Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan

Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan

Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan

Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan
Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan

Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menambah dua jenis beasiswa untuk mahasiswa baru 2019. Di antaranya, yakni Beasiswa Difabel dan Atlet Berprestasi.

Beasiswa difabel diberikan pada mahasiswa penyandang disabilitas dan Beasiswa Atlet Berprestasi bagi mahasiswa yang masuk program studi keolahragaan.

Selain itu, penerima beasiswa Bidikmisi juga ditambah dari 90 ribu pada 2018 menjadi 130 ribu pada 2019. Kemudian, biaya hidup Bidikmisi ditingkatkan dari Rp 600 ribu menjadi Rp 700 ribu per bulan pada tahun ini.

“Beasiswa Difabel dan Beasiswa Atlet Mahasiswa Berprestasi

merupakan program keberpihakan Kemenristekdikti untuk peningkatan dan pemerataan akses kuliah di perguruan tinggi,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir melalui keterangan tertulis, Minggu (17/3).

Dia memaparkan, dari total 7,5 juta mahasiswa di Indonesia, sejauh ini Pemerintah baru dapat mengalokasikan beasiswa bagi 8 persen mahasiswa melalui beasiswa Bidikmisi, Adik Papua dan Daerah 3T serta Beasiswa PPA.

Menurutnya, Undang-Undang 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi

mengamanatkan perguruan tinggi negeri (PTN) harus menerima mahasiswa dari kalangan tidak mampu dan daerah 3T minimal 20 persen dari daya tampung. Saat ini, pihaknya baru dapat mengalokasikan 8 persen dari beasiswa kepada mahasiswa, sedangkan 12 persen beasiswa berasal dari upaya PTN.

“Beasiswa Difabel dan Beasiswa Atlet merupakan langkah Kemenristekdikti untuk meningkatkan jumlah beasiswa Pemerintah menuju 20 persen dari jumlah mahasiswa Indonesia,” tegas dia.

Nasir memastikan, mahasiswa difabel kini mendapatkan perhatian khusus dari Kemenristekdikti. Dia pun menugaskan PTN untuk mencari mahasiswa difabel yang masuk ke PTN pada tahun ini, sehingga mereka berkuliah mendapatkan beasiswa, mencakup gratis biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) dibebaskan serta biaya hidup bulanan sebesar Rp 1 juta.

Adapun beasiswa itu diperuntukkan kepada mahasiswa difabel

dengan kategori sesuai Permenristekdikti 46/2017 tentang Penyandang Disabilitas yaitu mahasiswa yang memiliki keterbatasan fisik, mental, sensorik, dan/atau yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

Sementara itu, Beasiswa Mahasiswa Atlet berupa gratis biaya kuliah dan tunjangan prestasi sebesar Rp 1,5 juta bagi mahasiswa yang diterima pada program studi terkait olahraga pada PTN Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang menyelenggarakan program studi olahraga.

“Perguruan tinggi tersebut, kami akan berikan beasiswa bidang keolahragaan, khususnya atletnya. Saya minta minimal 20 per kampus, tapi output-nya bukan berapa IPK yang didapat. Saya inginnya setiap mahasiswa bisa dapat medali berapa, tingkat apa, apakah tingkat nasional, tingkat internasional,” urai Nasir.

 

Baca Juga :

 

 

Kuliah di Satu Kampus Dapat Gelar Dalam dan Luar Negeri Sekaligus

Kuliah di Satu Kampus Dapat Gelar Dalam dan Luar Negeri Sekaligus

Kuliah di Satu Kampus Dapat Gelar Dalam dan Luar Negeri Sekaligus

Kuliah di Satu Kampus Dapat Gelar Dalam dan Luar Negeri Sekaligus
Kuliah di Satu Kampus Dapat Gelar Dalam dan Luar Negeri Sekaligus

Perkembangan revolusi industri 4.0 membuat dunia pendidikan menghadapi sejumlah tantangan. Mereka tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan berkualitas, tapi juga siap “menaklukkan” perkembangan zaman.

Para lulusan di dalam negeri dituntut bisa bersaing menghadapi para pentolan pendidikan luar negeri. Sebab peluang bisnis atau dunia kerja di era revolusi industri 4.0 tidak lagi ada batasnya.

Tantangan tersebut disadari oleh pihak Universitas Esa Unggul

. Perguruan tinggi swasta itu menawarkan sejumlah program bagi anak bangsa yang siap menghadapi persaingan global. PTS itu menghadirkan program kelas internasional. Mahasiswa yang berkuliah di tempat tidak bisa mendapatkan dua gelar sekaligus walaupun hanya kuliah di satu kampus.

Direktur Esa Unggul International Program Fransiskus Adikara mengatakan, saat ini pihaknya menyiapkan 3 program kelas internasional. Pertama, Joint Degree. Pada kelas itu mahasiswa dapat mengikuti kuliah 2 tahun di Universitas Esa Unggul dan 2 tahun di Tiongkok.

Kedua Double Degree (dua gelar). Pada program tersebut mahasiswa mendapatkan gelar sarjana baik dari Universitas Esa Unggul maupun Universitas mitra di Tiongkok.

Ketiga international class. Di program ini mahasiswa bisa mengikuti kuliah di Esa Unggul namun perkuliahan berbasis kelas internasional. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer internasional dengan mengikuti pertukaran pelajar, internship di luar negeri, dan kegiatan camp yang diadakan oleh partner universitas di luar negeri. “Intinya kuliah di dalam negeri tapi “rasa” luar negeri,” ujar Frans di sela-sela acara Penandatanganan Kerja sama Overseas Practical Education Base antara Universitas Esa Unggul dengan Nanjing XiaoZhuang University (NXU) di Jakarta, Kamis(14/3).

Kelas internasional yang diselenggarakan Universitas Esa Unggul

menggandeng tiga universitas besar di Tiongkok. Yakninya Jiangsu Second Normal University (JSNU), Nanjing XiaoZhuang University (NXU), dan North China Electric Power University (NCEPU).

Rektor Universitas Esa Unggul Arief Kusuma menambahkan, kerja sama pihaknya dengan tiga perguruan tinggi di Tiongkok ini untuk mengharapkan para lulusannya mampu bersaing secara global di tengah pasar bebas saat ini.

“Tak bisa dipungkiri saat ini Tiongkok menguasai pasar dunia. Baik dari segi ekonomi maupun teknologi. Dengan menggandeng Tiongkok diharapkan kami dapat mengambil pelajaran dari kemajuan mereka,” ujar dia.

Menurut Arief, kunci untuk meningkatkan daya saing Indonesia

dalam menghadapi revolusi industri 4.0 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tanpa SDM yang baik, bangsa ini akan sulit mengimbangi kemajuan teknologi. Untuk mempersiapkan SDM yang mampu bersaing secara global, maka dibutuhkan pendidikan yang berkualitas.

Senada dengan itu, Vice President NXU Zhang Bo mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Universitas Esa Unggul. “Kami memilih bekerja sama bahkan mendirikan kantor perwakilan kami di sini,” ujar dia.

Menurut Zhang Bo, program kerja sama pendidikan untuk mahasiswa International Program Esa Unggul ini tak hanya antardua lembaga pendidikan, namun juga antar dua Negara yang tengah saling belajar.

“Kami banyak belajar dari Indonesia mengenai bagaimana melakukan reformasi birokrasi dan Indonesia juga belajar mengenai teknologi. Keduanya bisa saling melengkapi.”

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/contoh-wawancara/

Unduh Aplikasi UTBK SBMPTN dari Jauh Hari

Unduh Aplikasi UTBK SBMPTN dari Jauh Hari

Unduh Aplikasi UTBK SBMPTN dari Jauh Hari

Unduh Aplikasi UTBK SBMPTN dari Jauh Hari
Unduh Aplikasi UTBK SBMPTN dari Jauh Hari

Menristekdikti Mohamad Nasir meminta Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi

(LTMPT) untuk menginstal dan mengunduh soal tes jauh hari sebelum pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN). Tujuannya untuk mengantisipasi traffic data yang padat akibat aktivitas pusat UTBK se-Indonesia dalam mengunduh soal.

Menurut Nasir, jika koneksi internet bermasalah, akibatnya akan mengganggu persiapan tes. ”Paling utama soal sudah harus didwonload. Jadi pada saat hari H tes UTBK tidak terjadi masalah,” kata mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip) itu.

