •     Folklor mempunyai kegunaan dalam kehidupan bersama. Diantaranya sebagai alat pendidik, pelipur lara, protes sosial, dan proyeksi keinginan yang terpendam.

Folklor terdiri atas banyak versi

  •     Mengandung pesan moral
  •     Mempunyai bentuk/berpola
  •     Bersifat pralogis
  •     Lugu, polos

Menurut Jan Harold Brunvard, ahli folklor dari Amerika Serikat, folklor dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok besar berdasarkan tipenya, yaitu:

Folklor Lisan

Merupakan folkor yang bentuknya murni lisan, yaitu diciptakan, disebarluaskan, dan diwariskan secara lisan.

Folkor jenis ini terlihat pada:

(a) Bahasa rakyat adalah bahasa yang dijadikan sebagai alat komunikasi diantara rakyat dalam suatu masyarakat atau bahasa yang dijadikan sebagai sarana pergaulan dalam hidup sehari-hari. Seperti: logat,dialek, kosa kata bahasanya, julukan.

(b) Ungkapan tradisional adalah kelimat pendek yang disarikan dari pengalaman yang panjang. Peribahasa biasanya mengandung kebenaran dan kebijaksanaan. Seperti, peribahasa, pepatah.

(c) Pertanyaan tradisional (teka-teki)

Menurut Alan Dundes, teka-teki adalah ungkapan lisan tradisional yang mengandung satu atau lebih unsur pelukisan, dan jawabannya harus diterka.

(d) Puisi rakyat adalah kesusastraan rakyat yang sudah memiliki bentuk tertentu. Fungsinya sebagai alat kendali sosial, untuk hiburan, untuk memulai suatu permainan, mengganggu orang lain. Seperti: pantun, syair, sajak.

(e) Cerita prosa rakyat, merupakan suatu cerita yang disampaikan secara turun temurun (dari mulut ke mulut) di dalam masyarakat.Seperti: mite, legenda, dongeng.

(f) Nyanyian rakyat, adalah sebuah tradisi lisan dari suatu masyarakat yang diungkapkan melalui nyanyian atau tembang-tembang tradisional. Berfungsi rekreatif, yaitu mengusir kebosanan hidup sehari-hari maupun untuk menghindari dari kesukaran hidup sehingga dapat manjadi semacam pelipur lara. Seperti: lagu-lagu dari berbagai daerah.

Folklor Sebagian Lisan

Merupakan folklor yang bentuknya merupakan campuran unsur lisan dan bukan lisan. Folklor ini dikenal juga sebagai fakta sosial. Yang termasuk dalam folklor sebagian lisan, adalah:

(a) Kepercayaan rakyat (takhyul), kepercayaan ini sering dianggap tidak berdasarkan logika karena tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, menyangkut kepercayaan dan praktek (kebiasaan). Diwariskan melalui media tutur kata.

(b) Permainan rakyat, disebarkan melalui tradisi lisan dan banyak disebarkan tanpa bantuan orang dewasa. Contoh: congkak, teplak, galasin, bekel, main tali,dsb.

(c) Teater rakyat

(d) Tari Rakyat

(e) Pesta Rakyat

(f) Upacara Adat yang berkembang di masyarakat didasarkan oleh adanya keyakinan agama ataupun kepercayaan masyarakat setempat. Upacara adat biasanya dilakukan sebagai ungkapan rasa terima kasih pada kekuatan-kekuatan yang dianggap memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada mereka.

Folklor Bukan Lisan

Merupakan folklor yang bentuknya bukan lisan tetapi cara pembuatannya diajarkan secara lisan. Biasanya meninggalkan bentuk materiil(artefak). Yang termasuk dalam folklor bukan lisan:

(a) Arsitektur rakyat (prasasti, bangunan-banguna suci)

Arsitektur merupakan sebuah seni atau ilmu merancang bangunan.

(b) Kerajinan tangan rakyat

Awalnya dibuat hanya sekedar untuk mengisi waktu senggang dan untuk kebutuhan rumah tangga.

