Jamur Cocok Untuk Diet

Jamur Cocok Untuk Diet

Jamur Cocok Untuk Diet

 

Jamur Cocok Untuk Diet

 

Pengertian Jamur

Rasa yang nikmat serta mudah cara pengolahannya membuat jamur semakin diminati. Tidak hanya itu, jamur memiliki beberapa kandungan yang memberikan manfaat bagi kesehatan.

 

Menurut penelitian :

jamur memiliki kandungan gizi yang cukup baik. Berbagai jenis jamur rata-rata memiliki kandungan protein sebesar 19-35 persen. Sedikitnya terdapat 9 jenis asam amino esensial dari 20 asam amino yang dikenal.

 

Jamur juga mengandung berbagai vitamin di antaranya :

vitamin B1 dan B2. Serta, berbagai jenis asam mineral dan serat sebesar 7,4-24,6 persen. Jamur memang sangat baik untuk pencernaan. Kandungan kalori jamur juga cukup rendah sehingga sangat cocok bagi mereka yang ingin diet.

Di antara berbagai jenis jamur, jamur tiram memiliki nilai nutrisi yang sangat bagus. Sebab, jamur tiram mengandung protein tinggi serta kaya vitamin dan mineral. Juga, rendah karbohidrat, lemak, dan kalori. Jamur juga sangat bagus untuk liver, pasien, atau penderita diabetes.

 

kesimpulannya adalah :

Jamur tiram juga kaya serat, Dengan demikian, jamur cocok untuk menurunkan berat badan dan membantu proses pencernaan. Cara pengolahan kamur tiram pun lebih mudah daripada jamur pangan yang lain.


Baca Juga :

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi atlet

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi atlet

            Setiap orang yang mengikuti pembinaan olehraga sasarannya adalah mencapai prestasi yang maksimal, untuk mencapai sasaran tersebut didukung oleh berbagai hal misalnya sarana dan prasarana. Manusia atau atlit yang telah berprestasi dalam suatu cabang olahraga akan menghadapi masalah yang komplek (Mochamad Sajoto, 1988), misalnya bagaimana mempertahankan prestasi yang sudah dicapai, bahkan bias bersifat angkuh, sombong dan lain-lainnya.

            Kejadian diatas diharapkan dapat diredam oleh pelatih, sehingga tidak berdampak kepada hal-hal yang lebih fatal. Pelatih hendaknya bias berperan sebagai teman, guru, orang tua dalam mendekati atlit yang mengalami kekecewaan atau masalah setelah mengikuti pertandingan atau dalam kehidupan sehari-hari (Harsono, 1988).

Menurut soeharno ( 1985 : 2 ), factor penentu olahraga ada factor indogen atau atlet itu sendiri yang meliputi:

  1. Kesehatn fisik dan mental yang baik
  2. Bentuk tubuh, poporsi tubuh sesui dengan olahraga yang diikutinya
  3. Kondisi fiik dan kemmpuan fisik yang baik
  4. Penguasaan teknik yang sempurna
  5. Menguasai masalah-maslah taktik
  6. Memiliki aspek kejiwan dn kepribadian yang baik
  7. Memiliki kematangan juara yang mantap

Hampir senada dengan yang diungkapkan oleh Anwar Pasau dalam Sajoto (1988 : 3 ), bahwa factor internal meliputi :

  1. Aspek biologis terdiri atas :
  2. Potensi atau kemampuan dasar tubuh, seperti : kekuatan, kecepatan, kelincahan dan koordinasi, power, daya tahan otot, daya kerja jantung dan paru-paru, kelentukan, keseimbangan, ketepatan, kesehatan
  3. Fungsi organ-organ tubuh, seperti : daya kerja jantung, peredaran darah, daya kerja paru-paru, system pernafasan, daya kerja pernapasan,dan daya kerja panca indra.
  4. Postur tubuh, seprti : ukuran tinggi dan panjang tubuh, ukuran besar, lebar, berat tubuh, somato-type tubuh
  5. Gozi, seperti ;jumlah makanan yang cukup, nilai makanan yang memenuhi kebutuhan, variasi makanan yang bermacam-macam
  6. Aspek-aspek psikologis terdiri atas :
  7. Intelektual, ditentukan oleh pendidikan, pengalaman,dan bakat
  8. Motivasi
  • Dari diri atlet ( internl )

