Prinsip Partisipatif dalam Good Governance

Prinsip Partisipatif dalam Good Governance

Prinsip Partisipatif dalam Good Governance

Prinsip Partisipatif dalam Good Governance

Prinsip Partisipatif dalam Good Governance
Dalam proses pembangunan di segala sektor, aparat negara acapkali mengambil kebijakan-kebijakan yang terwujud dalam pelbagai keputusan yang mengikat masyarakat umum dengan tujuan demi tercapainya tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. Keputusan-keputusan semacam itu tidak jarang dapat membuka kemungkinan dilanggarnya hak-hak asasi warga negara akibat adanya pendirian sementara pejabat yang tidak rasional atau adanya program-program yang tidak mempertimbangkan pendapat rakyat kecil. Bukan rahasia lagi bahwa di negara kita ini pertimbangan-pertimbangan ekonomis, stabilitas, dan security sering mengalahkan pertimbangan-pertimbangan mengenai aspirasi masyarakat dan hak asasi mereka sebagai warga negara. Pembangunan politis dalam banyak hal telah disubordinasi oleh pembangunan ekonomis maupun kebijakan-kebijakan pragmatis pejabat tertentu.

Partisipasi dibutuhkan dalam memperkuat demokrasi, meningkatkan kualitas dan efektivitas layanan publik, dalam mewujudkan kerangka yang cocok bagi partisipasi, perlu dipertimbangkan beberapa aspek, yaitu :
a. partisipasi melalui institusi konstitusional (referendum, voting) dan jaringan civil society (inisiatif asosiasi
b. partisipasi individu dalam proses pengambilan keputusan, civil society sebagai service provider
c. local kultur pemerintah (misalnya Neighborhood Service Department di USA, atau Better Management Transparent Budget di New Zealand)
d. faktor-faktor lainnya, seoerti transparansi, substansi proses terbuka dan konsentrasi pada kompetisi.

Partisipasi adalah prinsip bahwa setiap orang memiliki hak untuk terlibat dalam pengambilan keputusan di setiap kegiatan penyelenggaraan pemerintahan. Keterlibatan dalam pengambilan keputusan dapat dilakukan secara langsung atau secara tidak langsung.

Transparansi bermakna tersedianya informasi yang cukup, akurat dan tepat waktu tentang kebijakan publik, dan proses pembentukannya. Dengan ketersediaan informasi seperti ini masyarakat dapat ikut sekaligus mengawasi sehingga kebijakan publik yang muncul bisa memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat serta mencegah terjadinya kecurangan dan manipulasi yang hanya akan menguntungkan salah satu kelompok masyarakat saja secara tidak proporsional.

Pendapat yang mengatakan bahwa partisipasi dapat dilihat melalui keterlibatan anggota-anggota masyarakat di dalam Pemilu saja, jelas merupakan pendapat yang kurang lengkap. Masih banyak pola perilaku informal yang dapat dijadikan patokan dalam menilai tingkat partisipasi dalam suatu masyarakat. Jika orang bersedia menilai proses politik secara netral maka bentuk-bentuk perilaku massa berupa protes, aksi pamflet, ataupun pemogokan, sebenarnya juga termasuk partisipasi. Tindakan protes atau mogok, boleh jadi merupakan luapan dari tuntutan massa akibat saluran-saluran aspirasi yang sebelumnya ada telah berkembang. Protes yang disertai aksi-aksi kekerasan terkadang semata-mata disebabkan oleh keputusasaan, kegusaran, dan terpendamnya konflik internal.

Suatu kebijakan mungkin pada dasarnya bertujuan mulia karena jelas-jelas akan bermanfaat untuk kepentingan umum. Namun seiring dilaksanakannya kebijakan tersebut dalam sistem birokrasi yang berjenjang seringkali terjadi pergeseran dan penyimpangan arah kebijakan tadi.

Bagaimanapun jika para birokrat tidak ingin kehilangan wibawanya dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan publik, para birokrat harus senantiasa memperhatikan aspirasi-aspirasi masyarakat dan mendukung partisipasi seluruh unsur kemasyarakatan secara wajar. Setidak-tidaknya ada 2 alasan mengapa sistem partisipatoris dibutuhkan dalam negara demokratis. Pertama, ialah bahwa sesungguhnya rakyat sendirilah yang paling paham mengenai kebutuhannya. Dan kedua, bermula dari kenyataan bahwa pemerintahan yang modern cenderung semakin luas dan kompleks, birokrasi tumbuh membengkak di luar kendali. Oleh sebab itu, untuk menghindari alienasi warga negara, para warga negara itu harus dirangsang dan dibantu dalam membina hubungan dengan aparat pemerintah.

Dalam rangka penguatan partisipasi publik, beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah :
a. mengeluarkan informasi yang dapat diakses oleh publik
b. menyelenggarakan proses konsultasi untuk menggali dan mengumpulkan masukan-masukan dari stakeholders termasuk aktivitas warga negara dalam kegiatan publik,
c. mendelegasikan otoritas tertentu kepada pengguna jasa layanan publik seperti proses perencanaan dan penyediaan panduan bagi kegiatan masyarakat dan layanan publik.

Partisipasi masyarakat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan itu sendiri, sehingga nantinya seluruh lapisan masyarakat akan memperoleh hak dan kekuatan yang sama untuk menuntut atau mendapatkan bagian yang adil dari manfaat pembangunan.

Baca juga ;

Sudut dan Ketajaman Penglihatan

Sudut dan Ketajaman Penglihatan

Sudut dan Ketajaman Penglihatan

Sudut dan Ketajaman Penglihatan
Sudut dan Ketajaman Penglihatan

Sudut penglihatan (visual angle) adalah sudut yang berhadapan oleh objek pada mata.

·

Ketajaman mata (visual acuity) adalah sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah objek dengan jelas.

5. Medan Penglihatan 

Adalah sudut yang dibentuk ketika mata bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh, yang dapat dibagi menjadi 4 daerah :

daerah pertama (penglihatan binokuler)
= tempat kedua mata mampu melihat sebuah obyek dalam keadaan yang sama

daerah kedua (penglihatan monokuler kiri)
= tempat terjauh yang dapat dilihat oleh mata kiri ketika mata kiri kita gerakkan ke sudut paling kiri

daerah ketiga (penglihatan monokuler kanan)
= tempat terjauh yang dapat dilihat oleh mata kanan ketika mata kiri kita gerakan ke sudut paling kanan

daerah keempat
= daerah buta, yakni daerah yang sama sekali tidak dapat dilihat     oleh kedua mata

Besarnya daerah atau medan penglihatan dinyatakan dalam derajad, dapat bervariasi tergantung gerakan mata dan kepala yaitu : kepala dan mata keduanya diam, kepala diam mata bergerak, dan keduanya bergerak. Medan penglihatan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan ukuran layar tampilan atau tata letak tampilan dan peranti pengontrol yang akan digunakan.

6. Warna 
Warna merupakan hasil dari cahaya dimana cahaya merupakan perwujudan dari spektrum elektromagnetik. Jika panjang gelombang berada pada kisaran 400 – 700 nm, luminans konstan dan saturasinya (jumlah cahaya putih yang ditambahkan) dijaga tetap, seseorang yang mempunyai penglihatan warna normal mampu membedakan kira- kira 128 warna yang berbeda. Banyaknya warna yang dapat dibedakan satu dengan yang lain bergantung pada tingkat sensitifitas mata seseorang. Sensitifitas ini tidak merata pada seluruh medan penglihatan seseorang. Mata dapat membedakan warna secara akurat ketika posisi obyek membentuk sudut sebesar ± 150 terhadap mata (dengan posisi kepala dan mata diam).

Dengan warna manusia mampu membedakan satu objek dengan objek yang lain. Dengan warna manusia terbantukan dalam mengolah data menjadi informasi. Penggunaan warna yang sesuai dengan pengguna akan mempertinggi efektifitas tampilan grafis. Jika warna yang digunakan tidak mengindahkan aspek kesesuaian dengan pengguna, maka pengguna justru bisa menerima informasi yang salah, tetapi tidak adanya standar yang dapat digunakan sebagai acuan resmi tentang penggunaan warna yang bagus, karena karakteristik orang per orang berbeda dalam hal persepsi tentang warna.

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menggunakan warna :
a. Aspek Psikologi

•    Hindari penggunaan tampilan yang secara simultan menampilkan sejumlah warna tajam.Warna merah, jingga, kuning, dan hijau dapat dilihat bersama – sama tanpa perlu pemfokusan kembali, tetapi cyan, biru, dan merah tidak dapat dilihat secara serempak dengan mudah. Pemfokusan kembali mata yang berulang – ulang akan menyebabkan kelelahan penglihatan.
•    Hindari warna biru murni untuk teks, garis tipis dan bentuk yang kecil. Mata kita tidak diset untuk rangsangan yang terinci/kecil, tajam, bergelombang pendek.
•    Hindari warna berdekatan yang hanya berbeda dalam warna biru. Sudut – sudut yang beda hanya pada prosentase warna biru akan terlihat sama.
•    Pengamat yang lebih tua memerlukan aras ketajaman yang lebih tinggi untuk membedakan warna
•    Besarnya perubahan warna yang dapat dideteksi bervariasi untuk warna yang berbeda. Perubahan kecil dalam warna merah dan ungu sukar dideteksi dibandingkan dengan warna lain seperti kuning dan biru – hijau. Selain itu sistem penglihatan kita tidak siap untuk merasakan perubahan warna hijau.
•    Hindari warna merah dan hijau yang ditempatkan secara berseberangan pada tampilan berskala besar. Warna yang lebih cocok adalah biru dan kuning.
•    Warna yang berlawanan dapat digunakan bersama – sama. Merah dengan hijau atau kuning dengan biru merupakan kombinasi yang baik untuk tampilan sederhana. Kombinasi merah dengan kuning atau hijau dengan biru akan menghasilkan citra yang lebih jelek.
•    Untuk pengamat yang mengalami kekurangan dalam melihat warna hindari perubahan warna tunggal.
•    Warna akan berubah kenampakannya ketika aras cahaya sekeliling berubah sehingga tampilan akan berubah ketika cahaya sekeliling berbeda sangat tajam

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna

Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna

Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna

Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna
Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna

 Pembuatan Komponen Pembuatan Grafis Ditinjau Dari Aspek Pengguna (Manusia)
Pembuatan komponen grafis yang baik hendaknya memperhatikan aspek-aspek yang berpengaruh lansung secara fisiologis bagi pengguna, ada 3 indera pada manusia yang langsung berhubungan dengan interaksi antara manusia dan komputer, yaitu penglihatan, pendengaran, dan sentuhan. Untuk selanjutnya, karena kami membahas tentang pembuatan komponen grafis, yakni aspek yang berkenaan dengan penglihatan. Maka dalam makalah ini kami hanya akan membahas peninjauan rancangan pembuatan grafis antar muka grafis dengan meninjau  dari aspek fisiologis indera penglihatan saja yaitu mata.

Mata manusia digunakan untuk menghasilkan persepsi yang terorganisir akan gerakan, ukuran, bentuk, jarak, posisi relatif, tekstur dan warna, Dalam dunia nyata, mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk 3 dimensi, namun dalam sistem komputer yang menggunakan layar 2 dimensi, mata kita dipaksa untuk dapat mengerti bahwa obyek pada layar tampilan, yang sesungguhnya berupa obyek 2 dimensi, harus dipahami sebagai obyek 3 dimensi dengan teknik – teknik tertentu.  Berikut ini Beberapa hal yang mempengaruhi mata dalam menangkap sebuah informasi dengan melihat :
1. Luminans (Luminance) 
Adalah banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh permukaan objek. Semakin besar luminans dari sebuah objek, rincian objek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah. Diameter bola mata akan mengecil sehingga akan meningkatkan kedalaman fokusnya. Hal ini ditiru oleh lensa pada kamera ketika apertur-nya diatur. Bertambahnya luminans sebuah obyek atau layar tampilan akan menyebabkan mata bertambah sensitif terhadap kerdipan (flicker)
2. Kontras 
Adalah hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya dari latar belakang objek tersebut. Kontras merupakan selisih antara luminans objek dengan latar belakangnya dibagi dengan luminans latar belakang. Nilai kontras positif akan diperoleh jika cahaya yang dipancarkan oleh sebuah objek lebih besar dibanding yang dipancarkan oleh latar belakangnya. Nilai kontras negatif dapat menyebabkan objek yang sesungguhnya “terserap” oleh latar belakang, sehingga menjadi tidak nampak. Dengan demikian, obyek dapat mempunyai kontras negatif atau positif tergantung dari luminans obyek itu terhadap luminans latar belakangnya.
3. Kecerahan 
Adalah tanggapan subjektif pada cahaya. Luminans yang tinggi berimplikasi pada kecerahan yang tinggi pula. Kita akan melihat suatu kenyataan yang ganjil ketika kita melihat pada batas kecerahan tinggi ke kecerahan rendah. Dengan adanya kenyataan ini, perancang harus benar – benar memperhatikan efek yang muncul pada layar tampilan.

  • Pada gambar kisi – kisi Hermann diatas, pada kisi kiri Anda melihat seakan-akan ada titik putih pada perpotongan antara garis vertikal dan horisontal
  • Pada kisi-kisi kanan Anda melihat seakan-akan ada titik hitam pada perpotongan antara garis vertikal dan horisontal.
  • Tetapi jika mata Anda tepat pada titik perpotongan itu, titik putih / titik hitam akan lenyap.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Mau Berubah, Kunci Sukses Anak Muda

Mau Berubah, Kunci Sukses Anak Muda

Mau Berubah, Kunci Sukses Anak Muda

Mau Berubah, Kunci Sukses Anak Muda
Mau Berubah, Kunci Sukses Anak Muda

Wirausaha muda nusantara (WIMNUS) menga­dakan seminar nasional character building,

yang digelar di Gedung Kemuning Gading, Bogor, Senin (11/9).

Mengusung tema road map to the world class leader, se­mi­nar ini bertujuan mem­be­ri motivasi bagi generasi mu­da dalam membangun ke­man­dirian secara mental, wawa­san dan keuangan bagi generasi muda. Sekitar 1300 peserta yang hadir merupakan be­be­ra­pa perwakilan siswa-siswi SMA se-Kota dan Kabupaten Bogor.

Syafii Effendi, selaku pem­bi­ca­ra dalam seminar yang merupa­kan trainer

dan mo­ti­va­tor termuda nomor satu di Indonesia, menuturkan pe­nga­lamannya bangkit dari ­ke­terpurukan dan keterbata­­san ekonomi keluarganya. Hal ter­sebut, mendorongnya un­tuk berkembang dengan berba­gai usaha. Menurutnya, pe­r­­kem­bangan yang terus beru­bah akan memaksa generasi mu­da un­tuk ikut berubah agar tak menjadi orang yang tertinggal.

Dalam seminar, juga di­sam­paikan mengenai pengem­bangan siswa terhadap orang ­tua. Ini berkaitan dengan pemberian kesadaran pada generasi muda agar dapat sukses di usia muda sehingga dapat segera mem­bahagiakan orang tuanya.

Wakil Ketua Pelaksana, Farid Abdul Basid, dikonfirmasi usai acara menyatakan bahwa

seminar kali ini mendorong agar siswa dapat mencapai kesuksesan di usia muda. “Kalau ingin sukses jangan pacaran, jangan kotor-kotoran. Karena rizki akan mengalir pada kita karena kitanya sudah bersih,” ungkapnya.

Ditambah, motivasi diberikan pada siswa agar dapat me­lakukan action atau tindakan. Sama dengan ilmu, tanpa ada pergerakan dan pengamalan merupakan hal yang nihil.

“Kunci action sendiri adalah paksa, bisa dan terbiasa,” tutur Farid. Menurutnya, sebagai generasi muda harus dipaksa untuk berubah. Dengan adanya paksaan tersebut, siswa akan bisa dan mulai terbiasa.

Farid berharap, siswa da­pat mengamalkan ilmu yang te­­lah didapat dan sadar akan pen­tingnya membahagiakan orang tua serta berusaha suk­ses di usia muda. Selain itu, dengan adanya krisis pemimpin saat ini, diri­nya menyampaikan agar siswa da­pat menjadi pemimpin di ma­sa depan.

“Anak-anak itu ha­rus jadi pemimpin di masa de­pan, menjadi the next Bung Karno, the next Muhammad Alfatih penakluk konstan­tinopel,” tutupnya.(

 

Baca Juga :

Kekurangan Guru, Jateng Dikabarkan Mendapat Jatah 1.300 CPNS

Kekurangan Guru, Jateng Dikabarkan Mendapat Jatah 1.300 CPNS

Kekurangan Guru, Jateng Dikabarkan Mendapat Jatah 1.300 CPNS

Kekurangan Guru, Jateng Dikabarkan Mendapat Jatah 1.300 CPNS
Kekurangan Guru, Jateng Dikabarkan Mendapat Jatah 1.300 CPNS

Persoalan kekurangan guru diklaim masih terjadi di Jawa Tengah.

Dinas Pendidikan setempat mengungkap bahwa dari kebutuhan sebanyak 36.634 guru ASN untuk SMA/SMK/SLB, baru terisi sebanyak 25.912 orang.

Gatot Bambang Hastowo selaku Kepala Dinas Pendidikan Jateng, mengatakan, saat ini provinsi Jawa Tengah masih kekurangan sebanyak 10.722 guru. Apalagi melihat kondisi jumlah kelas dan jam mengajar yang ada.

“Hitungannya guru mengajar minimal 24 jam dan maksimal 40 jam guru mengajar dalam satu minggu,

” bebernya saat ditemui di Komplek Gubernuran Jateng, Semarang, Kamis (6/9).

Dengan adanya persoalan ini, Pemprov Jateng, lanjut Gatot telah mengambil kebijakan sebagai solusi. Yakni melalui pengangkatan Guru Tidak Tetap (GTT) yang dibayar sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) diambil dari APBD Provinsi.

Gatot berujar bahwa paling tidak ada sekitar 8.620 orang guru yang sudah dibayar

melalui kebijakan ini. Disinggung mengenai adanya rencana penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru, Gatot mengaku belum mengetahuinya secara jelas. Namun, ia mengaku mendapat kabar bahwa Jateng mendapat jatah sebanyak 1.300 orang untuk SMK/SMK dan SLB. “Prosesnya di BKD (Badan Kepegawaian Daerah),” tambahnya.

Terpisah, Wakil ketua PGRI Jateng, Sri Suciati mengatakan, persoalan kekurangan guru tidak hanya terjadi di wilayahnya. Melainkan hampir di seluruh daerah di Indonesia.

Ia beranggapan, harus ada solusi untuk problematika ini. ”Harus menjadi perhatian. Karena kegiatan di kelas tidak dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya apabila persoalan kurang guru masih ada,” tegasnya.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Kurangi Volume Sampah, Disdik Kota Bogor Gencarkan Program Ompreng Sekolah

Kurangi Volume Sampah, Disdik Kota Bogor Gencarkan Program Ompreng Sekolah

Kurangi Volume Sampah, Disdik Kota Bogor Gencarkan Program Ompreng Sekolah

Kurangi Volume Sampah, Disdik Kota Bogor Gencarkan Program Ompreng Sekolah
Kurangi Volume Sampah, Disdik Kota Bogor Gencarkan Program Ompreng Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor saat ini tengah gencar mengkampanyekan agar peserta

didiknya membawa ompreng makan dan botol minum dari rumahnya masing-masing.

Ompreng makan tersebut digunakan saat membeli jajanan tanpa kemasan, sehingga diharapkan produksi sampah dapat ditekan seminimal mungkin dengan mengganti kemasan jajanan baik plastik maupun kertas.

Untuk memastikan program Ompreng Sekolah sudah berjalan secara merata di sekolah-sekolah,

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Fahrudin kali ini langsung mendatangi SDN Cibuluh 1, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (05/09/2018).

Saat kunjungannya tampak puas Kadisdik karena di SDN Cibuluh 1 dipastikan sudah hampir 100 persen siswanya membawa ompreng dan botol minum dari rumah.

Menurutnya hal ini jelas akan sangat membawa dampak besar jika seluruh sekolah di lingkungan Disdik Kota Bogor sudah melakukan hal tersebut dan secara otomatis volume sampah di Kota Bogor akan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Bukan suatu hal yang mustahil jika rata-rata setiap sekolah dapat mengurangi volume

sampah hingga 25 kg per hari, maka jika diakumulasikan secara keseluruhan dengan sekolah yang ada di Kota Bogor maka volume sampah yang biasa dihasilkan dari jajanan anak kemasan dapat diturunkan hingga mencapai 10 ton per hari,” ujarnya.

Apalagi permasalahan sampah hingga kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), namun semua harus ikut bagian dalam penanganan sampah.

“Salah satu program Disdik Kota Bogor dalam mengurangi sampah yaitu dengan program Ompreng Sekolah. Kami berharap ke depan program ini mampu mengurangi sampah kertas dan plastik,” kata Fahrudin. (Humas)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syaria

Griya iB Hasanah BNI Syariah

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syaria

Saya dari BNI Syariah Bekasi ingin menawarkan KPR, Renovasi, Take Over Rumah TInggal
di wilayah bekasi, jakarta timur..

Promo sampai maret 2011 angsuran tetap sd masa pinjaman

Jangka waktu 5 Th (eqivalen rate flat 5,94 %)
10 Th ( 7,57 %)
15 Th ( 8,91 %)

persyaratan

FC KTP, NPWP, KK, SURAT NIKAH
PAS FOTO 3X4
SURAT KET KERJA MINIMAL 2 TH TETAP
ASLI SLIP GAJI
REKENING KORAN TABUNGAN 3 BLN TERAKHIR
FC SERTIFIKAT, IMB, PBB BLN TERAKHIR
SURAT PENAWARAN RUMAH DARI PENJUAL (DISERTAI FC KTP, KK, SRT NIKAH)
RENCANA ANGGARAN BIAYA RENOVASI ( UNTUK RENOVASI)
REKENING KORAN PINJAMAN 3 BLN TERAKHIR

UNTUK INFO LEBIH LANJUT.
HUB : SOFIAN (0818844070 , 021 94266952 )

Sumber : http://www.rumah123.com/forum/showthread.php?t=6904

Rekening koran di sini dimaksudkan untuk mengetahui jumlah uang yang masuk ke dalam rekening tabungan, jumlah uang yang diambil dari rekening tabungan, dan saldo yang dimiliki oleh nasabah. Pada umumnya, uang gaji dari nasabah masuk melalui BNI Syariah yang akan langsung dipotong untuk pembayaran angsuran rumah. Atau, dapat pula nasabah mentransfer uangnya ke dalam rekening yang akan digunakan untuk membayar angsuran setiap bulan, dan nasabah wajib membayar maksimal tanggal 25 untuk setiap bulannya.

Baca Juga :

Griya iB Hasanah BNI Syariah

Griya iB Hasanah BNI Syariah

Griya iB Hasanah BNI Syariah

 

Griya iB Hasanah BNI Syariah 2012

Kini Anda dapat mewujudkan impian dengan lebih mudah melalui Griya Hasanah. Dengan prinsip jual beli (murabahah), Griya Hasanahmemberikan pembiayaan pemilikan rumah, kavling, pembangunan dan renovasi rumah serta pembeliaan rumah inden.

Keunggulan :

  1. Rasa tentram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi.
  2. Selama masa pembiayaan, besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.
  3. Proses persetujuan pembiayaan yang mudah dan cepat.
  4. Uang muka ringan, minimum 10% khusus untuk pembeliaan rumah.
  5. Pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan dapat dilakukan di seluruh kantor cabang BNI.
  6. Jangka waktu pembiayaan sampai dengan 15 tahun.
  7. Maksimum pembiayaan sampai dengan Rp5 miliar.
  8. Tarif bersaing.
  9. Bebas biaya propinsi dan apraisal

Persyaratan umum

  1. Permohonan minimal berusia 21 tahun, pada saat pembiayaan lunas berusia maksimum :

– 55 tahun untuk pegawai (usia pensiun)

– 60 tahun untuk pengusaha, professional.

  1. Karyawan/wiraswasta/professional dengan masa kerja minimal 2 tahun
  2. Mempunyai penghasilan tetap dan mampu mengangsur.
  3. Memenuhi persyaratan berdasarkan penilaian bank.

Simulasi perhitungan angsuran

Harga rumah = Rp250 juta, Maksimal Pembiayaan(90%) = 225 juta

Margin berlaku : 10%(flat), jangka waktu : 15 tahun

Pokok pembiayaan + margin = Rp225 jt+ (Rp225 jt x 10% x 15 thn)

=Rp225 jt + Rp337,5 jt

=Rp562,5 jt

Angsuran perbulan =Rp562,5 jt : (12 bln x 15 thn)

=Rp3.125.000,-

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syariah

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syariah

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syariah

 

Individu, Pengusaha, Profesional

Jadi, ada ada 3 kategori nasabah, yaitu pegawai/karyawan,

Pegawai/Karyawan

– Fotocopy KTP/Paspor pemohon dan suami/istri
– Pasfoto terbaru 4 x 6 pemohon dan suami/istri, sebenarnya menggunakan foto 3×4 pun diperbolehkan, kok
– Fotocopy surat nikah/cerai/pisah harta (jika pisah harta)
– Fotocopy KK alias Kartu Keluarga

Dalam hal ini, pegawai/karyawan yang mengajukan KPR Griya iB Hasanah belum memiliki keluarga sebenarnya juga diperbolehkan, asalkan nasabah tersebut dapat membayar angsurannya tepat waktu, yaitu sebelum tanggal 25 untuk setiap bulannya …

– Fotocopy surat WNI, surat keterangan ganti nama bagi WNI Keturunan
– Fotocopy NPWP (pembiayaan di atas Rp 50 juta)
– Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
– Asli slip gaji terakhir/surat keterangan penghasilan
– Asli surat keterangan masa kerja dan jabatan terakhir dari perusahaan
– Dokumen kepemilikan jaminan

  1. Fotocopy sertifikat dan IMB
  2. Surat pesanan/ penawaran
  3. Fotocopy bukti setoran/ PBB terakhir
  4. Rencana anggaran biaya (RAB)

– Denah lokasi jaminan dan rumah tinggal

Pengusaha

– Fotocopy KTP/Paspor pemohon dan suami/istri

– Pasfoto terbaru 4 x 6 pemohon dan suami/istri

– Fotocopy surat nikah/cerai/pisah harta (jika pisah harta)

– Fotocopy KK

– Fotocopy surat WNI, surat keterangan ganti nama bagi WNI Keturunan

– Fotocopy NPWP (pembiayaan di atas Rp 50 juta)

– Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

– Neraca dan laba rugi/laporan keuangan 2 tahun terakhir

– Akta perusahaan, SIUP, dan TDP

– Dokumen kepemilikan jaminan

– Fotocopy sertifikat dan IMB

– Surat pesanan/ penawaran

– Fotocopy bukti setoran/ PBB terakhir

– Rencana anggaran biaya (RAB)

– Denah lokasi jaminan dan rumah tinggal

Profesional

– Fotocopy KTP/Paspor pemohon dan suami/istri

– Pasfoto terbaru 4 x 6 pemohon dan suami/istri

– Fotocopy surat nikah/cerai/pisah harta (jika pisah harta)

– Fotocopy KK

– Fotocopy surat WNI, surat keterangan ganti nama bagi WNI Keturunan

– Fotocopy NPWP (pembiayaan di atas Rp 50 juta)

– Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

– Neraca dan laba rugi/laporan keuangan 2 tahun terakhir

– Fotocopy surat ijin praktek profesi

– Dokumen kepemilikan jaminan

– Fotocopy sertifikat dan IMB

– Surat pesanan/ penawaran

– Fotocopy bukti setoran/ PBB terakhir

– Rencana anggaran biaya (RAB)

– Denah lokasi jaminan dan rumah tinggal

Sumber : https://filehippo.co.id/

Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syariah
Persyaratan KPR iB Griya Hasanah BNI Syariah

Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

 

Teknik Budidaya Ikan Nila Agar Hasilnya Maksimal

 

Klasifikasi Ikan Nila

Klasifikasi Ikan Nila adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. daginganya bisa dikonsumsi dengan berbagai macam olahan/masakan, Ikan jenis ini berasal dari Afrika, tepatnya Afrika bagian timur dan sekarang ini telah menjadi ikan peliharaan yang sangat popular, di kolam-kolam air tawar di Indonesia dan nyaris di setiap sungai atau danau Indonesia kita dapat menjumpai ikan Nila.

Nama ilmiah dari Ikan Nila adalah Oreochromis niloticus, dan dalam bahasa Inggris di kenal sebagai Nile Tilapia. Dengan pengelolaan yang tepat, pembenihan ikan nila dapat menjadi usaha yang menguntungkan. hal harus dipersiapkan untuk memulai pembenihan ikan nila antara lain :

 

Cara Budidaya Ikan Nila

Tempat pembenihan ikan nila

Hal pertama yang perlu disediakan dalam pembenihan ikan nila yaitu penyiapan tempat atau kolam budidaya. Ada empat jenis kolam yang diperlukan untuk pembenihan ikan nila, diantaranya :

Kolam Pemeliharaan Indukan

Kolam ini dipakai untuk memelihara indukan jantan dan betina. Ikan jantan dan betina mesti di tempatkan pada kolam yang berlainan. Hingga diperlukan setidaknya 2 kolam pemeliharaan induk. Kolam tidak perlu terlampau luas, hanya saja mesti cukup dalam untuk ikan dewasa, kira-kira 100-140 cm.

Kolam Pemijahan Nila

Kolam pemijahan dimanfaatkan untuk mengawinkan induk jantan dan betina. Model kontruksi kolam pemijahan ikan nila baiknya berlantai dasar tanah danDasar kolam dilengkapi dengan kemalir atau kubangan-kubangan.

Kolam Pemeliharaan Larva

Kolam ini diperlukan untuk memelihara larva ikan yang baru saja menetas. Jenis kolam yang dipakai bisa bak semen, hapa atau kolam tanah. Hapa adalah jaring yang halus seperti kelambu yang di buat mengapung diatas kolam. Sama seperti jaring apung di danau, akan tetapi ukurannya kecil. Hapa dapat diletakan di kolam pemijahan.

Kolam Pendederan Benih

Kolam yangdiperlukan untuk membesarkan benih ikan hingga ukuran 10-12 cm. Atau, hingga ikan nila kuat untuk di besarkan di kolam budidaya pembesaran.

Pemeliharaan Pembesaran Nila

Dua minggu sebelum dan digunakan kolam mesti disiapkan. Dasar kolam dikeringkan, dijemur sekian hari, dibuat bersih dari rerumputan dan dicangkul sambil diratakan. Baca juga: Cara Budidaya Tanggul serta pintu air diperbaiki jangan sampai terjadi kebocoran. Saluran air diperbaiki agar jalan air lancar dan saringan dipasang pada pintu pemasukan ataupun pengeluaran air. Dan untuk selanjutnya adalah :

Tahap Pemupukan & Pemberian Pakan

Jenis Makanan dan Laju Perkembangan Ikan Nila Saat masih benih, pakan yang disenangi benih nila adalah zooplankton, Selain itu benih nila juga mengonsumsi alga atau lumut yang melekat di bebatuan yang ada di habitat hidupnya, nila juga mengonsumsi tanaman air yang tumbuh di kolam budidaya. Bila sudah mencapai ukuran dewasa, ikan ini dapat di beri berbagai pakan penambahan seperti pelet.

Selain itu, laju perkembangan nila di kolam yang dipupuk jenis pupuk organik, anorganik TSP dan UREA. pupuk organik semisal kotoran ternak juga lebih cepat dibanding dengan nila yang dipelihara pada kolam yang dipupuk dengan pupuk anorganik atau pupuk buatan.

Tahap Pemanenan

Setelah masa pemeliharaan 4 6 bulan, Ikan Nila sudah bisa dipanen. Pada waktu panen total ukuran ikan beragam diatas 50 gr/ekor. Tahap pemanenan ikan bisa dikerjakan secara bertahap, dimana hanya diambil ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan memakai jaring serta setiap bulan selanjutnya secara bertahap.

Selama panen air segar perlu dialirkan ke kolam untuk menghindari agar ikan sedikit yang mati. Ikan bakal berkumpul pada bak-bak atau kubangan penangkapan atau dalam saluran, lalu di tangkap. Setelah panen usai, kolam pemeliharaan baiknya dikeringkan serta dilakukan persiapan kembali untuk pemeliharaan berikutnya.