(c) Pakaian/perhiasan tradisional yang khas dari masing-masing daerah

(d) Obat-obatan tradisional (kunyit dan jahe sebagai obat masuk angin)

(e) Masakan dan minuman tradisional

Baca juga artikel:

Misteri Hilangnya C-119 di Segitiga Bermuda

Misteri Hilangnya C-119 di Segitiga Bermuda

Misteri Hilangnya C-119 di Segitiga Bermuda

Misteri Hilangnya C-119 di Segitiga Bermuda
Misteri Hilangnya C-119 di Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda atau kadang-kadang disebut juga Segitiga Setan merupakan sebuah wilayah yang letaknya berada di lautan Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.

Hilangnya C-119

Misteri ajaib yang lainnya adalah lenyapnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, saati itu pukul 7.47 saat lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat yang memiliki 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.

Sebenarnya pesawat ini hampir menyelesaikan perjalanannya

Kejadian ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sebenarnya memang tak ada yang mencurigakan sama sekali dalam hal ini. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai ke tujuan.

“Melalui kontak radio terakhir tak ada sama sekali indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,” begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Sangat besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) sehingga berubah ke lain arah,” tambahnya.

Langsung saja seketika itu tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119

Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama juga seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tidak ada sama sekali satupun serpihan pesawat ataupun tubuh manusia dapat ditemukan.

“Sungguh sangat aneh dan misterius. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan bisa begitu saja hilang tanpa meninggalkan jejak,” demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.

Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan besar pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk.

Bisa saja karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Jika memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya. Begitu pula halnya jika pesawat mengalami gangguan kerusakan, harusnya pilot dapat melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca ketika itu dalam keadaan baik-baik saja. Dalam arti langit cerah berawan, ombak pun hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.

Setelah kejadian itu analisis selanjutnya memang telah mengembang kemana-mana. Namun tetap saja tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun menghilang begitu saja sampai akhirnya pada tahun 1973 diterbitkan artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib penuh misteri tersebut.

Pada artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV yang bernama James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan saat itu tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang telah dirahasiakan.

Baca juga artikel:

Kapan Tubuh Ketahuan Tertular Flu?

Kapan Tubuh Ketahuan Tertular Flu?

Kapan Tubuh Ketahuan Tertular Flu?

Kapan Tubuh Ketahuan Tertular Flu?
Kapan Tubuh Ketahuan Tertular Flu?

 

Virus influenza yang menyebabkan flu memiliki periode inkubasi

saat sudah masuk ke dalam tubuh seseorang. Kapan tubuh ketahuan tertular flu? Para ahli setuju orang dewasa yang terkena flu atau pilek bisa menular 1 hari sebelum mulai timbul gejala. Selama masa inkubasi ini, virus akan masuk ke dalam sel-sel sehat dan mengganggu kelangsungan hidup sel sehat dari dalam. Saat sel mulai terinfeksi, biasanya belum menunjukkan gejala apapun.

Baru ketika virus sudah menyebar ke seluruh tubuh maka setiap air liur atau bersin yang dikeluarkan orang flu akan mengandung virus tersebut. Karena itulah virus flu sangat mudah menyebar melalui cairan tubuh.

 

Saat virus sudah menyebar ke seluruh tubuh akan timbul gejala seperti sakit tenggorokan

badan terasa tidak enak dan pusing. Namun jika belum timbul gejala, sangat sedikit kemungkinannya menularkan ke orang lain.

Jika seseorang sudah terkena flu, maka periode menularnya ke orang lain bisa berlangsung 5-7 hari. Sedangkan bagi anak-anak, masa menularnya bisa berlangsung hingga dua minggu.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Rabu (31/3/2010) pada umumnya masa inkubasi virus flu pada seseorang akan berlangsung selama 2 hari. Namun pada beberapa kasus ada juga yang berlangsung sekitar 1-4 hari. Karena itu periode dari masa inkubasi virus flu ini sangat pendek.

 

Saat sedang flu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengonsumsi banyak cairan

seperti air putih, jus, sup atau cairan lain serta istirahat yang cukup. Hal ini sangat penting untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi dan menjaga kondisi agar tidak semakin memburuk.

Vaksinasi flu tahunan adalah salah satu cara untuk membangun perlindungan terhadap serangan virus flu. Meskipun vaksinasi ini tidak dapat memberikan perlindungan hingga 100 persen, tapi bisa mencegah kondisi agar tidak memburuk.

Pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan diri, menutup hidung dan mulut saat bersin, mengonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung vitamin serta konsumsi air yang cukup.

Baca Juga : 

Sejarah Istana Siak Sri Indrapura

Sejarah Istana Siak Sri Indrapura

Sejarah Istana Siak Sri Indrapura

Sejarah Istana Siak Sri Indrapura
Sejarah Istana Siak Sri Indrapura

Pada masa Sultan ke-11 yaitu Sultan Assayaidis Syarief Hasyim Abdul Jalil Syaifuddin yang memerintah pada tahun 1889-1908, dibangunlah istana yang megah terletak di kota Siak dan istana ini diberi nama Istana Asseraiyah Hasyimiah yang dibangun pada tahun 1889. Pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim ini Siak mengalami kemajuan terutama dibidang ekonomi. Dan masa itu pula beliau berkesempatan melawat ke Eropa yaitu Jerman dan Belanda. Setelah wafat, beliau digantikan oleh putranya yang masih kecil dan sedang bersekolah di Batavia yaitu Tengku Sulung Syarif Kasim dan baru pada tahun 1915 beliau ditabalkan sebagai Sultan Siak ke-12 dengan gelar Assayaidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin dan terakhir terkenal dengan nama Sultan Syarif Kasim Tsani (Sultan Syarif Kasim II).

Bersamaan dengan diproklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia

beliau pun mengibarkan bendera merah putih di Istana Siak dan tak lama kemudian beliau berangkat ke Jawa menemui Bung Karno dan menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia sambil menyerahkan Mahkota Kerajaan serta uang sebesar Sepuluh Ribu Gulden. Dan sejak itu beliau meninggalkan Siak dan bermukim di Jakarta.

Baru pada tahun 1960 kembali ke Siak dan mangkat di Rumbai pada tahun 1968

Beliau tidak meninggalkan keturunan baik dari Permaisuri Pertama Tengku Agung maupun dari Permaisuri Kedua Tengku Maharatu. Pada tahun 1997 Sultan Syarif Kasim II mendapat gelar Kehormatan Kepahlawanan sebagai seorang Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Makam Sultan Syarif Kasim II terletak ditengah Kota Siak Sri Indrapura tepatnya disamping Mesjid Sultan yaitu Mesjid Syahabuddin.

Diawal Pemerintahan Republik Indonesia, Kabupaten Siak ini merupakan Wilayah Kewedanan Siak di bawah Kabupaten Bengkalis yang kemudian berubah status menjadi Kecamatan Siak. Barulah pada tahun 1999 berubah menjadi Kabupaten Siak dengan ibukotanya Siak Sri Indrapura berdasarkan UU No. 53 Tahun 1999.

Sementara itu Istana Siak ini pernah direnovasi karena ada perkiraan terjadi penurunan pondasinya. Pelaksana proyek perbaikan ini dilakukan oleh Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Siak, bekerja sama dengan tenaga-tenaga ahli konstruksi dari ITB Bandung. Prosesnya sudah mulai berjalan sejak awal 2004-hingga tahun 2005.

Pengkajian dan renovasi Istana Siak diarahkan untuk tetap mempertahankan kondisi asli dari Istana Siak

Ini dilakukan untuk melihat retak-retak di beberapa bagian dinding lantai dua, kondisi istana akan tetap dipertahankan bentuk aslinya, sehingga pengunjung yang datang tetap bisa menikmati istana siak dengan kondisi seperti yang asli.

Istana Siak ini mendapat penjagaan yang cukup intensive dari petugas. Dibeberapa sudut ruangan sudah terpasang kamera sisi teve untuk mengawasi pengunjung yang datang. Sebanyak 30 petugas bergantian selama 24 jam untuk mengamannkan istana.

Nah Sobat, sudah selayaknya warisan budaya ini dicintai oleh negeri. Istana Mutiara Timur ini merupakan aset negara yang tidak ternilai yang harus tetap mendapat perhatian baik pemerintah maupun masyarakatnya.