Perasaan harga diri, kebanggaan, kinginan berpestasi, percaya diri, perasaan sehat, dll

  • Dari luar atlet ( eksternal )

Penghargaan, pujia, hadiah( material, uang ), kedudukan, dll

sumber :

https://radiomarconi.com/

  Tujuan Olahraga Prestasi

  Tujuan Olahraga Prestasi

  Tujuan Olahraga Prestasi

  Tujuan Olahraga Prestasi

         Olahraga memiliki tujuan tertentu, tergantung kepada jenis olahraga yang akan diikuti. Diantaranya Olahraga prestasi, Olahraga pendidikan, Olahraga kesehatan dan kebugaran, Olahraga rekreasi, Olahraga rehabilitasi, dan Olahraga Tradisional.

            Tujuan Olahraga Menurut UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan

  1. Promotif (Peningkatan)
  2. Preventif (Pencegahan)
  3. Kuratif (Pengobatan)
  4. Rehabilitatif (Pemulihan)

         Olahraga Prestasi yaitu Olahraga yang dilakukan dengan tujuan untuk meraih prestasi pada suatu cabang olahraga. Contoh: Olahraga yang diperlombakan seperti tinju, sepakbola, basket, volley, dan lain sebagainya.

  1. Manfaat Olahraga

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. Selain untuk kesehatan, olahraga berguna bagi kehidupan sosial anak nantinya. Berikut adalah manfaat yang didapat anak dari berolahraga yang dirangkum dari Gal Time:

  1. Untuk Kesehatan dan Kebugaran

Para peneliti di Centers for Disease Control mengkonfirmasi kemungkinan obesitas di kalangan anak-anak Amerika, yang bisa memicu penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan lain sebagainya. Olahraga secara teratur merupakan salah satu cara terbaik untuk memerangi obesitas pada anak-anak dan juga menjaga kesehatan serta kebugaran mereka.

  1. Meningkatkan Kemampuan Akademis

Menurut para peneliti di Michigan State University Institute, anak yang berolahraga tampil lebih baik di sekolah daripada mereka yang tidak. Partisipasi dalam olahraga mengajarkan anak-anak untuk fokus pada tugas dan mengelola waktu mereka secara efektif.

  1. Mendorong Sportivitas

Anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga bisa mengasah keterampilan sportivitas mereka dengan baik. Berjabat tangan dengan kompetisi, tidak peduli apa hasil dari suatu pertandingan, mampu menerima kekalahan dan berusaha melakukan yang terbaik bagi dirinya dan tim secara keseluruhan.

  1. Mudah Bersosialisasi

Olahraga bisa jadi cara untuk membangun jaringan sosial instan untuk anak. Kerjasama sebagai satu tim atau bertemu rival lainnya akan membuat jaringan pertemanannya semakin meluas.

  1. Membangun Harga Diri

Anak-anak akan mengembangkan harga diri melalui prestasi. Olahraga memberi kesempatan anak untuk belajar, mencapai sesuatu, dan merasa nyaman terhadap diri mereka sendiri. Dukungan dari orangtua dan pelatih akan mendorong perbaikan kinerja mereka ke arah yang positif sehingga menumbuhkan pencitraan diri yang baik.

  1. Mengajarkan Kerjasama

Anak-anak akan mengenal segala macam pelajaran sosial yang sangat berharga melalui olahraga. Menjadi bagian dari kelompok dan belajar untuk melakukan yang terbaik bagi tim secara keseluruhan adalah salah satu manfaat yang paling berharga dari olahraga bagi anak.

  1. Bekerja Berdasarkan Tujuan

Membawa pulang piala juara, memenangkan turnamen, adalah tujuan akhir olahraga bagi anak. Olahraga memberi pengalaman berharga dalam memecahkan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Anak diajarkan untuk menjalani suatu proses dan perlu kerja keras sebelum mendapatkan sesuatu.