Nasir meninjau simulasi UTBK di lokasi tes kampus Undip

, Semarang, Sabtu (9/3) lalu. Menteri 58 tahun asal Ngawi tersebut didampingi Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto, Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama, dan Koordinator UTBK Undip Agus Sofian.

Budi menuturkan, pihaknya sudah melakukan tahapan yang terstruktur agar UTBK berjalan lancar dan aman. Dia juga menjamin internet tidak akan eror saat digunakan menginstal aplikasi dan mengunduh soal.

”Apa yang disampaikan pak menteri tidak salah, namun

tidak mungkin mengunduh soal sekarang. Yang jelas, kami sudah lakukan uji coba. Semua lancar,” terang dia.

Budi enggan bicara ketika disinggung kapan waktu mengunduh soal. Hal tersebut demi keamanan dan mengantisipasi adanya kebocoran soal. ”Maaf itu rahasia. Tidak mungkin kami sampaikan ke publik,” tegasnya.

Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut menjamin tes akan fair. Menurut dia, semua pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk masuk ke perguruan tinggi negeri.

 

Sumber :

https://balad.org/pengertian-dan-metode-pidato/

Pengertian Beras Analog

Pengertian Beras Analog

Pengertian Beras Analog

 

Pengertian Beras Analog
Pengertian Beras Analog

 

Pengertian Beras Analog

Pengertian Beras Analog. Beras ini bisa dihasilkan dari bermacam-macam sumber karbohidrat seperti jagung, sagu, singkong, dan umbi-umbiannya lainnya. Pada dasarnya Beras analog merupakan salah satu makanan alternatif pengganti beras. Dalam pembuatan beras analog perlu adanya substitusi atau kesetaraan antara beras dengan beras analog. Beras analog dapat dibuat menggunakan bahan baku tepung tapioka, tepung terigu, tepung singkong, tepung jagung dan lain sebagainya. Beras sintetis atau sering disebut juga beras analog yang berbahan baku tepung jagung dapat berpeluang besar karena dapat dijadikan sebagai makanan pokok. Beras analog dibagi menjadi dua jenis yaitu jenis beras jagung murni dan jenis beras jagung campuran.
Salah satu alternatif terobosan untuk mendukung program diversifikasi pangan yang mempunyai peluang keberhasilan cukup baik adalah pengembangan teknologi pengolahan beras analog yaitu beras yang dibuat dari karbolokal non padi. Produk ini diharapkan dapat dijadikan sebagai “product vehicle” program diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu.  Bentuk beras menjadi penting karena pola mengkonsumsi nasi (berupa butiran) sudah menjadi sebuah tradisi atau kebiasaan yang sangat sulit digantikan pada pola makan masyarakat Indonesia. Sehingga peluang diterima oleh masyarakat cukup besar karena tidak berseberangan dengan tradisi makan orang Indonesia.

Beras analog dapat juga dimanfaatkan untuk program fortifikasi pangan dalam upaya untuk mengatasi masalah malnutrisi dengan menambahkan beberapa mikro¬ nutrient penting ke dalam beras analog seperti vitamin A dan E, zat besi, niacin dan sebagainya. Beras analog yang juga dapat dikembangkan sebagai beras fungsional untuk kebutuhan khusus seperti untuk penderita diabetes, untuk penderita hypercholes¬ rolemia atau kebutuhan diet lainnya.

Pembuatan Beras Analog

Beras analog dibuat dari bahan sumber karbolokal non padi seperti umbi¬umbian (ubi¬ kayu, ubi jalar, talas, gembil dan umbian lainnya), serealia (jagung, sorgum, hotong), tanaman Pohon (sagu), tanaman buah (sukun, pisang) dan dari sumber karbohidrat lain¬ nya. Untuk meningkatkan kandungan protein bisa menggunakan pangan sumber protein seperti kacang¬kacangan.

Pembuatan beras analog menggunakan teknologi ekstrusi panas dilakukan pada suhu proses antara 70OC sampai 110OC. Dengan menggunakan cetakan (dye) yang dirancang khusus akan dapat dihasilkan produk beras analog yang memiliki bentuk butiran menyerupai beras.

Tahap pembuatan beras analog

  1. Formulasi (penimbangan bahan¬-bahan yang diperlukan).
  2. Pencampuran dengan menggunakan pengaduk kering (drymixer) sampai campuran bahan rata (homogen).
  3. Penambahan air dengan jumlah sesuai dengan bahan yang digunakan dan dilakukan pencampuran menggunakan mixer sampai air bercampur dengan baik dan rata dan dilanjutkan dengan proses kondisioning.
  4. Ekstrusi dilakukan pada suhu antara 70ºC sampai 110ºC tergantung bahan yang digunakan.
  5. Dengan pangaturan kondisi proses yaitu kecepatan umpan bahan baku, kecepatan screw dan kecepatan pisau akan didapatkan bentuk beras yang diinginkan.
  6. Pengeringan dilakukan pada suhu 60¬80ºC sampai didapatkan kadar air kurang dari 14%.
  7. Pengemasan.

Proses Memasak Beras Analog

Cara memasak beras analog sama persis seperti memasak beras biasa (dapat menggunakan rice cooker atau memasak konvensional). Secara ringkas cara menanak nasi beras analog dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Perbandingan air dan beras analog adalah ½ sampai 1½ bagian air dan 1 bagian beras analog. Penggunaan air disesuaikan dengan kesukaan masing¬masing individu.
  2. Air didihkan dulu,
  3. Masukkan beras analog tanpa dicuci lebih dulu,
  4. Aduk sebentar biarkan sampai masak.

Keunggulan beras analog

Beberapa keunggulan produk beras analog yang disiapkan dengan teknologi adalah:

  1. Bentuknya mirip beras.
  2. Dapat dimasak mirip seperti memasak beras dan dapat dikonsumsi seperti mengkonsumsi nasi.
  3. Dapat didesain khusus untuk menghasilkan produk beras analog dengan fungsi tertentu misalnya beras analog rendah Index Gluten untuk penderita diabetes, beras analog tinggi serat, beras analog berantioksidan.
  4. Dapat digunakan sebagai product vehicle untuk fortifikasi dan keperluan lainnya yang sangat sulit didapatkan dari beras konvensional.
  5. Menggunakan bahan baku karbolokal non padi yang dapat dihasilkan di Indonesia.
  6. Teknologi telah tersedia dan dapat untuk produksi massal.

Sumber : http://travellersbay.net/tips-menanamkan-rutinitas-seru-dan-mendidik/

Pengertian Teater Tradisional

Pengertian Teater Tradisional

Pengertian Teater Tradisional

Pengertian Teater Tradisional
Pengertian Teater Tradisional

 

Pengertian Teater Tradisional

Pengertian Teater Tradisional. Sejarah teater tradisional di Indonesia dimulai sejak sebelum Zaman Hindu. Pada zaman tersebut, terdapat tanda-tanda bahwa unsur-unsur teater tradisional banyak digunakan untuk mendukung upacara ritual. Dimana Teater tradisional adalah merupakan bagian dari suatu upacara keagamaan ataupun upacara adat-istiadat dalam tata cara kehidupan masyarakat.

Penyebutan teater pada saat itu sebenarnya

baru merupakan unsur-unsur teater, dan belum merupakan suatu bentuk kesatuan teater yang utuh. Setelah melepaskan diri dari kaitan upacara, unsur-unsur teater tersebut membentuk suatu seni pertunjukan yang lahir dari spontanitas rakyat dalam masyarakat lingkungannya.

Proses terjadinya atau munculnya teater tradisional di Indonesia sangat bervariasi dari satu daerah dengan daerah lainnya. Hal ini disebabkan oleh unsur-unsur pembentuk teater tradisional itu berbeda- beda, tergantung kondisi dan sikap budaya masyarakat, sumber dan tata-cara di mana teater tradisional lahir.

Pengertian / Definisi Teater Tradisional

Teater tradisional atau yang juga dikenal dengan istilah “Teater daerah” adalah merupakan suatu bentuk pertunjukan dimana para pemainnya berasal dari daerah setempat dengan membawakan cerita yang bersumber dari kisah-kisah yang sejak dulu telah berakar dan dirasakan sebagai milik sendiri oleh setiap masyarakat yang hidup di lingkungan tersebut, misalnya mitos atau legenda dari daerah itu. Dalam teater tradisional, segala sesuatunya disesuaikan dengan kondisi adat istiadat, diolah sesuai dengan keadaan sosial masyarakat, serta struktur geografis masing-masing daerah. Teater Tradisional mempunyai ciri-ciri yang spesifik kedaerahan dan menggambarkan kebudayaan lingkungannya.

Macam-Macam Teater Tradisional

  1. Wayang
  2. Wayang Wong (wayang orang)
  3. Makyong
  4. Randai
  5. Mamanda
  6. Lenong
  7. Longser
  8. Ubrug
  9. Ketoprak
  10. Ludruk
  11. Gambuh
  12. Arja

Sumber : http://energywatch.co.id/tips-memilih-pendidikan-luar-sekolah-yang-tepat/

Polda Jabar Rumuskan Jam Malam Dengan Pemkot Bandung

Polda Jabar Rumuskan Jam Malam Dengan Pemkot Bandung

Polda Jabar Rumuskan Jam Malam Dengan Pemkot Bandung

Polda Jabar Rumuskan Jam Malam Dengan Pemkot Bandung
Polda Jabar Rumuskan Jam Malam Dengan Pemkot Bandung

BANDUNG- Kepolisian Daerah Jawa Barat akan kembali melakukan pembahasan

dengan Pemerintah Kota Bandung terkait jam malam bagi hiburan malam. Demikian dikemukakan Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Menurut Kapolda, pembahasan kembali diperlukan untuk merumuskan langkah terbaik, menyusul adanya berbagai masukan dari masyarakat terkait masalah tersebut.

“Masalah jam malam, kita pernah bicara dengan walikota (Ridwan Kamil-red

), nanti akan kita rumuskan karena ada beberapa masukan yang nanti dirumuskan oleh Pa Walikota,” ujarnya.

Namun yang pasti menurut Iriawan, dirinya mendukung langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam upaya untuk Bandung lebih aman, tertib dan kondusif.

“Ini untuk Kota Bandung lebih aman, tertib dan kondusif

demi kepentingan rakyat banyak, khususnya masyarakat Bandung,” ucap Iriawan.

Sebelumnya diberitakan,  di media social tengah ramai membicarakan pemberlakuan jam malam di Kota Bandung, mereka mempertanyakan soal alasan pemberlakuan jam malam dimana jam operasional tempat hiburan malam harus tutup pukul 00.00 WIB.

 

Baca Juga :

 

 

 

Panitia PON Sudah Kantongi Pemenang Seyembara Logo dan Maskot

Panitia PON Sudah Kantongi Pemenang Seyembara Logo dan Maskot

Panitia PON Sudah Kantongi Pemenang Seyembara Logo dan Maskot

Panitia PON Sudah Kantongi Pemenang Seyembara Logo dan Maskot
Panitia PON Sudah Kantongi Pemenang Seyembara Logo dan Maskot

 

 

BANDUNG – Panitia Besar (PB) PON XIX Provinsi Jabar sudah mengantongi

calon pemenang sayembara logo dan maskot PON. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Jabar Yuda M Saputra di Gedung Sate, Kamis (27/2).

Dari sekitar 500 naskah yang masuk, kita saring menjadi 300,

kemudian diciutkan lagi menjadi 100, 30, lalu 10 besar” katanya.
Menurut Yuda dari 10 besar itu sudah disaring lagi mnjadi 3 besar masing-masing untuk logo dan maskot.

“Dewan Juri yang diketuai Prof. Setiawan Sabana dari ITB

sudah mengajukan calon pemenang itu ke PB Pon Jabar yang diketuai Pak Gubenrur” paparnya.

Pengumuman pememang sayembara logo dan maskot PON itu akan dilaksanakan tanggal 8 Maret di Kampus UPI.

 

Sumber :

https://scalar.library.yorku.ca/lawyer/circular-definition–types—functions—sections—examples?t=1560326783593

Kota/ Kabupaten Harus Miliki Rumah Sakit Hewan

Kota Kabupaten Harus Miliki Rumah Sakit Hewan

Kota/ Kabupaten Harus Miliki Rumah Sakit Hewan

Kota Kabupaten Harus Miliki Rumah Sakit Hewan
Kota Kabupaten Harus Miliki Rumah Sakit Hewan

LEMBANG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengharapkan setiap kota

/kabupaten di Jabar memiliki Rumah Sakit khusus hewan, disamping klinik yang ada saat ini.

“Klinik atau RS Hewan sangat diperlukan di daerah, karena jumlah penduduk maupun hewan peliharaan di Jabar sangat banyak dan itu perlu diperhatikan,” ucapnya.

Gubernur mendorong, setiap kota/kabupaten di Jabar menjadi daerah

terpadu dalam pemeliharaan hewan peliharaan.
“Minimal setiap daerah punya RS Hewan meski tidak terlalu besar seperti milik provinsi,” kata Gubernur, kepada wartawan usai Peresmian RS Hewan Jabar, di Jalan Raya Tangkuban Parahu Km22,2 Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (04/03).

Menurut Gubernur, melihat dari banyaknya hewan peliharaan di Jabar,

dirinya berharap dalam tiga tahun kedepan semua kota/kabupaten di Jabar sudah memiliki RS Hewan.

“Jika semua kota/kabupaten yang jumlahnya 27 memiliki RS Hewan, ini akan menjadi RS Hewan terbanyak di dunia,” ucapnya.

Gubernur menyatakan, guna mendorong harapkan tersebut, pihaknya siap berupaya agar 10 persen APBD Jabar untuk keperluan menjaga kesehatan hewan.

“Kesehatan hewan sangat berpengaruh terhadap kesehatan manusia, oleh karenanya tidak salah jika kita mendorong 10 persen APBD untuk itu,” pungkasnya

 

Sumber :

https://insightmaker.com/article/169675/Understanding-Leadership-According-to-Experts

LANGKAH METODE ILMIAH

LANGKAH METODE ILMIAH

LANGKAH METODE ILMIAH

LANGKAH METODE ILMIAH
LANGKAH METODE ILMIAH

Unsur utama metode ilmiah ada empat langkah yaitu sebagai berikut:

(1) Karakterisasi (Pengamatan dan Pengukuran)

Proses ini melibatkan proses penentuan dan observasi, observasi yang dimaksud memerlukan pengukuran dan perhitungan yang cermat. Proses pengukuran dilakukan dalam suatu tempat yang terkontrol. Hasil pengukuran secara ilmiah biasanya ditabulasikan dalam tabel, digambarkan dalam bentuk grafik, dan diproses dengan perhitungan statistika seperti korelasi dan regresi.

(2) Hipotesis
Hipotesis adalah penjelasan teoritis yang merupakan dugaan atas hasil pengamatan dan pengukuran. Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis yang berguna akan memungkinkan prediksi berdasarkan deduksi. Prediksi bersifat statistik dan hanya berupa probabilitas. Jika hasil yang diramalkan sudah diketahui, hal itu disebut konsekuensi dan seharusnya sudah diperhitungkan saat membuat hipotesis.

Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen:

  • Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas.
  • Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas.
  • Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.

 

(3) Eksperimen

Eksperimen dirancang untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil eksperimen tidak pernah dapat membenarkan suatu hipotesis, melainkan meningkatkan probabilitas kebenaran hipotesis tersebut. Pencatatan yang detail sangatlah penting dalam eksperimen, untuk membantu dalam pelaporan hasil eksperimen dan memberikan bukti efektivitas dan keutuhan prosedur yang dilakukan. Pencatatan juga akan membantu dalam reproduksi eksperimen.

 

(4) Menyimpulkan hasil eksperimen

Proses ilmiah merupakan suatu proses yang berulang. Ketidakberhasilan suatu hipotesis dalam menghasilkan prediksi yang menarik dan teruji dapat membuat ilmuwan mempertimbangkan kembali hipotesis tersebut. Ketidakberhasilan eksperimen dalam menghasilkan sesuatu yang menarik dapat membuat ilmuwan mempertimbangkan ulang metode eksperimen tersebut atau hipotesis yang mendasarinya. Sering kali eksperimen dalam proses ilmiah tidak dilakukan oleh orang yang membuat prediksi, dan karakterisasi didasarkan pada eksperimen yang dilakukan oleh orang lain.

METODE ILMIAH DALAM MENJAWAB PERTANYAAN ILMIAH

Menurut Mc Cleary (1998) cara untuk memperoleh suatu kebenaran pada sebuah metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan-pertimbangan yang logis dan riil.

Ilmu pengetahuan seringkali berhubungan dengan fakta, maka cara mendapatkan jawaban-jawaban dari semua pertanyaan yang ada pun harus dilakukan secara sistematis berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hubungan antara penelitian dan metode ilmiah adalah sangat erat atau bahkan tak terpisahkan satu dengan lainnya. Intinya bahwa metode ilmiah adalah cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran. Dengan adanya metode ilmiah ini pertanyaan-pertanyaan dasar dalam mencari kebenaran seperti apakah yang dimaksud, apakah benar demikian, mengapa begini/begitu, seberapa jauh, bagaimana hal tersebut terjadi dan sebagainya, akan lebih mudah terjawab dan terselesaikan berdasarakan fakta yang valid.

Baca : 

CIRI UTAMA METODE ILMIAH

CIRI UTAMA METODE ILMIAH

CIRI UTAMA METODE ILMIAH

CIRI UTAMA METODE ILMIAH
CIRI UTAMA METODE ILMIAH

Ciri utama metode adalah

sifat empiris, artinya keputusan-keputusan pikiran yang diambil berdasarkan data empiris, data pengalaman, data yang telah diperiksa kebenarannya, dan kemudian harus diperiksa kecocokan antara keputusan pikiran dengan kenyataan.

Sedangkan cara atau jalan untuk menemukan pengetahuan tentang suatu hal yang tidak berdasarkan mekanisme atau pola empiris itu bukan termasuk dalam metode ilmiah.

Cara-cara bukan ilmiah tersebut antara lain :

  1. Trial and error, mencoba untung-untungan, bila gagal mencoba lagi, cara kerja yang sembarangan, tidak mempunyai pola kerja tertentu dalam menghadapi situasi.
  2. Authority and tradition (otoritas dan tradisi), menolak pendapat seseorang, meskipun masuk akal, dan menerima pendapat orang lainnya berdasarkan anggapan bahwa orang lain tersebut yang berwenang memberi fatwa, dianggap suci.
  3. Speculation and argumentation, seseorang berhasil dalam hal tertentu pada waktu tertentu, beranggapan bahwa ia akan berhasil dalam hal yang lain pada waktu yang lain.

 

Menurut Koentjaraningrat metode ilmiah disebut

sebagai pembangunan ilmu, yang artinya ilmu pengetahuan adalah segala jalan atau cara dalam rangka ilmu tersebut untuk sampai kepada kesatuan pengetahuan. Hubungan antara pengetahuan dan ilmu tanpa adanya metode ilmiah bukanlah suatu ilmu, namun hanya merupakan suatu himpunan tentang berbagai gejala, tanpa dapat disadari hubungan antara gejala yang satu dengan yang lain.

Ndraha (1981) mengemukakan bahwa metode ilmiah dapat dipandang sebagai pemecahan masalah, sebagai berikut:

  • Identifikasi masalah
  • Hipotesis pendahuluan
  • Pengumpulan fakta-fakta tambahan
  • Perumusan hipotesis
  • Penjabaran lebih lanjut terhadap konsekuensi
  • Pengujian terhadap konsekuensi
  • Penerapan

 

KRITERIA METODE ILMIAH

  1. Berdasarkan Fakta >> Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang akan dikumpulkan dan yang di analisa haruslah berdasarkan fakta-fakta yang nyata.
  2. Bebas dari Prasangka >> Metode ilmiah harus mempunyai sifat yang bebas prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang jelas dan lengkap serta dengan pembuktian yang objektif.
  3. Menggunakan Prinsip Analisa >> Fakta yang mendukung tidaklah dibiarkan sebagaimana adanya. Tetapi semua kejadian harus dicari sebab-akibat serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis..
  4. Menggunakan Hipotesa >> Dalam metode ilmiah, peneliti dituntun harus berpikir dengan menggunakan analisa. Hipotesa harus ada untuk memudahkan persoalan serta merangkai jalan pikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai, sehingga hasil yang diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat.
  5. Menggunakan Ukuran Obyektif >> Seorang peneliti harus bersikap objektif dalam mencari kebenaran. Semua data dan fakta yang tersaji harus disajikan dan dianalisis secara objektif. Pertimbangan dan penarikan kesimpulan harus menggunakan pikiran yang jernih dan tidak berdasarkan perasaan.
  6. Menggunakan Teknik Kuantifikasi >> Dalam memperlakukan data ukuran kuantitatif (angka-angka) yang lazim harus digunakan, kecuali untuk artibut-artibut yang tidak dapat dikuantifikasikan.

Sumber : https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11143-campuran-homogen-heterogen-dan-macamnya