ASEAN akan ciptakan regulasi bersama untuk OTT

ASEAN akan ciptakan regulasi bersama untuk OTT

ASEAN akan ciptakan regulasi bersama untuk OTT

Pertemuan ASEAN Telecommunication and Information Technology Ministers Meeting

(TELMIN) 2018 yang berlangsung di Ubud, Bali pada 3-6 Desember menyepakati sejumlah hal, salah satunya adalah bagaimana regional bersikap terhadap perusahaan over-the top (OTT).

“Kami akan menyambut baik platform untuk beroperasi di kawasan ini tapi, harus ada nilai tambah,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, saat jumpa pers bersama para menteri komunikasi ASEAN di Ubud, Bali, Kamis.

Penggunaan platform media sosial di kawasan Asia Tenggara menurut Rudiantara semakin signifikan, para pemimpin sepakat tidak ingin ASEAN hanya dijadikan pasar oleh penyedia platform.

Awal tahun depan, negara-negara anggota ASEAN akan membuat forum konsultasi

bersama untuk membahas kesepakatan dengan platform. Forum konsultasi ini akan terdiri dari sektor publik dan swasta yang mendukung pertubuhan layanan yang inovatif sekaligus menjaga privasi konsumen serta memastikan iklim kompetisi bisnis yang sehat.

Menurut Rudiantara, ASEAN akan lebih kuat jika bersatu, dibandingkan

harus menghadapinya masing-masing. Melalui kerja sama ini, kebijakan yang berlaku di sebuah negara diharapkan akan terjadi di negara anggota.

Contohnya, jika penyedia platform membayar pajak di Indonesia, semestinya perusahaan tersebut juga membayar pajak di negara ASEAN lainnya.

 

Baca Juga :