  1. Pembinaan Ketekunan

Olahraga mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah walau menghadapi cidera, kekecewaan, dan kekalahan. Mereka belajar untuk mengatasi kekalahan dengan tenang dan bekerja lebih giat lagi untuk kepentingan putaran berikutnya dengan penuh ketekunan.

sumber :

https://9apps.id/

Prinsip-prinsip dasar lembaga pertanian

Prinsip-prinsip dasar lembaga pertanian


Lembaga di pedesaan lahir untuk memenuhi kebutuhan sosial masyarakatnya. Sifatnya tidak linier, namun cenderung merupakan kebutuhan individu anggotanya, berupa : kebutuhan fisik, kebutuhan rasa aman, kebutuhan hubungan sosial, pengakuan, dan pengembangan pengakuan. Manfaat utama lembaga adalah mewadahi kebutuhan salah satu sisi kehidupan sosial masyarakat, dan sebagai kontrol sosial, sehingga setiap orang dapat mengatur perilakunya menurut kehendak masyarakat (Elizabeth dan Darwis, 2003).
Prinsip-prinsip yang harus dipenuhi oleh suatu kelembagaan petani agar tetap eksis dan berkelanjutan adalah :
a. Prinsip otonomi (spesifik lokal).
Pengertian prinsip otonomi disini dapat dibagi kedalam dua bentuk yaitu :
1. Otonomi individu.
Pada tingkat rendah, makna dari prinsip otonomi adalah mengacu pada individu sebagai perwujudan dari hasrat untuk bebas yang melekat pada diri manusia sebagai salah satu anugerah paling berharga dari sang pencipta (Basri, 2005). Kebebasan inilah yang memungkinkan individu-individu menjadi otonom sehingga mereka dapat mengaktualisasikan segala potensi terbaik yang ada di dalam dirinya secara optimal. Individu-individu yang otonom ini selanjutnya akan membentuk komunitas yuang otonom, dan akhirnya bangsa yang mandiri serta unggul (Syahyuti, 2007).
2. Otonomi desa (spesifik lokal).
Pengembangan kelembagaan di pedesaan disesuaikan dengan potensi desa itu sendiri (spesifik lokal). Pedesaan di Indonesia, disamping bervariasi dalam kemajemukan sistem, nilai, dan budaya; juga memiliki latar belakang sejarah yang cukup panjang dan beragam pula. Kelembagaan, termasuk organisasi, dan perangkat-perangkat aturan dan hukum memerlukan penyesuaian sehingga peluang bagi setiap warga masyarakat untuk bertindak sebagai subjek dalam pembangunan yang berintikan gerakan dapat tumbuh di semua bidang kehidupannya. Disamping itu, harus juga memperhatikann elemen-elemen tatanan
Yang hidup di desa, baik yang berupa elemen lunak (soft element) seperti manusia dengan sistem nilai, kelembagaan, dan teknostrukturnya, maupun yang berupa elemen keras (hard element) seperti lingkungan alam dan sumberdayanya, merupakan identitas dinamis yang senantias menyesuaikan diri atau tumbuh dan berkembang (Syahyuti, 2007).
b. Prinsip pemberdayaan.
Pemberdayaan mengupayakan bagaiamana individu, kelompok, atau komunitas berusaha mengontrol kehidupan mereka sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai dengan keinginan mereka. Inti utama pemberdayaan adalah tercapainya kemandirian (Payne, 1997).
Pemberdayaan berarti mempersiapkan masyarakat desa untuk untuk memperkuat diri dan kelompok mereka dalam berbagai hal, mulai dari soal kelembagaan, kepemimpinan, sosial ekonomi, dan politik dengan menggunakan basis kebudayaan mereka sendiri (Taylor dan Mckenzie, 1992).
Pada proses pemberdayaan, ada dua prinsip dasar yang harus dipedomani (Saptana, dkk, 2003) yaitu :

sumber :
https://apartemenjogja.id/battle-bros-apk/

 Latar belakang kehidupan  Sayid

 Latar belakang kehidupan  Sayid M. Naquib Al-Attas

Prof. DR. Syed Muhammad Naquib Al-Attas, lahir di Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 5 September 1931.Ia adalah adik kandung dari Prof. DR. Hussein Al-Attas, seorang ilmuan dan pakar sosiologi di Universitas Malaya, Kuala Lumpur Malaysia. Ayahnya bernama Syed Ali  bin Abdullah Al-Attas, sedangkan ibunya bernama Syarifah Raguan Al-Idrus, keturunan kerabat raja-raja Sunda Sukapura, Jawa Barat. Ayahnya berasal dari Arab yang silsilahnya merupakan keturunan ulama dan ahli tasauf yang terkenal dari kalangan sayid.

Riwayat pendidikan Prof. DR. Syed Muhammad Naquib Al-Attas (selanjutnya disebut Al-Attas) sejak ia masih kecil berusia 5 tahun, ketika ia berada di Johor Baru, tinggal bersama dan dibawah didikan saudara ayahnya Encik Ahmad, kemudian dengan ibu Azizah hingga perang dunia ke dua meletus. Pada tahun 1936-1941, ia belajar di Ngee Neng English Premary School di Johor Baru. Pada zaman Jepang ia kembali ke Jawa Barat selama 4 tahun. Ia belajar bahasa Arab dan agama Islam. Setelah  empat tahun ia kembali ke Malaysia. Di negeri jiran ini Syed M. Naquib Al-Attas masuk dan bersentuhan dengan pendidikan modern, English College di Johor Baru dan selanjutnya masuk dinas militer, dan karena prestasinya yang cemerlang ia berkesempatan mengikuti pendidikan militer di Easton Hall, Chester, Inggris, tahun 1952-1955. Namun Naquib lebih tertarik pada dunia akademik disbanding militer, sehingga ia keluar dari  dinas militer dengan pangkat terakhir Letnan.

Karier akademiknya setelah keluar dari militer adalah :

–          Masuk University of Malay, Singapura, 1957 – 1959.

–          Melanjutkan studi di Mc Gill University, Kanada, untuk kajian keislaman (Islamic Studies) sampai memperoleh gelar Master tahun 1963.

–          Menempuh program Doktor pada School of Oriental and African Studies, Universitas London, dengan menekuni bidang teologi dan metafisika, dan menulis disertasi berjudul The Mysticism of Hamzah Fansuri, tahun 1962.

–          Menjadi dosen dan diangkat sebagai Ketua Jurusan Sastra Melayu di University of Malay.

–          Sebagai salah satu pendiri Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) pada tahun 1970.

–          Pada tahun 1972 diangkat sebagai Guru Besar dan sebagai Dekan Fakultas Satra Kebudayaan Melayu tahun 1975.

–          Ketika didirikan The Internasional Institut of Islamic Thaught and Civilization (ISTAC) pada tanggal 4 Oktober 1991, beliau ditunjuk sebagai direkturnya.

–          Terakhir ia diserahi untuk memimpin Institut Internasional Pemikiran dan Olah Raga Malaysia, lembaga otonom pada Universitas Antar Bangsa, Malaysia.

sumber :
https://situsiphone.com/seva-mobil-bekas/

Pengertian Nusyuz

Pengertian Nusyuz

Secara bahasa kata nusyuz berasal dari kata dasar nasyz yang berarti tempat yang tinggi. Sedangkan menurut istilah, nusyuz adalah pelanggaran yang dilakukan oleh seorang istri terhadap kewajibannya yang ditetapkan oleh Allah SWT. agar taat kepada suami. Sehingga seolah-olah istri menempatkan dirinya lebih tinggi dari pada suami.[1]

Menurut Ibnu Katsir, nusyuz artinya menantang. Istri yang nusyuz adalah istri yang menantang suaminya, tidak melaksanakan perintahnya, berpaling dari suami dan membuatnya marah.[2]

Menurut Hussein bahreisj, nusyuz adalah suatu sikap membangkang atau durhaka dari isteri kepada suaminya atau terjadi penyelewengan yang tidak dibenarkan oleh suami terhadap isterinya.

Menurut Slamet Abidin dan Amunudin, nusyuz adalah durhaka, artinya kedurhakaan yang dilakukan istri terhadap suaminya. Kedurhakaan disini adalah ketika seorang istri menentang  permintaan suami tanpa alasan yang dapat diterima hukum syara’. Misalnya :

  1. Suami telah menyediakan rumah yang sesuai dengan keadaan suami, tetapi istri tidak mau pindah ke rumah tersebut, atau istri meninggalkan rumah tanpa ijin dari suami.
  2. Apabila istri bepergian tanpa disertai suami atau mahramnya, walaupun perjalan itu wajib, seperti pergi haji, maka perbuatan tersebut terhitung haram.[3]
  3. Penolakan istri ketika suami mengajak berjima’ tanpa adanya alasan yang syar’i.
  4. Memasukkan orang yang tidak disukai suaminya kedalam rumah.
  1.  Hukum An-Nusyuz

Nusyuz hukumnya haram. Allah telah menetapkan hukuman bagi wanita yang melakukan nusyuz jika ia tidak mempan dinasehati. Hukuman tidak akan diberikan kecuali karena adanya pelanggaran terhadap hal-hal yang diharamkan, atau karena meninggalkan perbuatan yang wajib dilakukan.[4] Allah berfirman dalam QS. An-Nisa’: 34

Artinya: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”.

Dalam menafsirkan ayat ini, Imam Qurthubi berkata, “ketahuilah bahwa Allah tidak memerintahkan untuk memukul seseorang jika ia melanggar kewajibannya, kecuali dalam kasus nusyuz ini dan kasus hudud yang tergolong besar. Allah menyamakan pembangkangan para istri dengan maksiat dosa besar lainnya. Dalam pelaksanaan hukumannyapun, suami sendiri yang melaksanakannya, bukan penguasa. Bahkan Allah menetapkan hal itu tanpa proses pengadilan, tanpa saksi atau bukti, sebab dalam hal ini Allah betul-betul percaya kepada para suami dalam menangani istri-istrinya.

Para ulama berbeda pendapat soal hukuman dalam ayat di atas, apakah diberikan berdasarkan urutan atau tidak. Latar belakangnya karena mereka berbeda pendapat dalam memahami huruf waw ‘athof. Yakni apakah huruf itu menunjukkan penggabungan secara mutlak sehingga suami cukup memberikan satu saja dari hukuman-hukuman itu kepada istrinya dan/atau menerapkan keduanya, atau apakah huruf itu menunjukkan adanya urutan.

https://goodluckdimsum.com/soccer-revolution-apk/

 Perspektif Ekonomi  Politik   

 Perspektif Ekonomi  Politik   

          Metode pendekatan ekonomi politik dapat diaplikasikan kepada berbagai disiplin ilmu yang suplementif dan komplementatif, juga terhadap prisma lainnya dari studi ini dalam berbagai aspek, seperti misalnya: public policies yang berorientasi kepada parameter cost and benefit, yang disebabkan adanya kebijakan-kebijakan tertentu, atau juga adanya struktur tertentu daripada pembuat kebijakan keputusan Studi Ekonomi Politik yang hirau terhadap the economics public policy sebagaimana yang dideskripsikan Robert Gilpin (1987): “Siapa yang diuntungkan, siapa yag dirugikan dan bagaimana pula prosesnya.”[35]

            Sebagaimana Martin Staniland menyebutkan, bagaimana politik menentukan aspek-aspek ekonomi dan bagaimana institusi-institusi ekonomi menentukan proses-proses politik. Kedua bidang (Ekonomi Politik) dimaksud, secara explanatory dan normative sesungguhnya saling komplementasi, tergantung pada keperluan mana ia ditempatkan. Ia berhubungan satu dengan yang lainnya dalam upaya menjelaskan bagaimana hubungan antara bidang ekonomi dan bidang politik berproses serta dapat berkaitan melalui pengaruh yang bersifat timbal balik. Misalnya pada filsafat dasar kausalitas; mana yang sebab dan mana yang akibat. Sisi yang paling dominan akan ditentukan oleh situasi dan kondisi yang berlaku, bisa saja proses politik lebih dominan dibanding aspek-aspek ekonomi, atau sebaliknya.

            Studi hubungan internasional kontemporer mengakui keterkaitan mutlak antara politik dan ekonomi. Di samping itu, diakui pula bahwa perilaku internasional bertolak dari politik domestik, dorongan ekonomi domestik, dan tujuan internasional dari elit ekonomi dominan di negara yang bersangkutan. Itu sebabnya sejak satu dasawarsa lalu para ahli mulai menelaah konsep ekonomi politik global sebagai sebagai salah satu unsur hubungan internasional yang fundamentalis.[36]

sumber :

Terancamnya kesehatan wanita akibat pembalut yang tidak berkualitas

Terancamnya kesehatan wanita akibat pembalut yang tidak berkualitas

Setiap wanita menggunakan 15.000 lembar pembalut seumur hidupnya, artinya setiap wanita beresiko terkontaminasi 15.000 kali zat Dioxin yang terdapat pada pembalut biasa yang menggunakan bahan daur ulang.

Dari hasil penelitian, bahan zat Dioxin dan serat Sintesis yang ada di pembalut wanita dan produk yang mirip lainnya, beresiko tinggi terhadap kesehatan wanita, termasuk resiko terhadap yang berhubungan dengan Cervical Cancer, Endometriosis, Infertility, Ovarian Cancer, Breast cancer, Immune system deficiencies, pelvic inflammatory disease, toxic shock syndrome dan lainnya.

Di dunia, setiap 2 menit seorang wanita meninggal akibat kanker serviks.
Di Indonesia, setiap 1 jam (Ferlay J et al. Globocan 2002.IARC 2004). Sementara ketidaktahuan para wanita akan ancaman kanker serviks juga turut membantu banyaknya wanita yang meninggal akibat penyakit ini.

Terdapat sebanyak 107 bakteri per milimeter persegi ditemukan diatas pembalut wanita biasa, kondisi inilah yang membuat pembalut biasa menjadi sumber sarang pertumbuhan bakteri merugikan, meski pembalut biasa hanya dipakai selama 2 jam saja. Bayangkan banyaknya bakteri pada permukaan seluas pembalut, apalagi jika dipakai lebih dari 2 jam, seorang wanita dewasa terjangkit infeksi vagina. Rata-rata setiap wanita memerlukan sedikitnya 3 – 6 hari dalam sebulan untuk perawatan infeksi vagina.
Jika seorang wanita mulai terjangkit infeksi vagina sejak usia 20 tahun, sedikitnya dibutuhkan 6 tahun dalam hidupnya hanya untuk proses pengobatan dan perawatan infeksi vagina.

Hampir semua wanita tidak pernah tahu tentang pembalut yang biasa mereka beli dan pakai selama ini. Dan mereka tidak pernah curiga dan tidak pernah mencoba merobek atau mengamati bahan pembalut yang biasa mereka pakai. Banyak wanita suka membeli pembalut biasa yang ada dipasaran hanya memikirkan harga murah dan cukup enak dipakai, tanpa mengetahui sedikitpun resiko kesehatan dari pemakaian pembalut atau pantyliner biasa.

Cara Pengecekan Pembalut Kurang Berkualitas. Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang kurang berkualitas dan banyak mengandung pemutih.

  1. Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti di dalamnya.
  2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.
  3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut dan celupkan ke dalam air tersebut, aduk
    dengan sumpit.
  4. Lihat perubahan warna air.
  5. Lihat apakah produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp.
  6. Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan bagian
    intim organ kewanitaan selalu mengalami banyak masalah, seperti keputihan, gatal-gatal,
    iritasi, dll. Juga pemicu terjadinya kanker serviks / rahim.

sumber ;

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/

Biografi Al-Farabi

Biografi Al-Farabi

       Al-farabi adalah ilmuan dan filosof Islam ia juga dikenal dengan nama Abu Nasir Al-farabi dalam beberapa sumber ia dikenal sebagai Abu Nasr Muhammad Bin Muhammad Ibn Tarkhan Ibn Uzalah Al-farabi, ia juga dikenal didunia Barat sebagai Alphaarabius, Al-farabi, farabi dan Abu Nasr terlahir di daerah farab, kaazakhstan tahun 257 H/870 M.[1]

       Al-farabi berpakaian rapi sejak kecil. Ayahnya seorang obsir tentara turki keturunan Persia, sedangkan ibunya berdarah turki asli. Sejak dini ia digambarkan memiliki kecerdasan istimewa dan bakat besar untuk menguasai hampir setiap subjek yang dipelajari. Pada masa awal pendidikannya ini, al-farabi belajar al-Qur’an, tata bahasa kesustraan, ilmu-ilmu agama (fiqh, tafsir, dan ilmu hadist), dan aritmatika dasar.

       Al-farabi mudah mempelajari ilmu-ilmu islam dan musik di bukhara, dan tinggal di Kazakhstan sampai umur 50. Ia pergi ke Baghdad untuk menuntut ilmu disana selama 20 tahun. Setelah kurang lebih 10 tahun tinggal di Baghdad, yaitu kira-kira pada tahun 920 M, al-farabi kemudian menggembara dikota Harran yang terletak di Utara Sria, dimana saat itu Harran merupakan pusat kebudayaan Yunani di Asia kecil. Ia kemudian belajar Filsafat dari Filusuf kristen terkenal yang bernama Yuhana Bin Jilat. Tahun 940 M, al-farabi melanjutkan pengembaraannya ke Damaskus dan bertemu dengan Syaf Al-Daula Al-Hamdanid, kepala daerah (distrik) Aleppo, yang dikenal sebagai simapatisan para Imam Syi’ah. Kemudian Al-farabi wafat di Damaskus pada usia 80 tahun (rajab 339 H/Desember 950 M) pada masa pemerintahan khalifah Al-Muthi’ (masih dinasti Abbasiyah).[2]

       Al-farabi adalah seorang komentator filsafat Yunani yang ulung di dunia Islam. Meskipun kemungkinan besar ia tidak bisa berbahasa yunani, ia mengenal para filusuf Yunani: Plato, Aristoteles dan Plotinus dengan baik. Kontribusinya terletak di berbagai bidang seperti Matematika, Filosofi, pengobatan, bahkan musik. Al-farabi telah menulis berbagai buku tentang sosiologi dan sebuah buku penting dalam bidang musik, kitab Al-Musiqa. Selain itu, ia juga dapat memainkan dan telah menciptakan berbagai alt musik.

sumber :

Fungsi APBN jika ditinjau dari kebijakan fisikal

Fungsi APBN jika ditinjau dari kebijakan fisikal

  • Fungsi otorisasi, mengandung arti bahwa anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan. Dengan demikian, pembelanjaan atau pendapatan dapat dipertanggungjawabkan kepada.
  • Fungsi perencanaan, mengandung arti bahwa anggaran negara dapat menjadi pedoman bagi negara untuk merencanakan kegiatan pada tahun tersebut. Bila suatu pembelanjaan telah direncanakan sebelumnya, maka negara dapat membuat rencana-rencana untuk medukung pembelanjaan tersebut. Misalnya, telah direncanakan dan dianggarkan akan membangun proyek pembangunan jalan dengan nilai sekian miliar. Maka, pemerintah dapat mengambil tindakan untuk mempersiapkan proyek tersebut agar bisa berjalan dengan lancar.
  • Fungsi pengawasan, berarti anggaran negara harus menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian akan mudah bagi rakyat untuk menilai apakah tindakan pemerintah menggunakan uang negara untuk keperluan tertentu itu dibenarkan atau tidak.
  • Fungsi alokasi, berarti bahwa anggaran negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya serta meningkatkan efesiensi dan efektivitas perekonomian. APBN dapat digunakan untuk mengatur alokasi dana dari seluruh pendapatan negara kepada pos-pos belanja untuk pengadaan barang-barang dan jasa-jasa publik, serta pembiayaan pembangunan lainnya.
  • Fungsi distribusi, berarti bahwa kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Bertujuan untuk menciptakan pemerataan atau mengurangi kesenjangan antar wilayah, kelas sosial, maupun sektoral. APBN selain digunakan untuk kepentingan umum yaitu untuk pembangunan dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, juga disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk subsidi, beasiswa, dan dana pensiun. Subsidi, beasiswa, dana pensiun merupakan bentuk dari transfer payment. Transfer payment adalah pengalihan pembiayaan dari satu sektor ke sektor lainnya.
  • Fungsi stabilisasi, memiliki makna bahwa anggaran pemerintah menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian. APBN merupakan salah satu instrumen bagi pengendalian stabilitas perekonomian negara di bidang fisikal. Misalnya jika terjadi ketidakseimbangan yang sangat ekstrim maka pemerintah dapat melakukan instervesi melalui anggaran untuk mengembalikan pada keadaan normal.

sumber :

https://galleta.co.id/haunted-hotel-apk/