Baca juga artikel:

Mengenal Tentang Hiu Paus (Whale Shark)

Mengenal Tentang Hiu Paus (Whale Shark)

Mengenal Tentang Hiu Paus (Whale Shark)

Mengenal Tentang Hiu Paus (Whale Shark)
Mengenal Tentang Hiu Paus (Whale Shark)

Ikan Hiu Paus (Whale Shark atau Rhincodon Typus)

adalah hiuterbesar di dunia dan merupakan spesies ikan terbesar, saat ini! Para peneliti mengungkapkan, ikan hiu pemakan plankton ini panjangnya bisa mencapai 20 meter. Namun, siapa sangka ukuran sebesar itu bisa jadi salah pengukuran. Hasil observasi peneliti dari Universitas Queensland, ukuran hiu paus sebenarnya bisa lebih besar lagi.

Meskipun besar, hiu paus (Whale Shark)

bukanlah pemangsa seperti halnya hiu basking. Mereka adalah hiu yang bergerak lambat, yang hanya memakan ‘phytoplankton’ atau binatang yang sangat kecil, yang hidup di laut.

Hewan ini adalah filter feeder, makan plankton dan krill, menyaring air melalui filter pada insang yang besar (ada 5 di setiap sisi). Mereka bisa mengumpulkan mikro-organisme yang cukup untuk pangan. Mereka juga makan beberapa ikan kecil dan cumi-cumi.

Ikan hiu paus bukanlah ikan paus

Walaupun dari keluarga hiu, tetapi hewan ini berbeda dari hiu.  Hiu ini adalah satu-satunya anggota dari genusnya Rhincodon dan familinya, Rhincodontidae (disebut Rhinodontes sebelum tahun 1984), yang masuk kedalam subkelasElasmobranchii pada kelas Chondrichthyes.

Hiu paus ini dapat hidup dengan panjang hingga 41 kaki dan berat hingga 15 tons!. Hiu paus ini sama seperti hiu lainnya, dapat di temukan di sekitar laut khatulistiwa (samudra tropis) dan perairan yang hangat; Species yang berasal dari kehidupan 60 juta tahun yang lalu ini, mampu hidup hingga 70 tahun lamanya.

Dia memiliki mulut

yang sangat besar di depan, Di dalam mulut ikan Hiu Paus ada semacam balin atau saringan. Jadi yang kena organ itu tubuhnya akan terbelah dan tersayat.Kepalanya berbentuk persegi besar dan berwarna khas. Mata kecil, dengan insang yang besar, dan terdapat enam tonjolan  di sepanjang punggung mereka, juga terdapat titik-titik putih pucat merata ddisepanjang tubuhnya, dengan perut berwarna putih.

 

Baca Artikel Lainnya:

Sejarah Asal Usul Kota Surabaya

Sejarah Asal Usul Kota Surabaya

Sejarah Asal Usul Kota Surabaya

Sejarah Asal Usul Kota Surabaya
Sejarah Asal Usul Kota Surabaya

Sobat, setiap daerah pastinya memiliki cerita sejarah yang unik dan menarik untuk disimak. Misalnya saja dari segi penamaan seperti Kota Surabaya. Nama Surabaya tentu tidak serta merta hadir begitu saja. Ada cerita sejarah yang menyertai pemberian nama tersebut. Berikut ini akan dibahas tentang Sejarah Asal Usul Kota Surabaya. Read now guys…

Sejarah Kota Surabaya

Ternyata nama Surabaya berasal dari legenda yang menceritakan tentang perkelahian antara Ikan Hiu Sura dan Buaya. Keduanya digambarkan sebagai hewan yang kuat, cerdik, tangkas dan rakus. Setiap kali terjadi pertengkaran, maka keduanya selalu berakhir imbang. Keduanya tidak pernah menang, atau pun kalah. Karena hasil imbang tersebut akhirnya Ikan Hiu Sura dan Buaya mengadakan kesepakatan.

Keduanya mengaku bosan dengan pertengkaran yang mereka lakukan dan berniat membagi wilayah mereka menjadi dua wilayah kekuasaan. Dimana si Ikan Sura menguasai lautan, sementara Buaya menguasai daratan. Hal ini pun sepakati oleh keduanya. Berikut ini digambarkan bagaimana percakapan antara Ikan Sura dan Buaya saat itu.

Percakapan Antara Ikan Hiu Suran dan Buaya

Ikan Sura berkata, “Hai Buaya aku jemu dan bosan, bila terus menerus bertengkar!”. “Aku juga bosan,” kata Buaya. Lalu apa yang kita kerjakan, agar kita berhenti bertengkar? Tanya Buanya.

“ Aku berkuasa sepenuhnya dalam air dan akan mencari mangsa dalam air saja. Sedangkan kamu berkuasa di daratan, sehingga yang menjadi mangsamu, yaitu ada di daratan. Agar tidak menimbulkan sengketa, maka batas antara air dan daratan harus kita tentukan, yakni tempat yang dilalui air laut pada saat pasang surut,”

Ternyata cara ini berhasil membuat kedua hewan ini berhenti bertengkar. Keduanya sepakat untuk menjaga serta menghormati daerah masing-masing. Akan tetapi Si Ikan Sura ternyata secara diam-diam mengingkari kesepakatan tersebut. Sura secara diam-diam mencari mangsa di sungai dan pada suatu hari dipergoki oleh buaya.

Melihat tindakan tersebut membuat Buaya murka. Namun Si Sura tidak merasa bersalah dan tetap meyakini bahwa sungai merupakan daerah kekuasaannya.

“Hai Sura mengapa kamu berani memasuki sungai yang sudah menjadi daerah kekuasaan kami?” Berarti kamu telah melanggar perjanjian yang sudah kita sepakati berdua.” Kata Buaya berang.

Namun kemarahan tersebut tak membuat ikan Sura merasa bersalah, bahkan dia santai-santai saja. “Mengapa aku dibilang melanggar kesepakatan? Bukankah sungai ini berair, padahal kamu sudah bilang, bahwa aku termasuk penguasa di air, oleh karena itu termasuk juga daerah kekuasaanku,” kata ikan Hiu Sura

“Sungai itu kan ada di darat, padahal daerah kekuasaanmu kan di laut, sehingga sungai tetap daerah kekuasannku,” kata Buaya lagi.

” Aku tidak pernah bilang sama kamu, bahwa aku hanya berkuasa di air laut, tetapi air sungai juga. ” jawab Sura.

“Hai Sura kukira aku bodoh, sehingga kamu bikin seenaknya saja. Kau memang sengaja memulai berontak lagi. Aku tidak bodoh sebagaimana anggapanmu, “ kata Buaya.

Buaya saat itu benar-benar marah. Sementara Sura tenang-tenang saja dan terus mempertahankan pendapatnya karena aku pada posisi yang benar. Keduanya cek-cok mulut dan akhirnya berakhir dengan perkelahian. Buaya dengan marah mengatakan,” Siapa di antara kita yang punya kekuatan terhebat, maka dialah yang berhak sebagai penguasa tunggal.

Kedua hewan ini mengalami pertengkaran hebat dan sungai tempat mereka bertengkar menjadi merah karena darah dari kedunya. Buaya tergigit ikan Hiu Sura di pangkal ekornya sebelah kanan, sehingga ekornya terpaksa membelok ke kiri. Demikian pula ekornya ikan Sura juga tergigit hampir putus. Pada pertengkaran ini ikan Sura harus mneyerah dan kembali ke lautan. Dengan demikian Buaya berhasil mempertahankan wilayah kekuasaannya.

Cerita tersebut ternyata melegenda dan dipercaya sebagai asal asul Kota Surabaya

Akan tetapi sebagian orang juga berpendapat bahwa Surabaya berasal dari kata Sura dan Baya. Sura berarti Jaya atau selamat, Baya artinya Bahaya, sehingga Surabaya artinya selamat menghadapi bahaya.

Bahaya ini dimaksudkan untuk serangan tentara Tar-Tar yang berniat menghukum raja Jawa, Jayakatwang. Padahal seharusnya yang mendapat hukuman seharusnya  Kartanegara, berhubung Kartanegara sudah terbunuh sampai tewas, sehingga Jayakatwang yang diserbu oleh tentara Tar-Tar.

Saat itu pasukan Tar-tar merampas harta benda serta membawa gadis-gadis desa untuk di bawa ke Tiongkok. Ternyata Raden Wijaya tidak terima dengan perlakuan tersebut, dan mengadakan serangan tentara Tar-Tar di pelabuhan Ujung Galuh. Pada akhirnya mereka kembali ke Tiongkok dan peristiwa kemenangan Raden Wijaya tersebut, ditetapkan sebagai hari jadi Kota Surabaya.

Baca juga artikel: