Jadi gubes pertama, Haula siap mengabdi pada negara

Jadi gubes pertama, Haula siap mengabdi pada negara

Jadi gubes pertama, Haula siap mengabdi pada negara

Jadi gubes pertama, Haula siap mengabdi pada negara
Jadi gubes pertama, Haula siap mengabdi pada negara

Universitas Indonesia (UI) kini mempunyai guru besar (gubes)

tetap ilmu kebijakan pajak Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Haula Rosdiana dikukuhkan di Balai Sidang UI, sekaligus membuat perempuan kelahiran Bogor, 5 Januari 1971 itu sebagai guru besar perempuan pertama di Indonesia di bidang perpajakan.

Haulia menyatakan, ia selalu mengedepankan idealisme dalam menjalankan peranannya di bidang perpajakan. Maka itu, ia selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat. Perjuangan itu dilakukan melalui kajian dan penelitian.

“Saya bersyukur dan saya juga tidak menganggap predikat sebagai guru besar

perempuan pertama di bidang perpajakan ini sebagai beban. Saya juga tidak menganggap yang paling pintar. Saya menganggap ini sebagai awal pengabdian kepada negara,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (12/6/2013).

Penelitian yang ia lakukan, di antaranya adalah kajian tentang diterapkan pajak untuk batu mulia sebesar 75 persen. Pajak itu membuat pengrajin batu mulia gulung tikar. Kemudian juga tentang penolakannya terhadap pemberian subsidi untuk daging. Ketidakikutsertaannya dalam pembahasan RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tahun 2009.

“Kasus pajak itu umumnya menjadi naskah akademik

. Saya juga menjadi staf ahli di dewan. Namun untuk RUU PPN saya tidak ikut-ikutan. Pembuatan UU itu hanya kejar target. Konsep PPN tidak dikuasai. Akibatnya PPN ada penurunan,” tuturnya.

Dalam disertasinya, ia menuliskan, jika Indonesia banyak memiliki aturan pungutan pajak. Namun pungutan pajak itu tidak dikelola dengan sistem yang baik. Ini terjadi karena semua kementerian dibebani target pajak. Seharusnya pungutan pajak itu disederhanakan dengan membangun lembaga satu atap.

Dengan begitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak perlu mencaritahu berapa penerimaan pajak. Pak Presiden jadinya hanya fokus menciptakan keamanan dan menciptakan sistem ekonomi yang baik dan kondusif,” ujar dosen inti penelitian UI itu.

Haula menyatakan, bahwa dengan sistem pungutan pajak disederhanakan maka daya saing akan meningkat dan penerimaan negara pun akan meningkat. Contohnya pajak PPh itu enam persen.

“Kemudian sebuah industri telekomunikasi beromzet triliunan. Pajaknya itu tidak diminta dimuka melainkan diakhir tahun. Dengan begitu pajak yang diterima pemerintah lebih besar,” tutupnya.

 

Baca Juga :

 

 

Hadapi bencana, Maya belajar pada masyarakat lereng merapi

Hadapi bencana, Maya belajar pada masyarakat lereng merapi

Hadapi bencana, Maya belajar pada masyarakat lereng merapi

Hadapi bencana, Maya belajar pada masyarakat lereng merapi
Hadapi bencana, Maya belajar pada masyarakat lereng merapi

Maya Kassandra Soetoro Ng, adik tiri Presiden Amerika Serikat (AS)

Barrack Obama mengaku, banyak belajar dari masyarakat sekitar merapi dalam persiapan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Saya melihat masyarakat di sini menunjukkan persiapan yang sangat kuat dan maju, saat menghadapi erupsi. Ketangguhan menghadapi bencana sudah meningkat. Banyak sekali yang bisa dipelajari,” jelas Maya saat berkunjung di Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Rabu (12/6/2013).

Maya mengatakan, kedatangannya bersama beberapa ahli dari berbagai disiplin ilmu dari Universitas Hawai, untuk belajar, mendukung dan membangun jaringan dengan masyarakat setempat.

Upaya tersebut untuk mengadakan kerja sama penelitian dengan UGM

dan Pasific Disaster Center untuk penanganan kebencanaan.

“Kami ingin belajar sisi teknis di tingkat masyarakat dan memastikan bahwa masyarakat bisa berpartisipasi dan terdidik, dalam menghadapi bencana, karena saya memang dari pendidikan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Maya datang bersama dengan rombongan dari Universitas Hawai

, Universitas Gajah Mada, BPBD Kabupaten Magelang, dan Pacific Disaster Center, juga melihat dari dekat Dusun Jumoyo di Desa dan Kecamatan Salam, luluh lantak diterjang banjir lahar yang pada bencana erupsi Merapi 2010 lalu.

Rombongan Maya, akhirnya meneruskan perjalanan untuk melihat keberadaan chek dam di sekitar Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos, Srumbung. Maya terlihat serius mengamati dam-dam pengendali banjir lahar, yang telah selesai diperbaiki BBWSSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak).

Check dam itu, sebelumnya rusak dan bahkan sebagian hilang hanyut diterjang banjir lahar dari Merapi.

Maya dan rombongan akhirnya melihat kehidupan warga di Desa Kemiren, yang terkena bencana erupsi Merapi 2010 lalu. Ia disambut Kepala Desa Kemiren, Yusuf Herlambang, perangkat desa setempat dan ibu-ibu yang juga menyempatkan untuk berfoto bersama. “Makanan di sini lezat dan manis,” paparnya.

 

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/jelaskan-struktur-kulit/

Mendikbud: Soal UKK tentang LHI kurang pas

Mendikbud Soal UKK tentang LHI kurang pas

Mendikbud: Soal UKK tentang LHI kurang pas

Mendikbud Soal UKK tentang LHI kurang pas
Mendikbud Soal UKK tentang LHI kurang pas

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh

, mengaku tidak perlu turun tangan mengusut materi soal Ujian Kenaikan Kelas (UKK) Bahasa Indonesia tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, hal demikian cukup ditangani oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. “Oh terlalu jauh (Jika Menteri mengusut), itu urusannya dinas pendidikan,” ujar Nuh, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Sebab, ujar dia, yang membuat soal UKK adalah pihak sekolah.

“Jika soal ujian nasional, nah itu menjadi persoalan tersendiri. Ini kan skala sekolah,” imbuhnya.

Akan tetapi, dia mengaku belum melihat soal ujian yang ramai dibicarakan pihak PKS itu. “Tapi kalau soal-soal yang itu ramai dibicarakan di publik, tetapi masih belum menjadi suatu keputusan hukum. Saya kira itu kurang pas lah (Dijadikan soal ujian),” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Fahri Hamzah meminta Mendikbud mengusut materi soal UKK yang berisi tentang kasus hukum mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI).

Seperti diketahui, dalam ujian Bahasa Indonesia kelas XI sebuah SMK di Kabupaten Bogor terdapat soal yang menuliskan tentang penyitaan mobil milik LHI.

Berikut isi soal tersebut:
Upaya KPK menyita mobil mewah mantan Presiden PKS, Luhtfi Hasan Ishaaq, kemarin gagal….

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/ciri-ciri-tumbuhan-paku/

 

 

Ketentuan Zakat dan Muzakki

Ketentuan Zakat dan Muzakki

Ketentuan Zakat dan Muzakki

Ketentuan Zakat dan Muzakki
Ketentuan Zakat dan Muzakki

 

Ketentuan Zakat Fitrah

Sahabat pencinta zakat, kali ini kita akan membahas tentang ketentuan ketentuan zakat fitrah. Sebelumnya admin sudah membuat artikel penting mengenai hadits tentang zakat yang penting untuk diketahui.
Sahabat pencinta zakat, suatu ibadah mahdhoh seperti zakat dan sholat memiliki aturan dan cara-cara tertentu yang harus kita ikuti sebelum kita mengamalkannya. Tidak mungkin kita sholat seenaknya tanpa mengikuti contoh dari rosul. Begitu juga zakat, sebelum kita melaksanakan kewajiban ini, kita harus mengetahui dulu bagaimana cara-cara serta ketentuan zakat yang benar itu. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui ketentuan zakat seperti yang dicontohkan Rosul SAW. Pada artikel ini anda akan menemukan ketentuan ketentuan dalam zakat fitrah, silahkan simak selengkapnya dibawah ini.

Orang Yang Wajib Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat bagi setiap jiwa yang berada di keluarga muslim, sampai bayi didalam kandungan yang telah mencapai usia 4 bulan atau 120 hari. Hal ini berdasarkan sabda Rosululloh SAW sebagai berikut:

“Dari Ibnu Umar r.a ia berkata, “Rosululloh saw mewajibkan zakat fitrah satu sha’ dari syair (gandum) atau satu sha’ dari kurma atas manusia masih kecil dan manusia sudah besar, manusia merdeka dan hamba sahaya.” (H.R. Bukhori)

Dari hadits tersebut jelas bahwa setiap orang islam wajib mengeluarkan zakat, baik itu orang tua atau anak kecil, laki-laki atau perempuan, bahkan bayi yang baru 4 bulan juga sudah wajib bayar zakat karena saat itu anak tersebut sudah diberi ruh oleh Alloh SWT, tentunya bukan anak tersebut yang membayar zakat fitrahnya, tetapi orang tuanya.

Barang Yang Dipakai Untuk Membayar Zakat Fitrah

“Dari Abu Said Al-Khudri r.a ia berkata, “Kamu memberikan zakat pada masa rosululloh SAW satu sha’ dari makanan kurma, gandum, atau satu sha’ dari anggur kering (kismis). Ketika Muawwiyah datang dan datang pula gandung syami, ia berkata, “Dilihat bahwa satu mud barang ini seimbang dengan dua mud.” (H.R. Shohih Bukhori)

Penjelasan

Pada hadits diatas jelas sekali bahwa barang yang bisa dipakai untuk membayar zakat dan zakat fitrah sebenarnya apa saja bisa, begitu juga dengan uang. Pada hadits diatas disebutkan satu sha’ zabib yang artinya anggur yang telah dikeringkan atau kismis. Seperti yang kita tahu bahwa kismis itu bukan makanan pokok, tetapi sering dipakai untuk mencampur kue, roti, jadi makanan kecil atau cemilan. Jadi sekali lagi, jelas bahwa zakat fitrah tidak harus selalu berupa makanan pokok.
Hanya apabila memperhatikan hadits diatas, rata-rata menyebutkan makanan yang mudah dimakan, tahan lama, dan teramat dibutuhkan khususnya oleh fakir miskin.

Baca Juga: 

Waktu Membagikan Zakat dan Nisabnya

Waktu Membagikan Zakat dan Nisabnya

Waktu Membagikan Zakat dan Nisabnya

Waktu Membagikan Zakat dan Nisabnya
Waktu Membagikan Zakat dan Nisabnya

Waktu Membagikan Zakat Fitrah Oleh Amilin

“Dari Ibnu Abbas, ia berkata; Rosululloh SAW mewajibkan zakat fitrah (untuk) membersihkan orang yang berpuasa dari omongan sia-sia dan perbuatan dosa; serta (sebagai) pemberian makanan bagi orang-orang miskin. Karena itu, siapa yang membagikannya sebelum sholat ied (iedul fitri) maka zakatnya diterima, dan siapa yang membagikannya setelah sholat, itu hanyalah dihitung sebagai shodaqoh biasa (H.R. Abu Daud, Ibnu Majah, Daruquthni)

Kesepakatan Para Ulama

Berdasarkan hadits diatas para ulama sepakat bahwa mengeluarkan zakat fitrah itu waktunya sebelum sholat iedul fitri. Namun mereka berbeda pendapat tentang makna qobla (sebelum). Ada yang memaknainya dengan sangat luas, sehingga dikeluarkan sejak tanggal pertama bulan romadhon. Ada juga yang berpendapat setelah sholat magrib pada waktu malam iedul fitri. Dan ada juga yang berpendapat setelah sholat shubuh dapa Iedul fitri (1 Syawal, lebaran) sebelum sholat Iedul fitri.
Didalam sebuah hadits, biasanya kata sebelum (qobla) terutama dalam hal ibadah menunjukkan waktu yang terdekat. Seperti sholat sunat qobla shubuh, tentu tidak dilakukan pada jam 22:00 malam atau jam 01:00 dini hari. Memang itu jam tersebut juga termasuk “sebelum” subuh, tetapi nyatanya sholat sunat qobla shubuh dilakasanakan setelah adzan subuh berkumandang, waktu yang sangat dekat dengan sholat subuh sendiri.
Oleh karena itu, yang dimaksud dengan “sebelum orang-orang pergi sholat ‘ied, itu berarti setelah sholat subuh, karena itulah waktu terdekat dengan sholat Iedul fitri.

Adapun mengenai sebuah riwayat dari Ibnu Umar yang berbunyi: “Adalah para sahabat menyerahkan zakat fitrah (kepada ‘amil) sehari atau dua hari sebelum hari raya.” (H.R. Bukhori)

Maksudnya

Yang dimaksud hadits diatas adalah para sahabat memberikannya pada badan ‘amil zakat untuk dibagikan pada waktunya. Hal ini sesuai dengan perbuatan Ibnu Umar dan Rosululloh tidak pernah membagikan zakat fitrah kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat) sebelum fajar pada hari raya. Lebih tegasnya lagi bisa dilihat dalam hadits dibawah ini:

“Dari Ibnu Umar ia berkata: Rosululloh SAW menyuruh untuk mengeluarkan zakat fitrah lalu dibagikan -Yazid berkata aku berpendapat bahwa pada hari ini, Iedul fitri- serta beliau bersabda: Cukupkanlah keperluan mereka dari berkeliling (untuk meminta-minta pada hari ini).” (H.R. Al-Baihaqy)

Berapa Banyak Yang Harus Dikeluarkan Untuk Zakat Fitrah

Ukuran zakat fitrah yang harus dikeluarkan oleh setiap muslim adalah sebanyak satu Sha’ dari makanan pokok. hal ini sesuai dengan dua hadits berikut ini yang artinya:

“Kami mengeluarkan (zakat fitrah) di zaman Rosululloh SAW pada iedul fitri sebanyak satu Sha’ dari makanan”. (H.R. Bukhari)
“Adalah kami (para sahabat) di masa Rosululloh SAW mengeluarkan zakat fitrah satu sha’ makanan atau satu sha’ tamar (kurma), atau satu sha’ sya’ir (padi belanda), atau satu sha’ aqith (susu yang telah kering yang tidak diambil buihnya, atau semacam makanan yang terbuat dari susu, dimasak, sesudah itu dibiarkan lalu diletakkan di kain perca agar menetes kebawah), atau satu sha’ zahib (kismis)”. (H.R. Bukhari)

Hadits diatas menyatakan bahwa kadar zakat fitrah itu satu sha’ makanan. Pada hadits diatas makanan yang dimaksud adalah: tamar, sya’ir, zabib, dan aqith. Itulah jenis makanan yang dikeluarkan untuk zakat fitrah pada masa Rosululloh SAW.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/5-rukun-nikah-dalam-islam-yang-harus-diketahui/

Ketentuan zakat mal

Ketentuan zakat mal

Ketentuan zakat mal

Ketentuan zakat mal
Ketentuan zakat mal

Sahabat pencinta zakat, kali ini admin akan berbagi informasi penting tentang ketentuan ketentuan didalam zakat mal. Sebelumya admin juga sudah membuat artikel penting juga tentang ketentuan zakat fitrah, anda bisa membacanya dengan klik link tersebut.

Ketentuan Zakat Mal

Zakat mal terbagi kepada beberapa bagian, yaitu zakat emas perak dan uang, zakat ziro’ah (hasil bumi), zakat ma’adin (barang galian), zakat rikaz (harta temuan/harta karun), zakat binatang ternak, dan zakat tijaroh (perdagangan).

1. Ketentuan Zakat Emas Perak dan Uang

Emas dan perak yang dimiliki seseorang wajib dikeluarkan zakatnya. Nisab emas sebesar 20 dinar (90 gram), dan nisab perak sebesar 200 dirham (600 gram), sementara kadar zakatnya sebanyak 2,5%. Zakat emas ini dikeluarkan jika sudah mencapai haul (setahun sekali).
Artinya adalah jika anda mempunyai emas minimal 90 gram serta dimiliki (disimpan selama satu tahun), maka anda kena wajib zakat sebanyak 2,5%. Dan jika anda mempunyai perak minimal 600 gram, dan dimiliki (disimpan satu tahun) maka anda wajib mengeluarkan zakat sebanyak 2,5% dari harga perak dan juga emas tersebut.

Note: Khusus untuk emas dan perak yang menjadi perhiasan, maka tidak ada batas minimal yang harus dimiliki. Artinya adalah ketika anda membeli perhiasan, berapa gram pun. Sebelum perhiasan tersebut dipakai, keluarkan dulu zakatnya sebanyak 2,5% dari harga perhiasan tersebut.Baca keterangan selengkapnya tentang masalah ini pada artikel Nisab zakat emas yang benar.

2. Ketentuan Zakat Ziro’ah (hasil bumi/pertanian)

Semua hasil bumi atau pertanian wajib dikeluarkan zakatnya, mau itu padi, buah-buahan, atau sayur mayur.
Anda wajib mengeluarkan zakat ziro’ah ketika sudah mencapai nishab yaitu 5 wasaq (650 Kg). Adapun kadar zakatnya ada yang 10% dan ada yang 5%, dilihat dari cara pengairannya.
Pertama, jika pengairannya alamiah (oleh hujan atau mata air) maka kadar atau besar zakat yang harus dikeluarkan adalah 10%.
Kedua, jika pengairannya oleh tenaga manusia atau binatang maka kadar zakatnya adalah 5%.
Dan waktu pengeluaran zakatnya adalah saat dipanen.
Note: Lihat penjelasan lengkap tentang zakat ziro’ah ini pada artikel zakat pertanian.

3. Zakat Ma’adin (Barang Galian)

Yang dimaksud ma’adin adalah segala macam yang dikeluarkan dari bumi yang berharga seperti timah besi emas perak dan lain lain.
Kadar zakatnya adalah 2,5%. Tidak ada batas minimal (nishab), ketika mendapatkannya maka langsung dikeluarkan zakatnya.

4. Zakat Rikaz (harta Karun)

Tidak ada nishab pada zakat rikaz, ketika anda mendapatkan atau menemukan harta karun maka saat itu juga dikeluarkan zakatnya sebanyak 20% dan hanya sekali saja.

5. Zakat Binatang Ternak

Seorang yang memelihara ternak (beternak) wajib mengeluarkan zakatnya. Hewan ternak disini adalah hewan yang akan diambil manfaatnya. Hewan hewan tersebut yakni Unta, Kambing/biri-biri, sapi/kerbau.
Besar atau banyak zakat yang harus dibayar yaitu sebagai berikut:

Ternak Unta

5 ekor = 1 ekor kambing
25-35 ekor = 1 ekor unta betina berumur 1 tahun
36-45 ekor = 1 ekor unta jantan berumur masik tahun ke 3
46 – 60 ekor = 1 ekor unta betina berumur masuk tahun ke 4
61-75 ekor = 1 ekor unta betina berumur masuk tahun ke 5
76-90 ekor = 2 ekor unta jantan berumur masuk tahun ke 3
91-120 ekor = 2 ekor unta betina yang sudah keluar air susunya

Ternak Kerbau

30 ekor = 1 ekor sapi/kerbau berumur 1 tahun
40 ekor = 1 ekor sapi/kerbau berumur 2 tahun
Ternak Kambing/Domba/Biri-Biri
40-80 ekor = 1 ekor
121-200 ekor = 2 ekor
201-300 ekor = 3 ekor
dan seterusnya (setiap 100 ekor di tambah satu ekor zakatnya)

6. Zakat Tijaroh (Perdagangan)

Ketentuan zakat ini adalah tidak ada nishab, diambil dari modal (harga beli), dihitung dari barang yang terjual sebesar 2,5%.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-teks-khutbah-nikah-bahasa-arab-latin-dan-terjemahannya/

Tes Keabsahan (Validation) dan bentuknya

Tes Keabsahan (Validation) dan bentuknya

Tes Keabsahan (Validation) dan bentuknya
Tes Keabsahan (Validation) dan bentuknya

Tes validasi adalah

Penentuan cakupan apakah suatu alat seleksi bersesuaian dengan syarat pekerjaan. Dimana terdapat 3 strategi validitas, yaitu:

 

Empirical Validation

Ini dikenal dengan keabsahan kriteria (criterion validation) yang menghendaki bahwa suatu angka test dalam pengertian statistik dapat dikorelasikan secara signifikan dengan unsur penting dari performansi kerja. Sehingga tes ini akan memakan waktu dan uang dan dapa menjadi tidak praktis bagi organisasi yang mempekerjaan sedikit orang pada suatu klas pekerjaan.

 

Construct Validation

Adalah tes yang mengidentifikasikan ciri-ciri psikologis atau ketangkasan yang dikaitkan dengan keberhasilan kinerja pekerjaan tersebut. Ini membutuhkan jasa konsultan yang valid dan independen. Dan tes ini merupakan metode pilihan untuk jabatan pemerintahan dalam rangka peningkatan produktifitas dan kejelasan harapan kinerja.

 

Content Validation

Tes ini menuntut adanya kualifikasi minimum yang logis yang dikaitkan dengan kewajiban dari jabatan yang akan ditempati, standar kinerja realistik, ketrampilan, pengetahuan sesuai dengan SKAs. Tes ini juga dapat digunakan untuk kriteria seleksi dan promosi dengan mengukur kinerja seorang pekerja.

Baca Juga : 

Komite Buku Hadirkan Ikat Indonesia di Olympia

Komite Buku Hadirkan Ikat Indonesia di Olympia

Komite Buku Hadirkan Ikat Indonesia di Olympia

Komite Buku Hadirkan Ikat Indonesia di Olympia
Komite Buku Hadirkan Ikat Indonesia di Olympia

 

BERLIAN kini tidak hanya digandrungi kaum elite atau sosialita.

Kaum milenial pun kini menggemari berlian, tetapi dengan desain lebih modern dan minimalis. Direktur Marketing dan Co-owner Lino & Sons Ivan Lingga menerangkan, tidak hanya kaum sosialita dan kalangan menengah ke atas, kaum milenial juga kini memiliki perhiasan berlian.

Menurutnya, pelanggan muda tersebut memilih perhiasan dengan desain yang leblh edgy dan trendi, dengan harga yang cukup terjangkau. “Saat ini kaum muda profesional di Indonesia banyak yang melakukan selflove atau mencintai diri sendiri dalam bentuk menghargai setiap pencapaian yang didapat agar terus bersemangat,” ujar Ivan di Gandaria City, Jakarta, Kamis (7/2).

 

Bentuk selflove tersebut dapat diwujudkan berupa selfreward, yaitu

memberikan hadiah kepada diri sendiri. Ivan menambahkan selfreward dapat direalisasikan dengan membeli berlian untuk diri sendiri. Kini berbagai desain berlian bisa dibentuk sesuai permintaan, baik cincin, gelang, maupun kalung.

“Bentuk cincin banyak diminati kaum milenial. Mereka banyak yang pilih harga mulai Rp2 juta-Rp10 juta. Desain yang disukai biasanya simpel, modern, dan unik, apalagi sekarang ada edisi Valentine ,” kata Ivan.

Sementara itu, menurut diamond expert Leticia Paramita, ada enam hal yang harus diperhatikan untuk membedakan berlian asli atau berlian sintetik di antaranya warna yang indah, tidak cacat, cutting berstandar internasional, karat, besertifikat, dan kepercayaan antara penjual dan pembeli saat transaksi. Leticia menambahkan, satusatunya cara mendapatkan berlian asli yakni dengan membeli di toko yang terpercaya dan dibawa ke Adamas Gemological Laboratory of Indonesia.

 

Di sanalah konsumen dapat memperoleh informasi apakah berlian yang dibeli sintetik atau asli.

Ivan menuturkan, eksportir perhiasan di Indonesia, Lino & Sons, memiliki koleksi berlian bersertiflkasi GIA, Gemological Institute, sebagai lembaga otoritas terkemuka di dunia dalam bidang berlian, batu mulia berwaIKAT Indonesia menggelar koleksinya di London. Bertepatan dengan acara Indonesian Cultural Late, event ini digelar Bekraf dan Komite Buku Nasional untuk mempromosikan Indonesia sebagai market focus country di acara London Book Fair 2019 pada 12-14 Maret 2019 di Olympia London. Kehadiran desainer Ikat Indonesia Didiet Maulana sebagai kurator yang ditunjuk kedua pihak tersebut untuk mempresentasikan karya terbarunya.

 

Dipresentasikan 12 busana pria dan wanita yang terdiri dari dua sequence .

Bertajuk Senandung Nusantara, konsep rancangan mengambil keberagaman kekayaan tekstil Nusantara, yang gempitanya seperti senandung yang melagu dengan berbagai perbedaan corak dan siluet. Siluet yang dihadirkan memberikan ruang untuk bergerak, seperti mereka yang ingin kebebasan ketika melakukan perjalanan (traveling).

Model jaket dan blazer dipadu dengan bralette, flare pants , dan aksesori choker corsage dari bahan tenun ikat sampai kaus kaki jumputan yang dibuat sendiri. Tampilan kuat ini di perhalus dengan hadirnya dalaman dari bahan tulle. Dipilihlah kain dari ikat Denpasar, Klaten, Kediri, dan Sumba yang digubah menjadi tampilan urban dan fresh.

Stylist dipercayakan kepada Yudith Kindangen dari Indonesia, make-up artist Asuka Fukuda, dan hairdo oleh Moe Mukai dari Jepang. Penampilan spesial diberikan muse des igner kali ini, yaitu Wiwied Muljana, yang mempera gakan beberapa tampilan. Acara dilengkapi penampilan trio Ubiet Raseuki dan canapes lezat ala Indonesia oleh Chef Petty Elliott dan Chef Santhi Serad.

Selanjutnya, Didiet Maulana juga memperkenalkan buku pertamanya bertajuk Kisah Kebaya yang segera dirilis dalam ajang London Book Fair. Kisah kebaya memuat hasil riset Didiet selama enam tahun dalam mempelajari asal muasal kebaya dan modifikasinya. Berdasarkan rilis yang diterima KORAN SINDO, buku tersebut memuat foto para muses , kumpulan puisi karya Didiet Maulana, dan tata cara mix and match kebaya.a, dan mutiara.

Sumber : https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Metode Penetapan Kualifikasi Minimal

Metode Penetapan Kualifikasi Minimal

Metode Penetapan Kualifikasi Minimal

Metode Penetapan Kualifikasi Minimal
Metode Penetapan Kualifikasi Minimal

Metode yang biasanya digunakan untuk penetapan kualifikasi minimal

Untuk suatu jabatan melalui analisis jabatan. Metode tersebut adalah:

Tinjauan Data Biografis, tinjauan tentang pendidikan dan pengalaman seorang pelamar adalah hal yang paling mendasar dalam suatu proses seleksi walaupun bukan kriteria yang penting, tapi dapat digunakan untuk tujuan penting lainnya. Juga menjadi dasar untuk usaha wawancara.

Tes Bakat / Ketangkasan, tes ini untuk mengukur ciri-ciri kepribadian dan karakteristik seorang pelamar yagn kemudian dibandingkan dengan profil jabatan.

Tes Kemampuan, tes ini mengukur luasnya kemampuan umum atau ketrampilan yang berkaitan dengan kinerja pekerjaan.

Ujian Penampilan, semakin dekat tes kemampuan merangsang tugas pekerjaan dan konteks aktual, maka tes tersebut semakin menjadi tes performansi.

Referensi, ini merupakan metode seleksi yang penting, dipakai untuk memeriksa pendidikan dan riwayat atau keterangan tentang kepribadian atau ketrampilan. Tapi ini kurang efektif sebagai alat seleksi.

Evaluasi Kinerja, alat ini dipakai untuk menilai potensi dan penugasan kembali atau promosi sepanjang didasarkan pada kinerja pekerjaan yang mencakup kecakapan dan kemampuan.

 

Wawancara

Metode ini merupakan metode seleksi, penempatan, dan promosi yang paling populer, dimana ini memberi kesempatan kepada organisasi untuk mengamati kinerja, ketrampilan dan kemampuan.

 

Pusat Penilaian

Merupakan suatu usaha untuk memperkenalkan beberapa pelamar pada keadaan kerja yang merangsang pada kinerja pekerjaan.

 

Masa Percobaan

Merupakan faktor validitas dan realibilitas yang mungkin tinggi karena metode ini mengukur kinerja aktual pada kerja pelamar, tetapi mempunyai resiko yang besar dan biaya yang tinggi bilamana mendapati pelamar yang kurang sesuai dengan harapan yang ada.

Sumber : https://www.dosenmatematika.co.id/

Hukum-hukum agama islam (dasar pengetahuan islami)

Hukum-hukum agama islam (dasar pengetahuan islami)

Hukum-hukum agama islam (dasar pengetahuan islami)

Hukum-hukum agama islam (dasar pengetahuan islami)
Hukum-hukum agama islam (dasar pengetahuan islami)

Sebagai umat islam, tentu tidak terlepas dengan hukum-hukum islam yang harus di patuhi, hukum islam ada ada yaitu wajib, sunah, haram, makruh dan mubah.

Nah dalam kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan sedikit tentang hukum-hukum islam yang perlu kamu ketahui.

Hukum-hukum agama islam

Hukum agama islam ada lima perkara diantaranya:

wajib
sunah
haram
makruh
mubah

penjelasan tentang ke-5 hukum-hukum islam
disini saya akan menjelaskan tenang ke-5 hukum tersebut secara sederhana, dan mudah di pahami.

wajib

wajib adalah yang harus dikerjakan atau berpahala apabila dikerjakan dan berdosa yang tidak mengerjakan.

contohnya:
seperti shalat (sembahyang) fardhu
sembahyang (shalat) jum’at
puasa ramadhan, dll

sunah

sunah adalah mendapatkan pahala yang mengerjakan dan tidak berdosa yang meninggalkannya.

contohnya:
sembahyang (shalat) dhuha
sembahyang (shalat) sunah

Haram

haram adalah yang tidakboleh dikerjakan atau berdosa apabila mengerjakan dan berpahala apabila meninggalkannya.

Contohnya:
main judi
dan minum Khamar

Makruh

makruh adalah berpahala apabila tidak di kerjakan dan tiada berdosa apabila mengerjakannya juga.

contohnya:
makan yang banyak (berlebih-lebihan)

Mubah

mubah sama dengan Harus, atau tidak berpahala apabila di kerjakan dan tidak pula berdosa apabila di tinggalkan.

Contohnya:
makan
minum
mandi
tidur

Baca juga: