pengertian mazhab hanafi

PENGERTIAN MADZHAB

Madzhab adalah istilah dari bahasa Arab, yang berarti jalan yang dilalui dan dilewati, sesuatu yang menjadi tujuan seseorang baik konkrit maupun abstrak. Sesuatu dikatakan mazhab bagi seseorang jika cara atau jalan tersebut menjadi ciri khasnya. Menurut para ulama dan ahli agama Islam, yang dinamakan mazhab adalah metode (manhaj) yang dibentuk setelah melalui pemikiran dan penelitian, kemudian orang yang menjalaninya menjadikannya sebagai pedoman yang jelas batasan-batasannya, bagian-bagiannya, dibangun di atas prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah.
Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu’. Ini adalah pengertian mazhab secara umum, bukan suatu mazhab khusus.[1]

C. SEBAB MUNCULNYA MADZHAB

Penyebab munculnya madzhab yaitu :
1. Telah meninggalnya Rasulullah SAW dan banyak perbedaan argumentasi mengenai penyelesaian masalah-masalah baru.
2. Meluasnya daerah kekuasaan Islam, mencakup wilayah-wilayah di Semenanjung Arab, Irak, Mesir, Syam, Persia, dan lain-lain.
3. Pergaulan bangsa Muslimin dengan bangsa yang ditaklukkannya, mereka berbaur dengan budaya, adat-istiadat, serta tradisi bangsa tersebut.
4. Akibat jauhnya Negara-negara yang ditaklukkan dari pemerintahan Islam, membuat para Gubernur, Qadi (hakim) dan para Ulama harus melakukan ijtihad guna memberikan jawaban terhadap permasalahan dan masalah-masalah baru yang dihadapi.

D. SEJARAH SINGKAT EMPAT MADZHAB
1. Imam Hanafi
Imam Hanafi adalah seorang imam yang agung, yang memiliki nama lengkap Abu Hanifah An-Nu’man Bin Tsabit Bin Zuutha At-Taimiy Al-Kufiy. Beliau lahir di kota Kuffah pada tahun 80H/699M dan beliau wafat di Baghdad pada tahun 150H/767M. Beliau di gelari Abu Hanifah (suci dan lurus) karena kesungguhannya dalam beribadah sejak kecil. Gelar ini merupakan berkah do’a dari doa Ali bin Abi Thalib yang mendoakan bahwa kelak keturunan Tsabit akan menjadi orang yang utama di zamanya. Terbukti dengan lahirnya Imam Hanafi. Beliau memperdalam ilmunya dalam belajar Al-Qur’an, aktif mempelajari ilmu fiqh, dan mempelajari hadits. Imam Hanafi dikenal sangat dalam ilmunya, ahli zuhud, sangat tawadhu dan sangat teguh memegang ajaran agama. Beliau tidak tertarik akan jabatan rezmi kenegaraan. Imam Hanafi meinggal saat umur 70 tahun yang bertepatan dengan lahirnya Imam Syafi’i. Dan dimakamkan dipemakaman Khirza. Didirikanlah sekolah yang diberi nama Jami’ Abu Hanifah.

Pos-pos Terbaru

hubungan tasawuf dengan ilmu jiwa

Hubungan Psikologi dan Tasawuf

Psikologi agama mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan pengaruh keyakinan terhadap agama yang dianutnya dalam penelaahan kajian empiris. Dalam hubungan ini, ternyata agama terbukti mempunyai peranan penting dalam perawatan jiwa. Oleh karenanya metode yang digunakan dalam penelitian Ilmu Jiwa agama tidak berbeda dengan metode ilmiyah yang dipakai oleh cabang-cabang Ilmu Jiwa agama.
Ketika seseorang dalam prilaku kehidupan keberagamaannya baik dan sesuai dengan ketentuan nilai-nilai Ilahiyah, maka ada kemungkinan dalam tingkat spiritual keagamaannya tinggi. Inilah hasil dari implementasi dan aplikasi ke-tasawufannya. Dalam hal ini kejiwaan seseorang berpengaruh besar dalam kehidupan spiritual dan tingkah laku dalam pergaulannya. Berarti antara kesufian dan psikologi agama sangat berkaitan. Dan bukan hal yang tidak mungkin para sufi adalah pakar ilmu jiwa sekaligus dokter jiwa. Hubungan ini tentunya dalam implementasi ilmu jiwa yang dimaksud adalah sentuhan-sentuhan rohani keislaman.

Para sufi menekankan unsur kejiwaan dalam konsepsi tentang manusia

yang mengarah dalam inti kehidupan manusia pada unsur spiritual atau kejiwaannya. Dalam pandangan sufi juga disebutkan, bahwa akhlak dan sifat seseorang bergantung pada jenis jiwa yang berkuasa atas dirinya. Jika yang berkuasa dalam tubuhnya adalah nafsunafsu hewani atau nabati, maka yang akan tampil dalam prilakunya adalah prilaku hewani atau nabati pula. Sebaliknya, jika yang berkuasa adalah nafsu insani, maka yang akan tampil dalam prilakunya adalah prilaku insani.
Memang harus diakui, jiwa manusia terkadang sakit. Dalam hal ini, seseorang tidak akan sehat jiwanya secara sempurna kalau tidak melakukan perjalanan menuju Allah dengan benar. Jiwa manusia juga membutuhkan prilaku (moral) yang luhur sebab kebahagiaan tidak akan dapat diraih tanpa akhlak yang luhur, juga tidak dapat memilikinya tanpa melakukan perjalanan menuju Allah. Dalam kaitan ini berarti sangat diperlukan latihan-latihan kejiwaan dalam bentuk riyadhoh dan mujahadah menuju spiritual yang maksimal.
Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan, bahwa seseorang yang dekat dengan Tuhannya maka dia akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman. Sehingga akan berpengaruh pada sikap dan tindaktanduknya dalam kehidupan. Prilaku kehidupan keagamaan seseorang itu dipengaruhi dari jiwanya yang mengarah pada kebaikan atau keburukan. Dengan demikian sangat jelaslah keterkaitan tasawuf dengan psikologi agama (Ilmu Jiwa Agama).[3]


Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

buku psikologi tasawuf

Pengertian Psikologi dan Tasawuf

a. Pengertian Psikologi

Kata “psikologi” berasal dari kata Yunani psyche dan logos. Psyche berarti nafas, karena itu hidup (dikaitkan atau dicirikan dengan nafas), asas yang menghidupkan dalam diri manusia serta makhluk hidup lainnya, sumber segala aktifitas hidup, jiwa atau ruh atau asas yang menghidupkan dalam keseluruhan alam semesta, ruh dunia. Sedangkan logos berarti kata atau bentuk yang menampakkan asas itu. Dalam teologi, logos berarti firman Tuhan. Jadi psikologi mulanya berarti kata atau bentuk yang mengungkapkan asas kehidupan, jiwa atau ruh.
Menurut Frank J. Bruno pengertian psikologi terbagi menjadi tiga artian, yang pertama psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai ruh. Yang kedua psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai kehidupan mental. Yang ketiga psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mengenai tingkah laku organisme.
Menurut Chaplin psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai tingkah laku manusia dan hewan, studi mengenai organisme dalam segala variasi dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan (sosial) yang merubah lingkungan.[1]
b. Pengertian Tasawuf
Istilah tasawuf berasal dari bahasa Arab dari kata ”tashowwafa– yatashowwafu-tashowwuf” mengandung makna (menjadi) berbulu yang banyak, yakni menjadi seorang sufi atau menyerupainya dengan ciri khas pakaiannya terbuat dari bulu domba/wol (suuf), walaupun pada prakteknya tidak semua ahli sufi pakaiannya menggunakan wol. Menurut sebagian pendapat menyatakan bahwa para sufi diberi nama sufi karena kesucian (shafa) hati mereka dan kebersihan tindakan mereka. Di sisi yang lain menyebutkan bahwa seseorang disebut sufi karena mereka berada dibaris terdepan (shaff) di hadapan Allah, melalui pengangkatan keinginan mereka kepada-Nya. Bahkan ada juga yang mengambil dari istilahash-hab al-Shuffah, yaitu para shahabat Nabi SAW yang tinggal di kamar/serambi-serambi masjid (mereka meninggalkan dunia dan rumah mereka untuk berkonsentrasi beribadah dan dekat dengan Rasulullah SAW).
Pada intinya tasawuf merupakan suatu usaha dan upaya dalam rangka mensucikan diri (tazkiyatunnafs) dengan cara menjauhkan dari pengaruh kehidupan dunia yang meyebabkan lalai dari Allah SWT untuk kemudian memusatkan perhatiannya hanya ditujukan kepada Allah SWT. Menurut Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi bahwa tasawuf adalah ilmu yang menerangkan tentang keadaan-keadaan jiwa (nafs) yang dengannya diketahui hal-ihwal kebaikan dan keburukan jiwa, cara membersihkannya dari (sifat-sifat) yang buruk dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji, cara melakukan suluk, jalan menuju Allah, dan meninggalkan (larangan-larangan) Allah menuju (perintahperintah) Allah SWT.[2]


Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/

Situasi harga

2.2.2                       Situasi harga

Situasi harga

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa tingkat harga jual akan menggerakkan perusahaan pada pencapaian laba optimal, ketidakakuratan informasi dapat mengakibatkan kesalahan dalam penetapan harga, apakah terlalu tinggi atau terlalu rendah. Penetapan harga yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan ketidakmampuan bersaing dengan produk / jasa yang sejenis di pasar. Sedangkan penetapan harga terlalu rendah dapat mengakibatkan minimnya laba yang dihasilkan atau kerugian. Secara umum penetapan harga jual untuk mengoptimalkan pertumbuhan perusahaan, serta menjaga kelangsungan hidup perusahaan.

2.2.2                       Situasi harga

Situasi tersebut terdiri dari tiga faktor yang merupakan ringkasan dari faktor-faktor yang mempengaruhi kebijaksanaan harga jual yaitu :

  1. Laba dan tujuan-tujuan lain

Faktor-faktor lain selain pasar dan biaya bisa dimasukkan dalam faktor ketiga ini.

  1. Situasi pasar : disini meliputi konsumen,sifat produk,sifat pasar dan sebagainya.
  2. Biaya produksi dan operasi

Yaitu biaya yang dikeluarkan untuk membuat barang (produk) dan biaya produk tersebut bisa sampai ketangan konsumen.

 

Pos-pos Terbaru

Penetapan harga untuk sasaran laba

Penetapan harga untuk sasaran labaPenetapan harga untuk sasaran laba

Ada sementara perusahaan mengungkapkan tujuan penetapan harga adalah mencapai tingkat hasil laba (rate of return) yang memuaskan. Akibatnya, sekalipun harga yang lain akan dapat menghasilkan tingkat laba yang yang besar dalam jangka panjang, perusahaan akan merasa memperoleh hasil yang konvensional dengan membandingkan suatu tingkatan investasi dan resiko tertentu. Penetapan harga seperti itu adalah penetapan harga saham (target pricing) untuk jangka pendek tanpa melihat atau mennperhitungkan sasaran jangka panjang.

  1. Penetapan harga untuk promosi

          Adakalanya satu perusahaan menetapkan harga khusus untuk mempromosikan penjualan semua produknya dan bukan untuk mendapatkan laba dari jenis produknya. Contohnya ialah penetapan harga pemuka (loss leader pricing) dengan memasang harga murah untuk suatu produk yang benar, dengan maksud untuk menarik sejumlah besar pembeli dan diharapkan mereka membeli pula produk-produk lainnya.Contoh lainnya adalah penetapan harga prestice yaitu menetapkan harga mahal untuk jenis produk tertentu dengan maksud meningkatkan citra mutu dari seluruh jajaran produknya.

Sumber :

http://www.unmermadiun.ac.id/sewulan/index.php/2020/07/situs-jasa-penulis-artikel/

 

Penetapan harga untuk merebut saham pasaran

Penetapan harga untuk merebut saham pasaranPenetapan harga untuk merebut saham pasaran

Perusahaan juga dapat memutuskan harga untuk memaksimalkan laba, makin banyak perusahaan beranggapan bahwa keuntungan jangka panjang akan meningkatkan dengan bertambahnya saham dipasaran.

  1. Penetapan harga untuk pendapatan nasional

Suatu perusahaan hendaknya menetapkan harga yang dapat memaksimalkan pendapatan dari hasil penjualan sekarang. Hal ini merupakan soal menentukan kombinasi harga atau kuantitas yang menghasilkan pendapatan penjualan terbesar. Perusahaan berminat untuk secara tepat dan cepat menghasilkan dana secara tunai, mungkin karena sedang harus mencari dana, atau karena menganggap masa depan kurang menentu sehingga tidak membenarkan pembinaan secara besar.

Sumber :

TukangKonten.Com : Jasa Penulis Artikel Berkualitas 100%

 

perkembangan islam pada masa kemerdek

PERGERAKAN UMAT ISLAM PASCA KEMERDEKAAN

Masa Revolusi fisik

Setelah Indonesia merdeka, keadaan di Indonesia belum sepenuhnya membaik, hal itu karena Belanda yang pernah menjajah Indonesia ingin menguasai indonesia kembali. Untuk itu Indonesia berusaha mengukuhkan pengakuan secara de facto dan de jure dari Internasional. Pada waktu itu salah satu tokoh islam Haji Agus Salim, yang kebetulan menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia melakukan diplomasi ke negara-negara Timur Tengah dan berhasil membawakan pengakuan dari tujuh negara yang antara lain : Mesir, Siria, Iran, Lebanon, Arab Saudi, Yaman, dan Afghanistan. Dengan adanya pengakuan de jure ini, maka dengan hal ini dapat mendorong Belanda untuk pergi dari Indonesia.[1]
Seminggu setelah kemerdekaan Soekarno mengusulkan pembentukan partai pembantu presiden dan partai tunggal yaitu PNI atau Partai Nasional Indonesia. Namun hal ini ditentang oleh para tokoh yang menginginkan kehidupan demokratis, khususnya Muhammad Syahrir, menurutnya pembentukan partai tersebut akan mengarah pada otoritarisme. Akhirnya keinginan beliau didukung oleh KNIP( Komite Nasional Indonesia Puat). Dari situlah Soekarno menyetujui keinginan tersebut. Untuk kemudian, mulailah diberlakukanya sistem parlementer, yang mana membuka kesempatan parpol untuk berpartisipasi di kancah legislatif.
Pada tanggal 3 November 1945 Wapres mengeluarkan maklumat tentang diperbolekanya mendirikan parpol. Dalam kesempatan ini, umat islam menyambutnya dengan mengadakan kongres pada tanggal 7-8 November, dan menghasilkan pendirian parpol yang dinamakan Masyumi. Umat islam, menyuarakan aspirasinya dengan partai Masyumi, dimana didalamnya terdapat beberapa organisasi yang terbentuk, seperti : NU, STII, PSII, dll. Masyumi pernah meraih suara mayoritas dari penyelanggaraan pemilu tahun 1946 dan 1951 didaerah jawa dan Yogyakarta. [2]
Partai masyumi tidak sepenuhnya berjalan mulus. Dikarenakan persoalan tertentu, ditahun 1947-1952 terdapat partai yang keluar dari masyumi, yaitu NU dan PSII. Puncaknya yaitu adanya keputusan dibubarkanya Masyumi oleh Presiden pada tahun 1960 dikarenakan tuduhan keterlibatan dalam pemberontakan PRRI pada tahun 1957-1958. Selain itu umat islam juga terlibat dalam menghadapi pasukan belanda, yaitu barisan Hizbullah dan Sabilillah.

Pos-pos Terbaru

peran syafruddin prawiranegara

BIOGRAFI SYAFRUDDIN PRAWIRANEGARA

Biografi Syafruddin Prawiranegara

Syaruddin Prawiranegara,atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang,28 Oktober 1911 – meninggal di Jakarta, 15 Febuari 1989 pada umur 77 tahun) adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga harus pernah menjabat sebagai presiden/ ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintah Indonesia di Yogyakarta jatuh pada tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948. Tokoh yang lahir di Anyer yang memiliki nama kecil “Kuding”, yang berasal dari kata Udin pada nama Syafruddin. Ia memiliki darah keturunan Sunda dan Minangkabau. Buyut dari pihak ayah,Sultan Alam Intan, masih memiliki keturunan raja Pagaruyung di Sumatra Barat, lalu dibuang ke Banten karena terlibat perang Padri. Lalu beliau menikah dengan putri bangsawan Banten yang melahirkan sebuah anak yang bernama R.Arsyad Prawira Atmadja. Syafruddin menempuh pendidikan ELS pada tahun 1925,dilanjutkan ke MULO di Madiun pada tahun 1928, dan AMS di Bandung pada tahun 1931. Pendidikan tingginya beliau mengambil di Rechtshooge Schoool (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta yang sekarang adalah (Universitas Indonesia) pada tahun 1939, dan berhasil neraih gelar Meester in de Rechten (saat ini setara dengan Magister Hukum). Sebelum kemerdekaan, Syafruddin pernah bekerja sebagai pegawai radio swasta (1940-1942), petugas pada Departeman Keuangan Belanda (1940-1942),serta sebagai departeman keuangan Jepang. Setelah kemerdekaan Indonesia beliau bertugas sebagai badan legislatif di Indonesia sebelum terbentuknya MPR dan DPR serta ikut menetapkan garis-garis besar haluan negara. Dan beliau diutus menjadi ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang diutus oleh Bung Karno dan Bung Hatta saat diasingkan ke pulau Bangka. Pak Syafruddin Prawiranegara pernah menjabat sebagai: Wakil Perdana Mentri pada tahun 1946,Mentri Keuangan pada tahun 1946, dan Mentri Kemakmuran pada tahun 1947.

B. Presiden Parawiranegara.
Pria kelahiran serang,28 Febuari 1911 mendapat sebutan presiden karena kuding (sebutan panggilan masa kecilnya) pernah menjabat pimpinan tertinggi PDRI atau Pemerintah Darurat Republik Indonesia yang terbentuk karena Agrasi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948. Serangan Belanda ke Yogyakarta yang pada saat itu sebagai Ibu Kota Negara Indonesia pada saat itu Soekarno dan Mohammad Hatta tertangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka. Sehingga membuat pemerintahan tidak berjalan dengan normal karena itulah dibentuklah DPRI yang dipimpin oleh Syafruddin dan dia juga orang yang di percaya oleh Soekarno dan Mohammmad Hatta. Walaupun enggan disebut sebagai presiden,kuding hanya ingin disebut sebagai ketua PDRI saja,seperti percakapan antara Kamil Koto dengan Syafruddin.
“Jadi, Pak Syaf adalah presiden yang menggantikan Bung Karno? “tanya Kamil Koto.
“Tidak persis begitu. Secara tugas memang iya, tapi saya lebih suka menyebutnya sebagai ketua PDRI, bukan Presiden PDRI” kata Syafruddin Prawiranegara, menjawab pertanyaan Kamil Koto. Syafruddin mendirikan PDRI bersama pejuang lainnya, seperti Teuku Hasan yang kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua PDRI,Lukman Hakim, Sulaiman Effendi, Mananti Sitompul, Indracahya, Kolonel Hidayat dan Muhammad Nasrun. Syafruddin bersama para tokoh lainnya, menjalankan PDRI selama 207 hari, demi mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan oleh Soekarno-Hatta. Selama menjabat dan bertugas di Sumatera Barat, istrinya Tengku Halimah Syehabuddin bekerja keras untuk menghidupi anak-anaknya dengan berjualan sukun goreng.
Saat bejualan sukun, anaknya ada protes dengan pekerjaan Ibunya Lily panggilan akrabnya “Kenapa kita tidak minta bantuan kepada Om Karno dan Om Hatta serta Om hengky (Sri Sultan Hamangku Buwono IX)” tanya Icah anak pertama Syafruddin. Dengan jawaban yang bijaksana Lily memberikan penjelasan dari protes Icah “Ayahmu sering mengatakan kepada ibu agar kita jangan bergantung kepada orang lain, Icah. Kalau tidak penting sekali jangan pernah meminjam uang, jangan pernah berutang,”. Icah menimpal jawaban Ibunya dengan mempertanyakan pekerjaan Ibunya sebagai penjual gorengan “tapi apa ibu tidak malu? Ayah orang hebat,keluarga ayah dan ibu juga orang-orang hebat”. Lalu dengan jiwa keibuannya Lily menjelaskan dengan kalimat yang membuat Icah mengerti “Iya,sayang. Ibu mengerti, tapi dengarkan ya, yang kita membuat malu adalah kalau kita melakukan hal-hal yang salah seperti mengambil milik hal orang lain yang bukan hak kita, atau mengambil uang negara. Itu seperti pencuri. Orang-rang tidak tahui akan tetapi allah tahu,” timpal lily.
Saat keluarga Kidung mencari nafkah untuk membiayai kehidupan keluarganya, Syafruddin tetap fokus menjalankan roda pemerintahan Republik Indonesia yang masih tetap eksis meskipun para pemimpin Indonesi tertangkap. Atas usaha Pemerintah Darurat, Belanda terpaksa berunding dengan Indonesia. Perjanjian Roem-Royen mengakhiri upaya Belanda, dan akhirnya Soekarno dan Hatta yang dikembalikan ke yogyakarta. pada tanggal 13 Juli 1949, setelah itu diadakan sidang antara PDRI dengan Soekarno dan Hatta serta sejumlah kedua mentri kabinet. Serah terima pengambilan mandat dari PDRI secara resmi terjadi pada tanggal 14 Juli 1949 di Jakarta. Denagan demikian, berakhirlah riwayat PDRI yang selama kurang lebih 8 bulan melanjutkan eksitensi Republik Indonesia sebagai negara bangsa yang sedang mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa.


Sumber: https://belantaraindonesia.org/

perbedaan etika moral dan norma

Problem Ukuran Moral

Hal-hal yang dijadikan ukuran sumber,standar,atau patokan bagi ukuran moral antara lain adalah hati nirani, adat istiadat,dan agama.
Sumber dan ukuran moral menurut ismail al-faruqi semata-mata di dasarkan pada kehendak tuhan baik yang teraktualisasi melalui wahyu, hukum, moral, maupun pola-pola hukum alam. Namun ketika kehendak tuhan tersebut hendak di aplikasikn dalam pemenuhan tugas etis manusia meka pemahaman terhadap kehendak dan keinginan tuhan tuhan tersebut sangat tergantung pada ketajaman dan kepekaan analisis atau pemahaman manusia. Adapun pemahaman terhadap kehendak ilahi itu bersifat dinamis. Ia juga bersifat terbuka bagi keberagaman kemungkinan bukti-bukti baru. Oleh karena itu gagasan tentang ukuran moral seperti ini akan terhindar dari jerat-jerat relativisme atau irasionalisme radikal.

6. Hakikat Nilai Baik-Buruk

Al-faruqi telah memberikan makna dan hakekat nilai baik-buruk dengan bentuk pemenuhan terhadap kehedak ilahi. Tidak melaksanakan kehendak ilahi berarti tidak baik atau buruk. Pemahaman seperti ini mungkin akan dikatakan sebagai bentuk gagasan yang teosentrik, berpusat pada tuhan. Segala sesuatu dikategorikan baik bila memiliki kesamaan dengan tuhan. Sebaliknya apa pun peristiwa atay kejadian akan dinilai tidak baik bila dalam perealisasiannya tidak sesuai denga kehendak dan pola-pola tuhan . pola pemahaman seperti ini juga sering dijadikan dasar argumentasi bahwa prinsip tauhid hanya akam menciptakan suatu tatanan sistem nilai yang bersifat otoriter atau teokratif. Orang yang memegang kekuasaan akan dengan mudah memaksakan kehendaknya yang diberikan tuhan kepadanya. Demikian pula seseorang yang memiliki otoritas keilmuan akan dengan mudah memaksakan pemahamannya kepada orang lain tanpa memperharikan hak-hak kemanusiaan mereka.

BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Makalah tentang Pemikiran Kalam Ulama Masa Kini ‘Ismail Al-Faruqi’ini dapat ditarik beberapa butir kesimpulan, antara lain:
1. Rumusan masalah 1. Ismail raji al-faruqi lahir di jaffa palestina pada 1 januari 1921. Paa tahun 1926-1936 bersekolah di colleges dan frères yang terletak di libanon. Kemudian pada tahun 1941 lulus dari American university of Beirut.
2. Rumusan masalah 2. Faruqi mewariskan tidak kurang dari 100 artikel dan 25 judul buku, yang mencakup berbagai persoalan; etika, seni, sosiologi, kebudayaan, metafisika, dan politik.
3. Rumusan masalah 3. Menurut Al-Faruqi pengetahuan modern menyebabkan adanya pertentangan wahyu dan akal dalam diri umat Islam, memisahkan pemikiran dari aksi serta adanya dualisme kultural dan religius. Karena diperlukan upaya Islamisasi ilmu pengetahuan dan upaya itu harus beranjak dari Tauhid.


Sumber: https://robinschone.com/

Karakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada Remaja

Karakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada RemajaKarakteristik Nilai, Pendidikan Moral dan Agama Pada Remaja

  1. Nilai

Nilai adalah keyakinan dan sikap mengenai bagaimana hal hal yang seharusnya. Selama  tiga dekade terakhir, remaja menunjukan kepedulian  yang meningkat untuk kesejahteraan pribadi dan penurunan pada kepedulian terhadap orang lain. Untuk mengatasi masalah ini beberapa sekolah mengadakan program Service Lerning, yaitu suatu bentuk pendidikan yang mempromosikan tanggung jawab sosial dan pelayanan kepada masyarakat, dalam kegiatan ini remaja terlibat dalam berbagai kegitan seperti memberikan les, membantu orang tua lanjut, bekerja di rumah sakit atau membantu membersihkan kota. Tujuan dari service lerning adalah menjadikan remaja untuk menjadi kurang egois atau bahkan tidak egois dan lebih termotivasi untuk membantu orang lain.

  1. Pendidikan Moral

  • Kurikulum Tersembunyi

Dalam pendidikan Moral, Dewey mengatakan bahwa ada satu kurikulum yang disebut kurikulum tersembunyi, yaitu istilah untuk menggambarkan keyakinan bahwa bahkan ketika sekolah tidak memiliki program khusus pendidikan moral, setiap sekolah memberikan pendidikan moral.

  • Pendidikan Karakter

Pendidikan moral juga mengandung pendidikan karakter, pendidikan karakter merupakan pendekatan pendidikan secara langsung yang melibatkan pengajaran terhadap siswa mengenai keterampilan moral dasar, yang bertujuan agar remaja tidak melakukan prilaku yang tidak bermoral dan prilaku yang berbahaya bagi dirinya sendiri juga orang lain.

  • Klasifikasi Nilai

Selain itu untuk memenuhi pendidikan moral remaja harus mampu mengklasifikasikan nilai, yakni mereka didorong untuk dapat menentukan mana nilai yang baik untuk dirinya juga untuk orang lain , mereka juga didorong untuk bia merumuskan nilai nilai mereka sendiri yang bisa berguna untuk masa depannya dan memahami nilai nilai orang lain.

 

Pos-pos Terbaru